Jumat, 24 Maret 2017

Synopsis lengkap Film English Vinglish (2012)

English Vinglish (2012)

Rilis
14 September 2012
Negara
India
Bahasa
Hindi, English, Tamil, Telugu
Sutradara
Gauri Shinde
Produser
Sunil Lulla, Rakesh Jhunjhunwala, R.K.Damani, R. Balki
Pemeran
Sridevi, Adil Hussain, Navika Kotia, Mehdi Nebbou, Priya Anand, Shivansh Kotia, Sujata Kumar, Cory Hibbs, Sumeet Vyas, Ruth Aguilar, Damian Thomson, Rajeev Ravindranathan, Neelu Sodhi, Ross Nathan, Maria Pendolino, Ashwin Mathew, Sulapha Deshpande
Music
Amit Trivedi
Sinematografi
Laxman Utekar
Distributor
Eros International.


Sinopsis English Vinglish

Shashi Godbole (Sridevi) adalah ibu rumah tangga yang membuat Laddoos dan menjualnya ketika ada pemesanan. Shashi memiliki kekurangan dalam pengucapan kata dalam Bahasa Inggris. Suatu ketika saat sarapan pagi, suaminya Satish (Adil Hussain) dan anaknya Sapna (Nayika Kotia) menertawakan cara penyebuatan kata dalam Bahasa Inggris yang diucapkan oleh Shashi tetapi Sagar (Shivansh Kotia) anak bungsunya dan ibu mertua (Sulabha Deshpande) selalu simpatik terhadap Shashi. 

Suatu hari Satish meminta Shashi untuk menggantikan dirinya dalam Parent Teacher Association (PTA) menemani Sapna.  Sapna merasa kesal sebab dia menginginkan ayahnya yang menemaninya sebab Shashi tidak dapat berbicara bahasa Inggris dengan baik. Keesokan harinya, Shashi menemani Sapna menemui Mr. Vincent. Awalnya Vincent mengajaknya untuk berbicara Bahasa Inggris namun Shashi meminta Vincent berbicara bahasa Hindi. Dalam perjalanan pulang, Shashi merasa sedih sebab Sapna terus marah-marah terhadapanya.



Manu (Sujatha Kumar) kakak tertua Shashi yang tinggal di New York menghubungi keluarga Shashi untuk datang ke New York menghadiri acara pernikahan anaknya Meera (Neeju Sodhi) yang akan menikah dengan Kevin (Ross Nathan). Shashi akan pergi ke New York sendiri untuk membantu Manu dalam urusan pernikahan sementara suami dan anaknya akan menyusul mendekati hari pernikahan Meera. 

Dalam perjalanan menuju New York, Sashi merasa canggung sebab dia tidak bisa berbicara Bahasa Inggris. Di dalam pesawat Shashi bertemu dengan seorang pria (Amitabh Bachchan) yang selalu membantu Shashi bahkan saat Shashi menyaksikan film berbahasa Inggris, pria tersebut menjadi Dubber bahasa India untuk membuat Shashi mengerti film tersebut. Tiba bandara, Shashi disambut oleh keluarga Manu dan membawa Shashi ke rumah mereka.


Keesokan harinya Shashi menemani Radha berangkat kuliah. Sambil menunggu radha menyelesaikan perkuliahannya, Shashi duduk santai di Washington Square Park. Sashi melihat seorang pria menikmati roti dia pun menjadi lapar dan pergi menuju sebuah café. Saat memesan makanan dia dalam kesulitan dan membuatnya canggung sehingga insiden kecil terjadi yang membuatnya ketakutan lalu dia pergi meninggalkan café tersebut hingga Shashi lupa mengambil pesanannya. Tidak lama saat Shashi duduk sendiri sambil menangis, 

Laurent (Medhi Nebbou) memberikan coffee yang dipesan oleh Shashi dengan mengatakan bahwa café itu tidak bagus dan pelayannya tidak ramah. Tidak lama Shashi bertemu dengan Radha dan saat itu dia melihat badan Bus terdapat iklan learn to English in 4 weeks. Shashi sangat tertarik dengan iklan tersebut. Keesokan harinya Shashi menghubungi pihak New York Language Center lalu dia pergi mendaftarkan diri di tempat tersebut. Sashi memulai mengikuti kelas Bahasa Inggris dengan diajar oleh David Fischer. Di dalam kelas dia bertemu kembali dengan Vincent yang ternyata dia juga belajar Bahasa Inggris selain Vincent dia bertemu dengan orang lain yang berasal dari berbagai Negara yang menetap di New York.


Shakshi tiap hari terus menigkuti kelas Bahasa Inggris dan suatu ketika Laurent yang mulai jatuh hati terhadap Shashi terus berusaha mendekati Shashi. Saat mereka sedang berjalan, Radha melihat Shashi dan Laurent jalan bersama. Ketika sampai di rumah, Shashi meminta kepada Meera untuk tidak memberitahu yang lain bahwa dia sedang belajar Bahasa Inggris. Keesokan harinya Shashi mengajak Radha tempat dia menimba ilmu dan memperkenalkan kepada teman-temannya. 

Suatu hari usai menyaksikan film bersama dengan Laurent, Shashi menerima telepon dari Sapna yang marah-marah meminta pada ibunya menunjukkan dimana letak kliping bukunya. Selesai menelepon Shashi merasa emosi dan ternyata efek tersebut membuat dia lancar menggunakan Bahasa Inggris dalam memesan makanan ketika berada di Café. Laurent yang berada disebelahnya terheran dan memberitahu hal tersebut kepada Shashi dan Shashi merasa terkejut seakan tidak percaya.


Suatu hari Shashi merasa dilemma sebab tanggal ujian bertepan dengan tanggal pernikahan Meera dan menjelaskan hal tersebut kepada Laurent. Saat sedang bersama dengan Laurent, tanpa sengaja Laurent memegang tubuh Shashi ketika dia hampir terjatuh dan saat itu Shashi mulai menyadari Laurent jatuh hati kepadanya sehingga Shashi tiba-tiba pergi meninggalkan Laurent dan saat perjalanan dia merasakan perasaan yang aneh. Sekembalinya di rumah Manu, suami dan anaknya sudah tiba di New York. 

Keesokan harinya, saat Shashi bersama dengan keluarganya menimati kota New York. Suatu ketika sedang bersantai, Shashi secara diam-diam pergi ke tempat pembelajaran Bahasa Inggris dengan meninggalkan mereka yang sedang bermain di taman. Selesai belajar, Shashi dihampiri oleh Laurent yang ingin memberikan crype buatannya kepada Shashi. Namun tiba-tiba Shashi marah dan memintanya untuk tidak mengganggunya dan menjelaskan bahwa dia sudah menikah. Laurent merasa patah hati namun dia menyikapinya dengan baik dan tetap memberikan makanan buatannya.


Ketika Shashi kembali ke taman dia tidak menemukan keluarganya dan saat kembali ke rumah dia terkejut anaknya dalam kondisi terluka. Malam harinya Suaminya marah dan mengatakan Shashi bahwa jika tidak menyukai keberadaan mereka di New York mereka akan pergi sehingga membuat Shashi merasa sedih. Shashi lalu berbicara dengan Radha sambil menangis menjelaskan bahwa dia tidak akan mengikuti pertemuan Bahasa Inggris lagi. 

Radha berusaha untuk memberikan semangat agar tidak menyerah. Suatu hari Shashi bersama dengan keluarganya serta calon mempelai pria menikmati Laddoo buatan Shashi. Saat itu Shashi merasa tersinggung kepada suaminya yang mengatakan kepada mempelai pria bahwa istrinya terlahir untuk membuat Laddoo. Keesokan harinya Laurent yang sedang mengikuti kelas menghubungi Radha lalu Radha memberikan handphone kepada Shashi sehingga Shashi dapat menikmati pelajaran melalui telepon.


Ujian bahasa Inggris tiba, Shashi memiliki kesempatan untuk mengikuti ujian jam 1 siang sehingga dia bisa membagi waktu dengan pernikahan  Meera yang berlangsung sore hari. Shashi yang telah membuat Laddoo berusaha untuk membawanya menuju halaman rumah namun sebuah insiden terjadi saat anaknya mengagetkan Shashi sehingga Laddoo berjatuhan sehingga untuk mengikuti ujian menjadi pupus. 

Shashi harus membuat ladoo kembali dia menangis sebab dia gagal mengikuti ujian. Tiba waktu pernikahan Meera, Shashi terkejut dengan kehadiran teman-teman dan gurunya yang mengurangi rasa sedih Shashi. Setelah upacara pernikahan Meera telah berlangsung, pihak keluarga memberikan nasehat penting untuk kedua mempelai. Shashi diberikan kesempatan untuk menyampaikan pesan kepada mereka. Shashi menggunakan Bahasa Inggris yang membuat keluarga dan teman-temannya terkejut. 


Shashi mengatakan bahwa pernikahan ini adalah sebuah hal yang indah dan pernikahan ini adalah persahabatan yang paling istimewa dimana persahabatan antara dua orang yang sama. Hidup adalah sebuah perjalanan yang panjang dan cobalah untuk saling membantu untuk merasa sama pasti akan menyenangkan. Terkadang pasangan yang menikah bahkan tidak tahu bagaimana perasaan pasangannya jadi bagaimana mereka akan membantu orang lain? apakah ini berarti pernikahan berakhir? tidak. Di saat itulah kalian harus menolong diri kalian sendiri. Tidak seorang pun yang dapat menolong kalian lebih baik dari kalian jika kalian melakukan itu kalian akan kembali kembali hidup kalian akan menjadi indah. 

Di dalam dunia kecil kalian akan membuat kalian merasa nyaman. Keluarga itu tidak akan pernah menghakimi dan menjatuhkan kalian dan membuat kalian merasa kecil. Keluarga merupakan satu-satunya yang tidak akan pernah menertawakan kelemahan kalian dan keluarga merupakan satu-satunya tempat dimana kalian akan selalu mendapatkan cinta dan rasa hormat. Mendegar hal ini membuat para tamu yang hadir takjub dengan ucapan Shakshi apalagi suami dan anaknay yang merasa bersalah terhadap Shakshi. Dan saat itu pula David Fischer guru Shaskhi memberikan kelulusan kepada Shaskhi dengan lulus berpredikat “Excellent”. 


loading...