Jumat, 17 Maret 2017

Sinopsis Lengkap FIlm Chak De! India (2007)

Chak De! India (2007)

Rilis
10 Agustus 2007
Negara
India
Bahasa
Hindi
Sutradara
Shimit Amin
Produser
Aditya Chopra
Pemeran
Shah Rukh Khan, Anaitha Nair, Shilpa Shukla, Tanya Abrol, Shubhi Mehta, Arya Menon, Chitrashi Rawat, Masochon Zimik, Kimi Laldawla, Sandia Furtado, Nichola Sequeira, Kimberly Miranda, Sagarika Ghatge, Nisha Nair, Raynia Mascerhanas, Seema Azmi, Vidya Malvade, Anjan Srivastay, Javed Khan, Vibha Chibber, Vivan Bhatena, Mohi Chauhan, Joyshre Arora, Nakul Vaid
Music
Salim-Sulaiman
Sinematografi
Sudeep Chatterjee
Distributor
Yash Raj Films.


Sinopsis Chak De! India

Final Hockey world Cup mempertemukan Pakistan dan India. Saat itu Pakistan memimpin skor 1-0 dan tim India berpeluang menyamakan kedudukan di menit terakhir setelah mendapatkan penalti namun Kabir Khan (Shahrukh Khan) gagal mengeksekusi penalti tersebut sehingga Pakistan memenangkan kejuaraan Hockey world Cup. 


Selesai pertandingan Kabir menyalami tangan pemain Pakistan yang ternyata gambar keduanya diliput media alhasil membuat masyarakat India menganggap Kabir adalah seorang penghianat. Di daerah tempat dia tinggal, warga sekitar menghakiminya hingga akhirnya Kabir memutuskan untuk meninggalkan rumahnya bersama dengan ibunya. 

7 tahun kemudian, federasi Hoki India membicarakan permasalahan pemilihan pelatih Hoki wanita dan Uttamaji merekomendasikan Kabir untuk menjadi sebab hanya dia salah satunya yang ingin menangani tim hoki wanita India. 

Keesokan harinya mengumpulkan 16 pemain pilihan yang diambil dari Negara bagian India adapun 16 pemain tersebut yaitu Aliya Bose, Bindiya Naik, Balbir Kaur, Gul Iqbal, Gunjan Lakhani, Mary Ralte, Komal Chautala, Nethra Reddy, Molly Zimik, Nichola Sequira, Preeti Sabarwal, Rachna Prasad, Rani Dispolta, Vidya Sharma, Soimoi Kerketa dan Raynia Fernandes.



Awal kepelatihannya Kabir kesulitan untuk menangani ke enam belas pemain tersebut yang memiliki masalah satu sama lain. Awal latihan 5 pemain mendapatkan hukuman tidak boleh mengikuti latihan yaitu pemain senior Bindia yang tidak ingin bermain di lini tengah, Komal dengan keegoisannya, Molly dan Aliya Bose yang saling berselisih, serta terakhir Balbir Kaur yang bertempramen. 

Di hari berikutnya Balbir, Komal, dan Molly meminta maaf pada pelatih sehingga mereka kembali dapat berlatih sementara kedua pemain senior Bindia dan Aliya masih tetap dihukum. Di hari berikutnya, Bindia dan Aliya meminta maaf kepada Kabir sehingga mereka dapat bermain. 

Setelah semua pemain dapat berlatih, Kabir memulai melatih dengan keras sehingga membuat fisik para pemain tidak kuat mengikuti latihan keras Kabir sehingga beberapa pemain mengeluh dengan cara pelatihan Kabir. 

Bindia yang merupakan senior di dalam tim, membujuk para pemain untuk mengambil keputusan agar Kabir Khan mengudurkan diri melatih mereka. Keesokan harinya, Kabir didatangi oleh para pemainnya yang meminta agar Kabir berhenti menangani mereka. Kabir dengan rasa kecewa dan marah memutuskan untuk berhenti menjadi pelatih.



Keesokan harinya, sebelum Kabir pergi dia mengundang staff pelatih dan para pemain untuk makan bersama. Saat itu para pemain termenung sebab mereka merasa bersalah terhadap Kabir. Sesaat kemudian, sekelompok pria menggoda salah seorang pemain sehingga membuat para pemain lainnya marah dan memukuli para pria tersebut. Lalu mereka berkumpul menemui Kabir dengan maksud agar Kabir memutuskan kembali melatih mereka. 

Kabir lalu mengatakan kepada mereka untuk berkumpul jam 5 pagi di lapangan. Selang beberapa hari, Tim federasi Hoki India yang dipimpin oleh Tripathi ingin membubarkan tim Hoki wanita sehingga membuat Kabir sedikit emosi dia pun menantang Tripathi jika tim Hoki wanita dapat mengalahkan Tim hoki pria, Kabir menginginkan agar mengizinkan Tim Hoki wanita mengikuti kejuaraan dunia di Australia. 

Triptahi menyetujui tantangan dari Kabir. Keesokan harinya, Tim Hoki wanita memberikan perlawanan kepada Tim Hoki pria meskipun harus kalah dengan skor tipis 2-3. Melihat pertandingan tersebut, Tripathi memutuskan agar Tim Hoki wanita diberangkatkan ke Australia mengikuti turnamen hoki dunia.



Di Hockey World Cup, di awala pertandingan India berhadapan dengan Australia namun mereka mengalami kekalahan 7-0 setelah para pemain mengalami demam panggung. Selesai pertandingan, pemain senior Bindia mempertanyakan mengapa bukan dia menjadi captian tim dengan lebih memilih Vidya Sharma dan menganggap Kabir memiliki hubungan dengan Vidya. 

Kabir memutuskan kepada Vidya untuk tidak bertanding selama turnamen. Di pertandingan berikutnya, Tim India mengalahkan Tim Inggris dengan skor 1-0 kemenangan ini terus berlanjut dengan mengalahkan Tim Spanyol dengan skor 1-0 lalu tim Afrika Selatan dengan skor 2-0. 

Selanjutnya mereka bertemu dengan Argentina yang terkenal dengan permainan kasar mereka. Tim India sanggup mengalahkan mereka dengan 1-0. Selesai pertandingan, Kabir meminta Vidya untuk kembali bermain menghadapi Tim Korea Selatan yang terkenal dengan strategi Man to Marking mereka. 

Di hari penentuan untuk lolos ke final, India sanggup mengatasi Korea selatan 1-0 sehingga India akan menghadapi Australia di Final. Di pertandingan final, India sanggup menjadi juara dengan mengalahkan Australia lewat drama adu penalty. 

Kembali ke India, Kabir Khan memutuskan untuk kembali tinggal di kediaman lamanya bersama ibunya. Saat itu Kabir melihat seorang anak kecil mencoret tanda “penghianat yang tertulis di dinding rumahnya lalu dia memberikan tongkat hoki kesayangannya kepada anak tersebut. Dia berlari kegiraan sementara warga sekitar yang dulu membencinya berteriak “Chak De! India “.


loading...