Rabu, 15 Maret 2017

Sinopsis Lengkap Film Bajirao Mastani (2015)

Bajirao Mastani (2015)

Rilis
18 Desember 2015
Negara
India
Bahasa
Hindi
Sutradara
Sanjay Leela Bhansali
Produser
Kishore Lulla, Sanjay Leela Bhansali
Pemeran
Ranveer Singh, Priyanka Chopra, Deepika Padukone, Tanvi Azmi, Vaibbhav Tatwadi, Milind Soman, Ayush Tandon, Aditya Pancholi, Mahesh Manjrekar, Sukhada Khandkekar Anuja Gokhale, Yatin Karyekar, Irrfan Khan (Narrator)
Music
Sanchit Balhara, Sanjay Leela Bhansali
Sinematografi
Sudeep Chatterjee
Distributor
Eros International.


Sinopsis Bajirao Mastani

Di kerajaan Maratha, Raja Chattrapati Shahu (Mahesh Manjrekar) membutuhkan Peshwa baru setelah kematian perdana menteri mereka peshwa Balaji Vishwanath. Panth Pratnidhi (Aditya Pancholi) mengusulkan dirinya untuk menjadi peshwa namun Ambaji Pant (Millind soman) mengajukan anak Balaji yaitu Bajirao (Ranveer Singh). Panth Pratnidhi meminta Bajirao untuk membuktikan jika memang pantas untuk menjadi Peshwa dengan diminta membuktikan keahliannya dengan membelah buluh merak menjadi 2 bagian. 


Bajirao sanggup membuktikan kemampuannya sehingga dia dinobatkan sebagai Peshwa. Sebagai peshwa terbaru, Bajirao membuktikan kehebatannya dalam memimpin perang dalm kurun waktu 10 tahun dia telah merebut separuh India. Kehebatan Bajirao menjadi bahan perbincangan mulai dari Raja Nizam di selatan hingga Raja Mughal di utara. Sebagai tanda kehormatan untuk Bajirao, telah dibangun di istana megah Shaniwar Wade di Pune.


Suatu hari Bajirao menerima pesan  dari prajuritnya bahwa ada prajurit dari Bundelkhand yang membawa pesan Raja Chatrasal yang ingin bertemu dengannya dengan alasan meminta bantuan karena pasukan Mohammad Bengash mengepung pertahanan mereka. Bajirao meminta prajuritnya untuk meminta prajurit dari Bundelkhand pergi. Prajurit tersebut marah dia merangsek masuk ke dalam menemui Bajirao dan Bajirao terkejut ternyata prajurit yang diutus oleh Raja Chatrasal adalah putrinya bernama Mastani (Deepika Padukone). 

Mastani memohon kepada Bajirao agar mau membantunya. Bajirao akhirnya memutuskan untuk membantu kerajaan Bundelkhand. Dalam peperangan menghadapi pasukan Mohammad Bengash, Bajirao dan Mastani mampu mengalahkan pasukan tersebut. Mastani yang mendapatkan luka parah dibawa langsung oleh Bajirao menuju kerajaan untuk mendapatkan perawatan. 

Di kediaman Raja Chatrasal, Bajirao memberikan belati kepada Mastani dimana dalam tradisi kerajaan Bundelkhand bahwa seorang gadis yang menerima belati dari seorang pria dia akan menjadi istri dari lelaki tersebut. Bajirao meninggalkan kerajaan Bundelkhand untuk kembali ke Pune. Bajirao menemui istrinya bernama Kashibai (Priyanka Chopra). Kashibai terkejut ketika Bajirao tidak membawa belati kesayangannya.


Sementara itu Radha Maa (Tanvi Azmi) dan Chimaji (Vaibbhav Tatwawdi) menerima pemberian hadiah dari kerajaan Bundelkhand namun keduanya terkejut setelah kehadiran Mastani. Mastani menunjukkan belati pemberian Bajirao dan menjelaskan bahwa dia telah menjadi istri dari Bajirao sehingga membuat kebencian Radha Maa yang menempatkan Mastani di ruangan yang sama dengan pelacur. 

Di hari berikutnya Chimaji menunjukkan kepada Bajirao ruangan megah yang telah dibangun. Dimana ruangan tersebut dapat dilihat langsung oleh Kashibai meskipun berada di dalam kamar. Di malam tahun baru, ruangan tersebut dipergunakan. Dimana Bajirao terkejut menyaksikan Mastani dihadapannya. Selesai menari, Bajirao memberikan Paan kepada Mastani dan berjanji akan menemuinya besok. 

Saat itu kejadian tersebut disaksikan oleh Kashibai dari lantai atas begitu pula dengan Radha Maa. Di King Shahu’s Palace Satara, Bajirao bertemu dengan raja Chattrapati dan juga menteri Panth Pratnidhi membahasa peperangan agar dapat menguasai Delhi di Utara namun agar dapat menguasai kota tersebut harus memenangkan Nizam di Selatan.


Di saat itu Bajirao diberikan hadiah sebuah pedang. Di malam harinya, Mastani hadir di kerajaan untuk menari namun saat itu Bajirao menolak. Bajirao menghampri raja dan saat itu raja Chattrapati mengatakan kepada Mastani permintaan yang dia inginkan dan Mastani menjawaba “Peshwa”. Raja Chattrapati lalu meminta Mastani untuk kembali ke asalnya. 

Suatu malam, Bajirao menyebrangi lautan untuk bertemu dengan Mastani dengan memberikan cincin berharga yang dia kenakan kepada pemilik perahu. Bajirao menemui Mastani dan menjelaskan bahwa dia memiliki istri pertama yang dicintai namun Mastani mau menerimanya. Bajirao lalu berjanji kepada Mastani dengan mengatakan bahwa dengan hasrat bumi, langit dan miliknya menerima Mastani menjadi istrinya meskipun semua orang menolaknya. Dunia akan selalu ingat tentang mereka sebagai Bajirao Mastani. Bajirao bersipa melakukan peperangan dengan kerajaan Nizam di Selatan. 

Bajirao yang lihai dalam melakukan strategi mendatangi Nizam. Bajiroa meminta Nizam untuk memenuhi 3 permintaanya yaitu saat dia sampai di delhi meminta Nizam tidak berucap sepatah katapun, mengembalikan seluruh wilayah Maratha yang dirampas oleh Nizam, saat Bajirao menyambut Nizam dengan tangan terbuka Nizam harus melupakan dendam masa lalu dan menerima persahabatn Bajirao.


Nizam pun menyetujui ketiga permintaan Bajirao. Sekembalinya ke kerajaan Bajirao menemui Mastani dan saat itu dia mendengar kabar secara langsung bahwa mastani diminta untuk menari di hari kemenangan Bajirao nanti malam oleh prajurit utusan Radha Maa. Bajirao mengirim kembali prajurit tersebut untuk menyampaikan pesannya kepada Radha Maa dan Chimaji yang pada saat itu sedang bersama dengan para Brahmana yang diundang untuk makan bersama. 

Bajirao memberikan pesan bahwa Mastani tidak akan lagi menjadi penari istana dan dia akan kembali setelah perayaan Idul Fitri dan berharap untuk tidak menunggunya. Krishna Bhatt dan Brahmana lainnya merasa tidak dihormati sehingga mereka meninggalkan kerajaan. Bajirao menemui Kashibai dimana Kashibai menunjukkan kehamilan kepada Bajirao. Bajirao lalu mengirimkan sebuah pesan kepada Mastani kepada prajuritnya namun pesan tersebut tidak disampaikan sebab Chimaji telah mengambil pesan tersebut. 

Veer Singh pengirim pesan Mastani menjelaskan bahwa pesannya tidak bisa dikirim sebab kabarnya Bastani sedang sakit dan tidak ada yang boleh menemuinya. Mastani lalu memutuskan untuk menemui Bajirao. Saat bertemu dengan Mastani, Bajirao menyadari pesannya tidak sampai. Kemesraan Bajirao dan Mastani rupanya disaksikan oleh Kashibai sehingga membuatnya merasa terluka.


Beberapa tahun kemudian, Kashibai melahirkan seorang anak laki-laki dan pada saat itu Veer datang untuk memberikan pesan bahwa Mastani sedang melahirkan tetapi tidak ada yang mau membantunya sehingga Bajirao menemui Mastani dan membantunya melahirkan. Mastani melahirkan anak laki-laki yang diberi nama Krishna. Malam harinya Bajirao menemui Kashibai dan dihadapan orang banyak Kashibai memberikan nama anaknya yaitu Raghunanth. 

Tidak lama, Mastani datang untuk memberkati putra Bajirao namun dia mendapatkan hadangan oleh Chimaji. Keesokan harinya Bajirao menemui para brahmana untuk mengundang merayakan upacara pemberian nama putranya yang bernama Krishna namun para brahmana menolak sehingga Bajirao memutuskan untuk mengganti namanya menjadi Shamsher Bahadur. Beberapa tahun kemudian, Shiva Bhatt datan menemui Kashibai menjelaskan bahwa nyawa Mastani dan anaknya terancam dibunuh ketika mereka akan melakukan pemujaan. 

Mastani diserang oleh beberapa prajurit dan tidak lama Bajirao datang membantu setelah mendapatkan informasi dari Kashibai. Suatu hari Bajirao mendapatkan kabar bahwa putra Nizam bernama Nasirjung telah memberontak kepada kerajaan mereka. Nasirjung menyebrangi sungai Godavri menuju Shahgarh.


Bajirao awalnya menolak untuk menghadapi putra Nizam namun desakan dari Ambaji, Bajirao memutuskan untuk berperang. Bajirao pergi untuk berperang dan hal ini dimanfaatkan oleh Radha Maa dan cucunya Nana untuk menyiksa Mastani dan anaknya. Bajirao yang sedang berperang mendapatkan kabar dari Veer Singh bahwa Mastani dan anaknya ditahan oleh Nana Saheb. 

Bajirao dengan wajah marah tetap melakukan peperangan. Sementara itu Mastani dihampiri oleh Nana dan saat itu Shamsher diminta oleh Mastani untuk pergi dan Shamsher berkata pada ibunya selamat tinggal. Bajirao yang sedang berperang dihampiri prajuritnya bahwa Nasirjung menyerah mereka telah memenangkan peperangan namun Bajirao menjawab bahwa ini kekalahannya dan meminta agar mengumumkan perang untuk menyerang Pune. 

Bajirao berjalan namun dia jatuh pingsan. Bajirao kedatangan istrinya Kashibai namun Bajirao menganggap Kashibai adalah Mastani sehingga membuat Kashibai merasa sedih. Bajirao yang sudah kehilangan kesadarannya berjalan menuju sungai. Bajirao meninggal di sungai tersebut dan Mastani meninggal di kerajaan.


loading...