Selasa, 07 Maret 2017

Sinopsis film Lengkap Force 2 (2016)

Force 2 (2016)

Rilis
18 November 2016
Negara
India
Bahasa
Hindi
Sutradara
Abhinay Deo
Produser
Vipul Amrutlal Shah, John Abraham, Viacom Motion Pictures
Pemeran
John Abraham, Sonakshi Sinha, Narendra Jha, Tahir Raj Bhasin, Adil Hussain, patricia Mitller, Vikram Kapadja
Music
Komail,. Gourov Roshin
Sinematografi
Mohana Krishna, Imre Juhasz
Distributor
Viacom 18 Motion Pictures




Sinopsis Force 2

Tiga anggota R.A.W bernama Harish Chaturvedi, Suraj Rawat, Arun Gupta tewas terbunuh di Di China. DCP Yashwardhan (John Abraham) seorang polisi menerima kiriman buku dari Harish teman dekatnya yang telah meninggal di China. Harish membuka buku kiriman tersebut terdapat pesan yang diberikan untuk dia pecahkan. Setelah memecahkan kode tersebut, Yashwardhan memutuskan untuk menuju kantor R.A.W dia bertemu dengan Anjan Das (Narendra Jha) pimpinan R.A.W dan menjelaskan kepadanya informasi yang diberika oleh Harish bahwa ada mata-mata anggota R.A.W dan berada di Budapest. 


Yashwawardhan diperkenalkan dengan anggota R.A.W bernama Kamaljeet Kaur (Sonakshi Sinha) yang akan menjadi rekannya dalam menjalani misi mencari mata-mata di Hungaria. Anjan Das mengadakan meeting dengan Yashwardhan dan Kamaljeet untuk memperkenalkan Yashwardhan sosok Brijesh Verma ( perdana menteri yang akan hadir di acara Indo-Hungaria dan Nauran Kauhsik duta besar India di Hungaria.


Tiba di Hungaria, Yashwardhan dan Kamaljeet tiba di sebuah kediaman. Yashwardhan menyadari bahwa kediaman tersebut sudah diletakkan bahan peledak sehingga dia membawa Kamaljeet keluar dari kediaman tersebut. Ledakan terjadi, Yashwardhan dan Kamaljeet selamat. Duta besar Nauran Khasik mengumumkan kematian agent mereka untuk mengelabui mata-mata yang berniat membunuh Yashwardhan dan Kamaljeet. Keesokan harinya Kamaljeet mendapatkan tiga tersangka utama sebagai mata-mata yaitu Vikas Gupta, Anshuman Saha, dan Amit Singh. Kamaljeet menunjukkan data-data mereka kepada Yashwardhan. 

Kamaljeet lalu membuat rencana dengan kamaljeet dengan manfaatakan system computer sebab keduanya menyadari  mata-mata dapat meretas segala tindakan berkaitan dengan computer. Kamaljeet berpura-pura mengirim kode email ke duta besar dengan ID palsu dengan menyatakan kedutaan China setuju menjadi bagian agent mereka dan nantinya sosok mata-mata datang menemui mereka di Glasshouse an Gallery dan nantinya orang tersebut yang dianggap mata-mata akan membacanya.


Di Glasshoue an Gallery, Yashwardhan dan Kamaljeet menyaksikannya di tempat CCTV. Amit Singh datang ke tempat tersebut Kamaljeet mencurigainya namun Yashwardhan justru mencurigai pria bernama Shiv Sharma (Tahir Raj Bhasin) yang berada di luar gedung yang tertangkap oleh CCTV. Yashwardhan yang berada di luar gedung meminta melepaskan Amit Singh dan meminta untuk kembali melihat CCTV. Yashwardhan menuju kediaman Shiv Sharma bersembunyi di dalam menunggu kedatangan Shiv Sharma. 

Tidak lama Shiv datang, dia menyadari ada sosok yang berada di dalam rumahnya. Shiv membuat trik seolah-seolah dia kabur. Yashwardhan keluar dia menganggap Shiv telah kabur. Tidak lama kemudian Kamaljeet datang kediaman Shiv dan menghubungi Yashwardhan bahwa dia melihat seseorang di kediaman Shiv. Saat Yashwardhan tiba di tempat Shiv dia menemukan Kamaljeet dalam kondisi pingsan dia menyadari Shiv kabur lewat atap. Yashwardhan berusaha mengejar Shiv dan berhasil menangkapnya.


Shiv di interogasi oleh pihak R.A.W sebab dia dianggap mata-mata. Setelah itu Shiv dibawa menuju bandara ditemani oleh Yashwardhan dan Kamaljeet untuk diterbangkan menuju India. Namun mereka diserang oleh pasukan dari Shiv sehingga terjadi baku tembak. Kejadian ini berlangsung hingga satu hari. Keesokan harinya Yashwardhan dan Kamaljeet memutuskan untuk tidak ke bandara melainkan menuju sebuah gedung untuk diterbangkan menggunakan helicopter menuju India. 

Saat hendak membawa Shiv menuju helicopter, mereka diserang dan Shiv tertembak. Shiv berusaha untuk dilarikan ke rumah sakit. Saat berada di mobil Ambulance, Shiv menghubungi Yashwardhan menjelaskan bahwa dia telah merencanakan hal ini dengan ditembak peluru Medusa spider yang merupakan racun laba-laba yang dapat menghentikan detak jantung 30 menit lamanya dan dia meminta untuk memeriksa jam tangan Kamaljeet. Yashwardhan melihat jam tangan Kamaljeet ternyata terselip alat pendeteksi lokasi yang telah diselipkan oleh Shiv sehingga anak buah Shiv mengetahui keberadaannya.


Yashwardhan dan Kamaljeet dihubungi oleh Anjan Das pimpinan R.A.W menjelaskan bahwa menyewa agen China dia berjanji akan mengirimkan lokasi Shiv satu jam lagi. Di tempat lain Shiv menyadari keberadaan agent China Li Zhou Chen dan dia membunuhnya. Yashwardhan memeriksa kediaman Shiv dan menemukan di saluran pembuangan foto ulang tahun Shiv yang telah terbakar menjadi beberapa bagian. 

Dia menemukan sebuah kejurigaan mengenai tanggal lahirnya sehingga dia menghubungi rekan kerjanya di India bernama Samant untuk menyelidiki data Shiv. Tidak lama Shiv menerima telepon dari Kamaljeet bahwa agent China telah tewas dibunuh oleh Shiv. Malam harinya Yashwardhan dan Kamaljeet menemui wanita bernama Martinez untuk menanyakan informasi keberadaan Shiv. Setelah mendapatkan informasi keberadaan Shiv, keesokan harinya mereka menuju lokasi keberadaan Shiv. 

Yashwardhan dan Kamaljeet bertemu dengan Shiv tetapi dia gagal mengejar Shiv. Tidak lama Yashwardhan menghubungi Anjan di India untuk menjelaskan bahwa Shiv merupakan nama palsu dan juga dia bukanlah anak yatim piatu lalu Yashwardhan menambahkan untuk memeriksa data nama Shiv Sharma terutama di panti asuhan yang berada di India.


Shiv bertemu dengan Martinez yang telah bekerja sama dengannya. Martinez menanyakan kepada Shiv mengapa dia muncul lagi. Shiv menjelaskan agar Yashwardhan dan Kamaljeet tetap mempercayai dirinya. Yashwardhan dan Kamaljeet bertemu kembali dengan Martinez untuk mendapatkan informasi. Martinez yang telah bekerja sama dengan Shiv menjelaskan bahwa dia akan memberitahu keberadaannya. Beberapa saat kemudian, Yashwardhan menerima telepon dari Anjan bahwa Shiv sebenarnya adalah Rudra Pratap Singh anak dari Karan Pratap Singh seorang agen R.A.W yang menyamar di China. 

Badan Inteligent China menemukan Karan seorang agent R.A.W namun pihak R.A.W tidak ingin mengakui Karan adalah seorang Agent. Untuk itu Rudra menggunakan nama Shiv Sharma nama temannya yang sudah almarhum. Sementara itu Rudra di tempat lain membayangi saat kematian ayahnya dan ibunya yang bunuh diri setelah mendengar perdana menteri Brijesh Verma menyatakan di televisi bahwa tidak ada nama Karan Pratap Singh di dalam agent R.A.W.


Yashwardhan mendapat kabar dari Kamaljeet bahwa Martinez memberitahu informasi baru keberadaan Rudra yang berada di Berlin. Yashwardhan menjelaskan kepada Kamaljeet bahwa dia tidak berada di Berlin sebab Yashwardhan menyadari Rudra tidak akan ke Berlin dia ingin membunuh menteri Brijesh Verma. Di hari acara Indo-Hungaria, Sudra berpura-pura menjadi anggota polisi. Sementara itu Yashwardhan meminta kepada Kamaljeet untuk menembak Brijesh Verma bukan untuk membunuhnya melainkan melukainya agar menghindarkan tangan kanan Sudra menembak mati Brijesh Verma. 

Kamaljeet melaksanakan tugasnya dengan menembak Brijesh Verma sehingga membuat orang-orang yang hadir panic dan Sudra gagal membunuh Brijesh Verma. Adu tembak terjadi Yashwardhan dengan Kamaljeet berhadapan dengan pasukan dari Sudra. Mereka mampu melumpuhkan pasukan dari Sudra. Setelah itu Yashwardhan menembak mati Sudra tepat dihadapan Brijesh Verma dan Yashwardhan lalu mengancam menembak Brijesh Verma dengan memintanya  untuk membersihkan nama-nama anggota R.A.W termasuk ayah Sudra. Brijesh Verma pun mengumumkan dan membersihkan nama-nama agent R.A.W yang tewas sementara keluarga korban terharu mendengar berita tersebut. 

Baca juga: Mardaani 2014


loading...