Minggu, 12 Februari 2017

Sinopsis Lengkap Film Kaabil (2017)

Kaabil (2017)

Rilis
25 Januari 2017
Negara
India
Bahasa
Hindi
Pemeran
hrithik Roshan, Yami Gautam, Rohit Roy, Narendra Jha, Ronit Roy, Suresh Menon, Akhilendra Mishra, Sahidur Rahman, Girish Kulkarni
Music
Rajesh Roshan
Sinematografi
Sudeep Chatterjee
Distributor
Filmkraft Productions Pvt. Ltd, B4U Motion Pictures



Sinopsis Kaabil

Rohan Bhatnagar (Hrithik Roshan) memiliki kekurangan dengan tidak dapat melihat dan dia bekerja sebagai Dubber/Voice-over. Suatu hari Rohan dikenalkan dengan wanita bernama Supriya (Yami Gautam) yang juga tidak dapat melihat. Pertemuan ini menjadikan Rohan dan Supriya menjadi dekat. Di hari berikutnya Rohan mengunjungi Supriya yang sedang bermain piano untuk mengiringi para penari. Rohan mengajak Supriya menari sehingga membuat Supriya merasa senang. 


Keesokan harinya Rohan dan Supriya pergi ke mall di tempat tersebut dipenuhi banyak orang sebab terdapat Show Wirkshaap Kahani. Keramaian orang membuat Rohan merasa panic sebab dia kehilangan Supriya. Rohan berjalan kerumunan penonton menuju panggung meminta MC memberikan Mick untuknya. Rohan lalu mengumumkan kepada Supriya bahwa dirinya berada di atas panggung. Supriya mendengar hal tersebut menemui Rohan dengan meminta bantuan kepada seorang wanita yang melintas.




Hubungan Rohan dan Supriya berlanjut hingga ke pernikahan. Suatu hari pada saat Rohan dan Supriya pulang dari makan malam, mereka diganggu oleh Amit Shellar (Rohit Roy). Amit berusaha mengganggu Supriya sehingga membuat Rohan marah. Supriya berteriak meminta pertolongan. Warga bermunculan melihat keadaan tetapi Amit sudah terburu pergi. Keesokan harinya, Supriya mendapatkan pelecehan seksual oleh Amit dan Wasim (Sahidur Rahman). 

Sepulangnya Rohan dari pekerjaannya dia terkejut mendengar istrinya menangis dengan kondisi terikat di tempat tidur. Supriya menjelaskan kepada Rohan bahwa dia telah dilecehkan oleh Amit. Rohan melapor kejadian kepada polisi bernama inspektur Chaubey (Narendra Jha). Kejadian yang menimpa Supriya tidak ada saksi, Chaubey meminta Rohan dan Supriya untuk menemui Dokter melakukan visum sebab kasus Supriya sangat memerlukan laporan medis dan harus dilakukan dalam jangka waktu 24 jam lamanya.




Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Rohan dan Supriya ditangkap oleh tangan kanan dari Madhavrao Shellar (Ronit Roy) seorang politik yang merupakan kakak dari Amit. Rohan dipukuli di dalam gudang kemudian membawanya ke tepi pantai dan melempar Rohan dan Supriya dari dalam mobil. Rohan dan Supriya tidak menyerah dia pergi menemui dokter. Ketika mereka menemui dokter forensic, dia menjelaskan bahwa dia tidak bisa melakukan visum sebab kondisi Supriya dalam kondis basah kuyub sehingga jejak pelaku hilang dan bahkan jangka waktunya melebihi jangka waktu yang diberikan. 

Selanjutnya Rohan dan Supriya mengunjungi kantor polisi untuk menemui inspektur Chaubey tetapi dia tidak dapat ditemui sebab Chaubey mendapatkan ancaman dari Madhavrao. Keesokan harinya, sepulangnya dari bekerja Rohan menemui istrinya sudah meninggal dalam kondisi gantung diri sehingga menjadikan Rohan dilemma. Sehabis melakukan pemakaman, Rohan di datangi oleh Madhavrao yang mengancam Rohan agar berhenti mengusut kasus adiknya yaitu Amit.




Rohan menemukan surat peninggalan Supriya yang berada di bawah tempat tidur. Supriya menuturkan bahwa dia sering kali mendapatkan pelecehan seksual dari Amit ketika Rohan tidak berada dalam rumah. Rohan kembali ke kantor polisi menemui inspektur Chaubey dengan berjanji akan membawa pelakunya ke pengadilan. Rohan selanjutnya melakukan siasat dengan memanfaatkan kelebihannya sebagai seorang dubber. 

Rohan merekam suara Amit dan Madhavrao untuk dia pelajari. Rohan memulai aksinya dengan mengisi suara menjadi Amit dimana dia menelepon Lubna adik dari Wasim yang dia cintai dengan berusaha merayunya. Hal ini di dengar oleh ayah Lubna sehingga membuatnya marah kemudian ayah Lubna yang mengira Amit yang menelepon, menemui Amit kemudian menamparnya. Rohan kembali beraksi dengan melakukan siasat mengisi suara Amit dengan menelepon Lubna dan ayahnya kemudian Rohan menelepon Amit dengan memanfaatkan suara Lubna. 

Selanjutnya Amit dan Lubna bertemu tak lama ayah Lubna membawah sebilah pisau untuk membunuh Amit tetapi ayah Lubna yang menjadi korban setelah pisau tersebut jatuh ke tangan Amit. Pihak polisi kemudian mendatangkan kediaman Madhavrao untuk melaporkan bahwa adiknya Amit telah melakukan penusukan terhadap ayah Wasim. Madhvarao meminta untuk polisi tersebut pergi dan meminta polisi bahwa dia yang akan mengurus masalah tersebut dengan Wasim. 

Madhvarao menemui Wasim untuk memaafkan Amit dia menjelaskan bahwa dia telah mengirim Amit ke daerah Pune. Selanjutnya, Wasim menerima telepon dari Rohan yang mengisi suara menjadi Amit dengan memintanya untuk bertemu di sebuah tempat. Wasim mengunjungi tempat tersebut, kemudian Rohan membunuh Wasim seakan-seakan seperti melakukan bunuh diri.




Rohan selanjutnya mengisi suara menjadi Nalawre dengan menelepon Amit. Dia berjanji akan memberikan informasi pembunuh Wasim. Kemudian Amit menuju Goddown tempat yang dijanjikan. Amit terkejut rupanya dia bertemu Rohan. Rohan bertarung dengan Amit kemudian Rohan mengatasi Amit dengan mengikatnya di dalam gudang lalu menyebarkan bensin dan meletakkan lilin tepat di pintu. 

Rohan menelepon Madhavrao untuk datang ke Goddown dengan mengisi suara Amit yang meminta pertolongan. Madhvarao tiba di gudang dia menendang pintu tersebut sehingga terjadi ledakan dan Amit meninggal. Inspektur Chaudey mulai mencurigai Rohan dan dia mulai mengetahui bahwa Rohan pandai melakukan Dubber. Inspektur chaudey berjanji akan menangkap Rohan dalam waktu 24 jam setelah dia dapat mengumpulkan bukti.





Langkah Rohan selanjutnya menelepon Madhavrao untuk bertemu di gedung yang masih dalam kondisi baru dibangun. Madhavrao bersama dengan assitennya menemui Rohan. assisten Madhavrao tewas setelah terperosok  jatuh ke dalam bangunan lift. Rohan bertarung dengan Madhavrao mereka berkelahi di tepi gedung. Keduanya jatuh bersamaan dari atas gedung. Madhvarao tewas sedangkan Rohan berhasil selamat setelah dia mengikat tubuhnya ke tiang penyangga. Keesokan harinya Rohan bertemu dengan Inspektur Chaudey dimana dia menjelaskan pembunuhan yang telah dia lakukan. Chaudey kemudian mengambil foto Rohan sebagai bahan bukti. 

Dia lalu menuju Wartel (Warung telepon) tempat dimana Rohan melakukan aksinya menelepon korbannya. Pada saat Chaudey menunjukkan foto Rohan kepada pria pemilik Wartel, Chaudey terkejut bahwa pemilik telepon tersebut ternyata juga tidak dapat melihat sehingga Chaudey tidak dapat memiliki bukti. Di tepi pantai, Rohan berbicara dengan arwah Supriya. Rohan menjelaskan kepada arwah Supriya bahwa sudah saatnya kamu pergi kemudian membuang  abunya ke tepi pantai.  

Baca juga: Running Shaadi (2017)


loading...