Selasa, 31 Januari 2017

Sinopsis Lengkap Film Naam Hai Akira (2016)

Naam Hai Akira (2016)

Rilis
2 September 2016
Negara
India
Bahasa
India
Sutradara
AR Murugadoss
Produser
AR Murugadoss
Pemeran
Sonakshi Sinha, Anurag Kashyap, Konkona Sen Sharma, Ankita Karan Patel, Amit Sadh, Urmila Mahanta, Lokesh Vijay Gupte, Atul Kulkarni, Mishiekka Arora, Raai Laxmi, Smita Jaykar, Chaitanya Choudhury
Sinematografi
R.D. Rajasekhar
Music
Vishal Shekhar
Distributor
Fox Star Studios.




Sinopsis Naam Hai Akira

Semasa kecil Akira belajar belah diri setelah mendapatkan ancaman dari preman. Akira membalaskan dendam dengan melukai preman-preman yang selalu membuat onar. Tindakan Akira ini mengakibatkan dia dimasukkan pusat panti rehabilitasi anak. Butuh 3 tahun lamanya nama Akira bersih. 14 tahun kemudian, Akira tumbuh dewasa, kakak Akira yang tinggal di Mumbay mengajaknya untuk pindah di kota tersebut dan melanjutkan kuliah disana. 


Tiba di Mumbay bersama dengan ibunya, Akira bertemu dengna istri kakaknya Shilpa Sharma (Ankita Karan Patel) dan saudara Shilpa yaitu Sidharth (Amit Sidh). Akira kemudian kuliah di tempat kenalan kakaknya di Holly Cross dan dia memutuskan untuk tinggal di asrama sebab Akira tidak ingin menyusahkan kehidupan kakaknya.Di kampus Akira tinggal di asrama kamar no. 17 yang tidak pernah ditempati sebab penghuni lamanya telah bunuh diri. Akira memutuskan tinggal disana dikarenakan kamar asrama sudah penuh.



Seorang professor dosen ditabrak oleh Inspektur Manik (Lokesh Vijay) yang sedang bersama dengan ACP Rane (Anurag Kashyap). Professor dosen marah sehingga mendapatkan pemukulan dari ACP Rane. Sang Professor datang ke kantor polisi dengan mengancam membuat laporan dan mengadukan ke bagian FIR. Mahasiswa kampus melakukan demo terhadap polisi atas kejadian yang menimpa professor mereka. Aksi tersebut mengakibatkan terjadi kerusuhan setelah polisi melakukan tembakan gas air mata. 

Akira yang berada disana mengambil berkas laporan yang tergeletak di jalan lalu berjalan menghampiri Komisaris polisi yang baru tiba untuk memberikan berkas tersebut. Di perlintasan jalan ACP Rane, Manik, Bapurao dan Rajeshwar menyaksikan pengendara mobil yang mengalami kecelakaan. Mereka menghampiri mobil tersebut dan menemukan uang satu koper di bagasi si pengendara tersebut. Mereka mengambil uang tersebut dan menembak pengendara.



Maya seorang PSK merekam perbincangan yang dilakukan ACP Rane yang sedang menelepon berkaitan dengan kejadian tersebut setelah ACP Rane sedang bersama Maya. Maya menemui kedua temannya di café dekat kampus Holy Cross untuk bekerja sama agar Maya terlepas dari ACP Rane yang terus mengganggunya. Keduanya tidak ingin bekerja sama dengan Maya.

Kemudian Maya kehilangan handycam yang telah dicuri sehingga membuatnya panik. ACP Rane mendapatkan ancaman atas rekaman tersebut. Maya lalu di interogasi oleh ACP Rane, Manik, Bapurao dan Rajeshwar hingga Maya tewas. ACP Rane membuat rencana dengan memanipulasi kematian Maya karena bunuh diri. Dalam kasus tersebut ditangani oleh SP Rabiya dengan mendapatkan keganjalan terhadap kematian Maya.



SP Rabiya menyelidiki cafe dekat kampus Holly Cross dan mendapatkan identitas kedua teman Maya setelah itu dia memberitahu alamat kedua teman Maya kepada Inspector Manik. Manik menangkap keduanya dan berkata bohong kepada Rabiya kalau keduanya kabur. Sementara Akira datang ke asrama dia menemukan tas yang tergeletak di depan kamarnya. 

Akira mengeluarkan barang-barang yang ada di dalam tas tersebut kemudian polisi Rajeshwar dan Bapurao masuk ke dalam kamar Akira. Keduanya menemukan barang bukti handycame yang berisikan video ACP Rane lalu menangkap Akira. Akira dan kedua teman Maya dibawa ke hutan untuk dieksekusi mati oleh Bapurao, Rajeshwar, dan Manik. Akira dapat lolos setelah memanfaatkan situasi yang ada sementara kedua teman Maya tewas tertembak.



Akira bertemu dengan Niki teman kampus yang membencinya dengan menuduh Niki adalah pencurinya hingga terjadi perselisihan. Mereka ditangkap oleh Rajeshwar kemudian memasukkan ke dalam sel. Teman Kampus Akira dibebaskan sementara Akira ditahan lalu dimasukkan ke dalam rumah sakit jiwa. Teman Akira mengetahui kalau Akira berada di rumah sakit jiwa. Keluarga Akira, Rektor kampus, dan teman-teman Akira menanyakan hal ini kepada Rajeshwar dan dokter rumah sakit jiwa. Rajeshwar dan dokter membohongi mereka sehingga Akira tidak dapat pergi.



Mendekam beberap hari, Akira berhasil lolos setelah mendapatkan bantuan dari Rani salah satu pasien di rumah sakit jiwa tersebut. Akira menemui keluarganya dengan mengutarakan kejadian yang dia alami namun tidak ada satupun yang mempercayainya. Akira dan Rani menangkap Rajeshwar agar besok Rajeshwar mengungkapkan fakta sebenarnya di acara ulang tahun kampus. Rajeshwar menghilang membuat kepanikan Bapurao, Manik dan Rane.  

Keesokan hairnya Akira membawa Rajeshwar berada di gereja tua belakang kampus menunggu kabar dari Rani yang sedang memeriksa kehadiran pemilik kampus. Rani yang sedang memeriksa kehadiran rector dikenali oleh Manik sehingga Rani dikuti. Rani ditembak mati kemudian Bapurao, Manik, dan ACP Rane membantu Rajeshwar bebas. Mereka menangkap Akira dengan berusaha melumpuhkannya. Ketika itu terjadi perselisihan antara Rajeshwar dengan ACP Rane yang kemudian dia tewas ditembak ACP Rane.




Nyawa Akira terselamatkan setelah kehadiran SP Rabiya untuk menangkap ACP Rane, Bapurao, dan Manik. Tidak lama kemudian SP Rabiya menerima telepon dari komisaris yang meminta tidak menahan mereka sebab orang mereka bunuh merupakan adik Bablu Tiwari pemimpin partai India Utara penyebab kerusuhan di kota Mumbai sebelumnya. Partai yang dipimpin Bablu akan menjadi tuan rumah acara Chat Puja di Mumbai yang sudah menimbulkan ketegangan dengan partai local. Uang yang mereka curi merupakan uang untuk dana acara tersebut sehingga jika berita ini tersebar kejadian maka Bablu akan memprovokasi dan akan terjadi gejolak yang memakan banyak korban nantinya. 

Komisaris meminta untuk menutup kasus tersebut. SP Rabiya yang tidak bisa apa-apa menjelaskan hal ini kepada Akira kemudian meninggalkan ruangan. Akira yang mulai marah membunuh ACP Rane, Bapurao, dan Manik. SP Rabiya kembali masuk dalam ruangan dia terkejut menyaksikan tewasnya ACP Rane, Bapurao, dan Manik. Akira lalu meminta kepada suster untuk menyuntik dirinya. Beberapa hari berlalu Akira di bebaskan dari rumah sakit jiwa dia meneruskan pekerjaan almarhum ayahnya menjadi seorang guru.

Baca juga: Mary Kom (2014)


loading...