Sabtu, 04 Maret 2017

Sinopsis Lengkap Film Neerja (2016)

Neerja (2016)

Rilis
19 Februari 2016
Negara
India
Bahasa
Hindi
Sutradara
Ram Madhvani
Produser
Shanti Sivaram Maini, Atul Kasbekar, Bling Unplugged
Pemeran
Sonam Kapoor, Shabana Azmi, Kavi Shahstri, Yogendra Tiku, Sadh Orhan, Shekhar Ravjini
Sinematografi
Mitesh Mirchandani
Music
Vishal Khurana
Distributor
Fox Star Studios.

Sinopsis Neerja

Film diawali dengan saat Neerja Bhanot (Sonam Kapoor) berusia 22 tahun yang datang terlambat untuk sebuah pesta di rumah. Selanjutnya jam satu Subuh, Rama Bhanot (Shabna Azmi) membangunkan Neerja. Ibunya menjelaskan kepada Neerja bahwa dirinya bagus di pekerjaan di modeling dan mengatakan tidak bisakah meninggalkan pekerjaannya sebagai pramugari. Neerja hanya menjawab dia menyukai pekerjaannya. 

Setelah itu Neerja besiap untuk berangkat bekerja sebagai pramugari. Neerja diantar ke bandara oleh temannya bernama Jaideep (Shekhar Ravjini). Tiba di bandara, Jaideep memberikan surat kepada Neerja dan memintanya dibuka saat hari ulang tahunnya. Neerja bersama dengan pramugari lainnya menuju pesawat Pan Am 73 untuk mempersiapkan segala kebutuhan penerbangan.


Jam 4 subuh, pesawat Pan Am 73 berangkat dan akan tibah di Karachi 1 jam 25 menit. Setibanya di bandara Karachi, para penumpang di datangi 4 orang terrorist Abu Nidal yaitu Khalil (Jim Sarbh), Fahad (Vikram Singta), Zayd Safirini (Abrar Zahoor), dan Mansoor (Ali Baldiwala). Mengetahui terrorist mengancam mereka, Neerja menghubungi bagian pilot bahwa adanya  pembajakan sehingga pilot dan Co. pilot berhasil kabur meski diberondong peluru.  

Empat terrorist meminta para penumpang untuk berkumpul di bagian tengah. Setelah itu mereka meminta Neerja mengumumkan lewat ATC seseorang yang berprofesi sebagai Operator Radio. Imran Ali salah seorang yang bekerja sebagai operator radio namun Neerja memberikan kode untuk tetap diam. Pihak terrorist menarik seorang pria asal Amerika yang mengancam membunuhnya dengan meminta pilot kepada pihak polisi yang berada di dekat pesawat. Kesabaran pihak terrorist hilang diapun menembak mati pria tersebut.


Pihak terrorist meminta Neerja untuk mengumpulkan seluruh passport dan mereka mengutamakan seseorang berpassport Amerika. Neerja memberikan kode kepada Pramugari lain untuk tidak mengambil passport Amerika. Neerja dan pramugari lainnya berkeliling mengambil passport mereka. Setiap mereka menemukan passport Amerika, dia akan membuangnya dibawah bangku para penumpang. Setelah passport terkumpul, pihak terrorist mencari passport asal Amerika namun dia tidak menemukannya. 

Selanjutnya pihak terrorist mencari passport Inggris. Mereka mendapatkan passport Inggris dengan nama Rooney. Rooney dijadikan sasaran untuk bernegosiasi dengan pihak polisi. Pihak polisi menjelaskan bahwa di dalam pesawat terdapat penumpang bernama Imran Ali. Imran Ali ditarik secara oleh pihak terrorist menuju cockpit. Imran Ali diminta untuk memberikan pesan kepada pihak polisi untuk dikirimkan pilot.


Suatu ketika, terjadi perselisihan antara Fahad dan Khali ketika Khali berusaha menenangkan Fahad yang emosi kepada Neerja yang ingin mengantarkan dua anak kecil hendak ke kamar mandi. Khali dipukuli Fahad sehingga Fahad dimarahi oleh Mansoor. Fahad menjadi emosi dia menuju cockpit dan menembak mati Imran Ali di depan Mansoor. 

Mansoor mulai kecewa sebab mereka tidak bisa berkomunikasi lewat radio setelah kematian Imran Ali. Beberapa jam kemudian, Neerja duduk dengan perasaan sedih membaca surat dari Jaideep yang mengajaknya menikah. Tidak lama kemudian lampu pesawat mati, kepanikan melanda di dalam pesawat.


Pintu pesawat terbuka, para penumpang berusaha untuk kabur dan pihak militer yang datang mulai merangsek masuk ke dalam. Sementara pihak terrorist terus menembak para penumpang. Pihak militer melumpuhkan satu per satu terrorist. Neerja yang berusaha membantu para penumpang  terkena tembakan. 

Di dalam mobil Ambulance dia memberikan pesan kepada seorang anak kecil untuk menyampaikan pesan tersebut kepada ibunya. Hari berikutnya, pihak keluarga Neerja menunggu kedatangan Neerja di India. Mereka merasa sedih setelah kedatangan peti yang berisikan jenazah Neerja. Satu tahun kemudian, di hari peringatan meninggalnya Neerja, ibunya menyampaikan pesan di depan para keluarga penumpang yang selamat. 

Baca juga: Bhaag Milkha Bhaag


loading...