Minggu, 05 Maret 2017

Sinopsis Film My Name Is Khan (2010)

My Name Is Khan (2010)

Rilis
12 Februari 2010
Negara
India
Bahasa
Hindi, Inggris
Sutradara
Karan Johar
Produser
 Red Chillies Entertainment, Dharma Productions
Pemeran
Shah Rukh Khan, Kajol, Jimmy Shergill, Shabana Azmi, Sonya Jehan
Music
Shankar-Ehsaan-Loy
Sinematografi
Ravi K. Chandran
Distributor
20th Century Fox.



Sinopsis My Name Is Khan

Rizwan Khan (Shahrukh Khan) seorang muslim memiliki sindrom Asperger dia memiliki adik bernama Zakir (Jimmy Shergill). Rizwan dan Zakir dibesarkan oleh ibunya Razia Khan (Zarina Wahab). Mereka tinggal di bagian Borivali, Mumbai. Sejak kecil Zakir merasa cemburu kepada Rizwan di mana ibunya lebih memperhatikan dirinya. Suatu hari Zakir pergi meninggalkan Rizwan dan Ibunya menuju Amerika untuk bekerja. Setelah kematian ibunya, Zakir meminta Rizwan menuju Amerika untuk tinggal bersamanya di San Fransisco. 


Tiba di Amerika dia bertemu dengan istri Zakir bernama Hasina yang bekerja sebaga pengajar psikologi di sebuah universitas kota San Fransisco. Hasina merupakan orang pertama yang menyadari Rizwan mengalami penyakit Sindrom Asperger. Hasina berusaha untuk mengobati rasa ketakutan Rizwan terhadap benda berwarna kuning dan suara yang berbunyi nyaring. Rizwan yang hidup di Amerika dipekerjakan oleh Zakir di perusahaan yang dia pimpin yang menjual produk kecantikan herbal Mehnaz.


Suatu hari Rizwan berusaha untuk menjual produk dan saat itu dia merasa ketakutan setelah mendengar suara yang berbunyi dan jalan berwarna kuning. Tidak lama kemudian Mandira (Kajol) mampu menenangkan Rizwan dari ketakutannya. Mandira adalah wanita beragama Hindu yang memiliki seorang anak bernama Sameer (Yuvaan Makaar) dari pernikahan sebelumnya. Sejak pertemuannya dengan Mandira, Rizwan jatuh hati kepadanya. Rizwan selalu menawarkan produk di tempat salon milik Mandira. 

Rizwan yang menyukai Mandira tidak pernah berhenti untuk mengajaknya menikah. Hingga pada akhirnya Mandira ingin menikah dengan Rizwan. Setelah menikah Mandira dan Rizwan hidup bahagia. Suatu hari mereka menyaksikan berita mengenai insiden runtuhnya menara kembar yang terjadi di Amerika. Pasca insiden 11 september tersebut pandangan Amerika terhadap penduduk beragama muslim kini berbeda banyak penduduk Amerika membenci mereka tidak terkecuali keluarga Rizwan dan adiknya Zakir.


Mark yang merupakan tetangganya yang dekat dengan keluarga Rizwan ditugaskan di Afghanistan dan tidak lama dia tewas di Negara tersebut. Sejak meninggalnya Mark, anak Mark bernama Reese tidak ingin berteman dengan lagi dengan Sameer. Ketika berada di sekolah Sameer berdebat dengan Reese di lapangan dan tidak lama keduanya kehadiran senior mereka yang menyiksa Sameer hingga tewas. Penyelidik bernama Garcia menjelaskan kepada Rizwan dan Mandira serta ibu Reese bahwa Sameer meninggal akibat siksaan yang dia terima berkaitan dengan Rasisme. 

Kejadian itu membuat Mandira menyalahkan Rizwan sebab dia beragama muslim. Sejak kejadian itu Rizwan memutuskan untuk melakukan perjalanan untuk bertemu dengan presiden untuk mengatakan bahwa dia bukanlah terrorist. Dalam perjalanannya berbagai hal dia temui. Pada saat dai ingin menyumbangkan uangnya untuk penggalangan dana bagi kelaparan di Afrika yang ditolak sebab diperuntukkan untuk orang kristiani dan Rizwan menjelaskan berikan uang tersebut buat non kristiani di Afrika.


Tiba di Wilhemina, Georgia Rizwan menolong seorang anak kecil bernama Joel yang terjatuh dari sepeda. Rizwan membawa Joel ke rumahnya dan bertemu dengan mama Jenny. Mereka menceritakan nasib mereka dimana Rizwan menceritakan mengenai Sameer sementara Jenny menceritakan suaminya yang meninggal di Irak.  Di hari berikutnya di hari peringatan tewasnya para prajurit yang tewas di Irak, Rizwan menceritakan kehidupannya dengan Sameer dan Mandira di hadapan keluarga korban. Setelah singgah di Wilhemina dia kembali melanjutkan perjalanannya sementara itu Mandira merasa kesal sebab kasus pembunuhan anaknya ingin ditutup sebab sudah enam bulan belum menemukan saksi dan pelakunya. 

Tiba di Los Angeles Rizwan berusaha untuk bertemu dengan presiden di dalam kerumunan orang. Dia berteriak bahwa dia bukanlah terrorist tetapi seorang pria sebelahnya menganggap Rizwan terrorist sehingga terjadi kekacauan dan Rizwan ditangkap oleh pihak polisi. Saat terjadi peristiwa tersebut salah satu  seorang journalist bernama Raj meliput kejadian itu. Dia pun berinisiatif untuk mengangkat kehidupan Khan. Raj lalu mengajak Komal bekerja sama untuk menggali informasi mengenai Rizwan Khan.



Tidak muda untuk Raj dan Komal melaksanakan proyek mereka hingga suatu hari Raj menerima telepon dari Bobby Ahuja dari PBC untuk mengangkat berita Rizwan Khan menjelaskan bahwa Rizwan bukanlah terrorist. Berita tersebut menyebar seluruh Amerika sehingga disaksikan oleh Mandira. Suatu hari Rizwan menyaksikan televisi berita musibah yang menimpa daerah Wilhemina, Georgia tempat mama Jenny tinggal. Rizwan memutuskan kembali ke daerah tersebut untuk membantu warga sekitar. 

Aksi Rizwan diliput oleh media yang membuat kepedulian Rizwan menginspirasi seluruh warga Amerika untuk membantu. Suatu hari dia diwawancarai oleh media mengapa dia ingin menemui president. Rizwan menjelaskan bahwa Mandira istrinya yang menyuruhnya dan Rizwan menceritakan mengenai Sameer anaknya. Saat itu Reese menyaksikan berita tersebut sehingga dia menyadari kesalahan yang telah dia lakukan kepada Sameer. Reese menjelaskan mengenai kematian anaknya sehingga membuat Mandira merasa kesal. Reese lalu dimasukkan ke dalam penjara namun masa kurungan yang dikurangi sebab Mandira merasa kasihan pada ibu Reese. 

Di hari berikutnya, Rizwan yang masih berada di Wilhemina terkejut dengan kehadiran Mandira. Saat Mandira bertemu dengan Rizwan, seorang pengikut Faizal Rahman melukai Rizwan yang menuduhnya pembelot Islam. Rizwan dilarikan ke rumah sakit dan dia berhasil diselamatkan. Keesokan harinya misinya bertemu dengan presiden terwujud. Rizwan ditemani oleh Mandira menjelaskan bahwa dia bukanlah terrorist begitu pula dengan anaknya Sameer. Dia menjelaskan dihadapan ribuan orang yang hadir menyaksikan presiden.

Baca juga: Raanjhana 2013


loading...