Jumat, 10 Maret 2017

Sinopsis Lengkap Film Talvar (2015)

Talvar (2015)
Rilis
2 Oktober 2015
Negara
India
Bahasa
Hindi, Inggris
Sutradara
Meghna Gulzar
Produser
Vishal Bhardwaj, Vineet Jain
Pemeran
Irrfan Khan, Konkona Sen Sharma, Sohum Shah, Neeraj Kabi, Atul Kamar, Gajraj Rao, Tabu, Shishir Sharma, Prakash Belawadi, Sumit Gulati, Atul Kumar
Music
Vishal Bhardway
Sinematografi
Pankaj Kumar
Distributor
Junglee Pictures.


Sinopsis Talvar

Film dimulai dengan pimpinan Ramashankar Pillai  (Prakash Belawadi) yang memperkenalkan anggotanya dalam acara CDI (Central Departement of Investigation) Annual Day. Film lalu flash back pembunuhan yang terjadi dimana Shruti Tandon (Ayesha Parveen) berusia 14 tahun ditemukan tewas di rumahnya oleh kedua orang tuanya Ramesh (Neeraj Kabi) dan Nutan (Konkona Sen Sharma). Polisi lokal yang dipimpin oleh Inspector Dhaniram (Gajiraj Rao) yang tidak mengetahui basik criminal investigasi melakukan penyelidikan kematian Shruti.  


Tim forensic hendak meletakkan kasur di lantai atas namun pintu tersebut terkunci dan mereka menemukan noda darah. Mereka lalu meminta Dhaniram untuk memeriksanya hanya saja Dhaniram tidak terlalu peduli dengan hal tersebut. Keesokan harinya ditemukan mayat Khenpal yang merupakan asisten Shruti Tandon yang awalnya dijadikan tersangka utama. Mayat Khenpal ditemukan setelah pintu lantai atas dibuka. Selain ditemukan mayat Khenpal, ditemukan cap tangan yang menempel di dinding.


Beberapa hari berikutnya Inspector Dhaniram berspekulasi bahwa kematian Shruti adalah perbuatan yang dilakukan orang tuanya yaitu Ramesh dan Nutan dengan cara membunuhnya. Ramesh di investigasi oleh Dhaniram dengan pertanyaan-pertanyaan yang memojoknya. Hingga pada akhirnya pihak polisi mengumumkan ke media bahwa Ramesh telah membunuh Shruti dan Kenpal. 

Sementara itu Nutan baru mendengar kabar dari suaminya menjadi tersangka setelah dia mendapatkan kabar dari tetangganya. Nutan merasa sedih atas tuduhan yang dilayangkan kepada suaminya. Di hari berikutnya Nutan diundang dalam sebuah acara dan dia menjelaskan bahwa Ramesh sangat menyayangi anaknya dan dia berharap keadilan ditegakkan. 

Polisi yang dianggap telah melakukan kesalahan dalam investigasi kematian Shruti dan Khenpal sehingga pihak kementerian dalam negri meminta CDI untuk melakukan investigasi yang akan dilakukan oleh  Ashwin Kumar (Irrfan Khan). Ashwin Kumar sebenarnya juga memiliki masalah dengan Istrinya yaitu Reema Kumar (Tabu ) yang ingin menggugat cerai dirinya.


Ashwin Kumar ditemani oleh rekannya Vedant Mishra (Sohum Shah) mulai melakukan penyelidikan ulang. Suatu ketika Vedant menunjukkan keganjalan dalam laporan polisi kepada Ashwin. Dimana jejak cap tangan yang menempel di dinding teras atas, tidak ada laporan analisis mengenai hal tersebut. Dhaniram lalu dipanggil dan dia diminta untuk menjelaskannya. 

Dhaniram menyatakan dengan terbata-bata bahwa jejak itu pasti hilang saat hujan turun deras. Vedant lalu menjelaskan kepada Dhaniram bahwa department Forensik mengatakan mereka tidak pernah mendapat informasi  mengani tanda cap tangan tersebut. Dhaniram terus berdalih dan saling melempar dengan anggotanya bahwa dia telah melaporkan pada tim Forensik. Ashwin lalu memperingatkan mereka untuk berhati-hati dalam melakukan kegiatan penyelidikan. 

Beberapa hari kemudian, Dhaniram diminta masuk ke kantor Ashwin yang saat itu dia sedang bersama dengan Vedant. Ashwin marah besar kepada Dhaniram yang telah melakukan tindakan ceroboh atas tindakannya mengambil keputusan dalam penyelidikan kematian tersebut dan membiarkan TKP seperi pasar ikan yang membiarkan orang-orang yang penasaran lalu lalang.


Ashwin dan Vedant melanjutkan penyelidikan dengan mewawancarai karyawan Ramesh. Saat itu salah seorang karyawan menjelaskan bahwa karyawan Narco pernah berbicara bahwa dia ingin sekali membunuh Ramesh setelah dia pernah dimarahi atas kesalahannya. Di hari berikutnya, Ashwin memeriksa kamar Narco dia menemukan sebuah pisau yang digunakan untuk membunuh. Lalu Dr. Swamy melakukan tes dengan membuatnya tertidur lalu melontarkan berbagai pertanyaan. Secara tidak sadar Narco menjelaskan kejadian awal pembunuhan. 

Flash back Narco dan Rajpal memasuki kamar Shruti dan saat itu Khenpal berusaha menghentikan mereka naamun Narco dan Rajpal memukul Shruti hingga pingsan dan Khenpal berusaha untuk melaporkan kejadian ini. Tidak lama Narco yang sedang diperiksa tersadar. Di keesokan harinya giliran Rajpal diinvestigasi dengan kondisi tidak sadarkan diri. Dimana dia menjelaskan pembunuhan yang terjadi yang dilakukan oleh Narco kepada Shruti dan Khenpal. Dalam penyelidikan tersebut Narco melontarkan kata “Bhabakaun”.


Ramesh ayah Shruti dinyatakan tidak bersalah sehingga dia dapat bebas sementara Narco ditahan. Suatu malam Ashwin sedang berada di kedai kopi dan saat itu dia mendengar seseorang menyebut Bhabakaun dia pun bertanya arti dari bhabakaun kepada si penjual. Penjual mengartikan panggilan orang Nepal yang gagap. 

Ashwin lalu menyelidiki karyawan Ramesh yang gagap. Saat itu pria tersebut takut untuk menjelaskan kesaksiannya sebab dia takut hingga membuat Ashwin memaksa dan memukulinya. Ashwin lalu merekam kesaksian pria tersebut dan dia berjanji akan menjadi saksi di pengadilan. Keesokan harinya dia menunjukkan video kepada J.K Dixit (Shishir Sharma) namun anehnya dia tidak menerima hal tersebut dengan alasan bahwa Ashwin telah memukuli pria tersebut dan memaksanya untuk mengaku. 

Ashwin merasa heran mengapa Dixit menolak. J.K Dixit lalu menunjukkan video pemaksaan yang dilakukan oleh Ashwin. Ashwin marah dengan memukuli Vedant yang telah bekerja sama dengan Dixit dengan merekam kejadian tersebut lalu memberikan informasi tersebut kepada Dixit melalui video hasil rekamannya. Ashwin merasa frustasi dia pun kembali ke rumah menemui Reema istrinya. Sambil menangis. Ashwin dia tidak ingin kembali ke pekerjaannya dan meminta Reema agar tidak membiarkannya pergi.


Narco dibebaskan karena dianggap tidak bersalah lalu Dixit meminta Vedant untuk melanjutkan penyelidikan pembunuhan dengan dibantu oleh Paul (Atul Kumar) dan jaksa yaitu Sanga. Mereka lalu menyelidiki ulang kasus pembunuhan yang terjadi. Dalam penyelidikan mereka lakukan, kedua orang tua Shruti yaitu Rakesh dan Nutan kembali menjadi tersangka. 

Setelah beberapa hari penyelidikan, salah satu pihak kementrian mempertemukan penyidik awal yaitu Ashwin ditemani oleh pimpinannya Ramashankar dan tim penyidik kedua Paul, Vedant, Sanga, dan J.K Dixit. Paul bersama dengan timnya menjelaskan denga alibi mereka mengenai pembunuhan Shruti dengan tersangka utama Rakesh dan istrinya pernyataan tersebut dipatahkan oleh Ashwin sebab banyak keganjalan-keganjalan pendapat dari Paul dan rekannya yang melenceng jauh.


Hingga akhirnya pihak dari kementrian memutuskan untuk menutup kasus ini. Ramashankar mengangkat tangan dan menjelaskan bahwa kasus ini tidak bisa diselesaikan pada akhir yang logis. Salah satu pihak pengadilan menjelaskan kepada Vedant, Paul, dan J.K Dixit bahwa meskipun orang tua Shruti dianggap sebagai tersangka namun bukti yang dikumpulkan tidak cukup kuat untuk mengajukan berkas kepada mereka. Sehingga meminta kasus ini ditutup. 

Sementara itu Rakesh ayah korban tidak ingin menutp kasus ini dan dia berjanji akan pergi ke mahkamah agung jika memang harus dilakukan. Di pengadilan rupanya Rakesh dan Nutan dijadikan tersangka utama dan dihukum seumur hidup. Reema yang sedang bersama dengan Ashwin menyaksikan pemberitaan dimana pebawa acara berita mengatakan bahwa meskipun kurangnya bukti yang kuat pengadilan telah memerintahkan keluarga Rakesh tetap diadili yang mengejutkan pihak CDI. 

Baca juga: Haider


loading...