Senin, 10 April 2017

Sinopsis Lengkap Film Jolly LLB 2 (2017)

Jolly LLB 2 (2017)










Rilis
10 Februari 2017
Negara
India
Bahasa
Hindi
Sutradara
Subhash Kapoor
Produser
Fox star Studios
Pemeran
Akshay Kumar, Saurabh Shukla, Annu Kapoor, Sayani Gupta, Kumud Mishra, Huma Qureshi, Manav Kaul, Inaamulhaq, Kaustubh Pile, Sanjay Mishra, Avijit Dutt, Brijendra Kala, Rajiv Gupta, Vinod Nagpal, Sunil Kumar
Music
Manj Musik, Chirantan Bhatt, Chirantan Bhatt, Vishal Kurana (background sound)
Sinematografi
Kamal Jeet Negi
Production
Company Fox Star Studios.




Sinopsis Jolly L.L.B 2

Jagdishwar Mishra 'Jolly' (Akshay Kumar) adalah seorang pengacara di Lacknow yang bekerja sebagai assitent Rizvi Sahab pengacara paling terkenal di Lucknow. suatu hari Jolly menuju kantor Rizvi dan saat itu dia bertemu dengan seorang wanita bernama Hina (Sayani Gupta) yang tengah mengandung. Hina meminta Jolly agar mau memberikan bukti-bukti bahwa suaminya tidak bersalah. 

Jolly mengambil berkas tersebut dan berusaha memberikan kepada Rizvi namun berkas tersebut diabaikan oleh Rizvi. Suatu hari Jolly bersama dengan asistennya Birbal (Rajiv Gupta) meminta kepada Dubey Ji (Brijendra Kala) perizinan membuka kantor untuk dirinya. Dubey Ji lalu meminta kepada Jolly sebanyak 2 lach. Jolly menyanggupi permintaan Dubey Ji.



Jolly memanfaatkan Hina dengan membohonginya bahwa Rizvi akan menangani kasusnya dengan bayaran 2 lach. Jolly lalu membangun kantor Mishra Law Firm dan menunjukannya kepada istri Huma Qureshi (Pushpa Pandey) dan ayahnya. Beberapa saat kemudian, Hina menghampiri Jolly dengan melampiaskan kekesalannya terhadap Jolly yang telah menipunya. 

Malam harinya, Hina melakukan bunuh diri  setelah dia merasa depresi. Keesokan harinya, Rizvi emosi kepada Jollly atas tindakannya dengan memanfaatkan Hina. Dia memukul wajah Jolly dan menganggapnya sebagai seorang pembunuh. Jolly tertekan dia dibayangi kematian Hina hingga akhirnya dia memutuskan untuk menangani kasus Hina dengan melihat bukti-bukti yang ada.



Flash back, Iqbal Kasim (Manav Kaul) yang ditahan dalam penjara diberikan izin untuk menikah dengan Hina. Kasim lalu menjalani pernikahan dengan Hina dengan kondisi tangan di borgol. Keesokan harinya saat kembali ke kantor polisi, di tengah perjalanan Inspektur Suryaveer Singh (Kumud Mishra) menembak mati Iqbal Kasim setelah itu Singh menembak kaki polisi Badhouriya yang akan pensiun sebab Badhouriya dianggap sebagai ancaman bagi Singh. 

Jolly yang menangani kasus Hina menjalani persidangan menghadapi pengacara Pramod Mathur (Annu Kapoor). Jolly meminta kepada pak hakim Sunderlal Tripathi (Shaurabh Shukla) untuk melakukan penyelidikan ulang atas Iqbal Kasim hingga terjadi perdebatan Jolly dengan Pramod sehingga sidang ditunda. 

Sidang berikutnya Jolly menanyakan Suryaveer Singh alasan menangkap Iqbal Kasim. Singh menjelaskan bahwa Iqbal Kasim adalah anggota terrorist di Kashmir. Jolly lalu menjelaskan kepada hakim bukti bahwa Suryaveer telah memanipulasi terrorist dimana terrorist sebenarnya adalah Mohammed Iqbal Qadri (Inaamuihaq).



Sebelum persidangan berikutnya, Jolly menemui ayah Hina yaitu Zahoor Siddiqui (Vinod Naqpal) untuk meminta maaf atas kejadian yang menjadi penyebab kematian Hina. Zahoor memaafkan Jolly dan menjelaskan bahwa ada anak dari Ramkumar Bhadoria datang menemuinya yang menjelaskan menjadi korban penembakan dari Singh dia tewas saat dilarikan ke rumah sakit. 

Malam harinya Jolly mendapatkan penyerangan dari orang yang tidak dikenal dengan menembak Jolly sehingga Jolly di larikan ke rumah sakit. Setelah jolly pulih, dia bersiap untuk melanjutkan persidangan dengan membawa saksi barua yaitu Baldev Bhadoria. Baldev menjelaskan kepada hakim bahwa ayahnya menjadi korban setelah dia ditembak. Kehadiran Baldev di pengadilan memicu perdebatan sengit antara Jolly dengan Mathur sehingga terjadi keributdan dalam persidangan.




Sidang berikutnya, Jolly dinyatakan menghadirkan saksi palsu sehingga dia mendapatkan ancaman lisensinya akan dicabut sebagai seorang pengacara. Dewan BAR, Rizvi memberikan waktu empat hari untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah sehingga Jolly mendapatkan kesempatan agar lisensinya tidak dicabut. Suatu ketika Jolly mendapatkan saksi baru yaitu Fahim Butt (Sunil Kumar Palwal)

Jolly lalu pergi ke Kashmir untuk bertemu dengan Fahim hanya saja polisi setempat menahannya. Jolly bertemu dengan polisi bernama Gul Mohammad yang menjelaskan bahwa Fahim berada di penjara dan dia tidak bersalah. Fahim akan diadili besok di pengadilan. Keesokan harinya, Jolly menemui Fahim saat itu Fahim berusaha dibunuh oleh orang yang tidak dikenal hingga akhirnya Gul Mohammad menyelamatkan mereka sehingga Jolly dapat membawa Fahim ke Lucknow.



Di persidangan selanjutnya, Fahim Butt menjelaskan bahwa timnya telah mengirim laporan intelijen kepada tim Inspektur Singh rincian terrorist bernama Mohammed Iqbal Quadri  yang bersembunyi di Lucknow. Satu hari sebelum pertemuan, Fahim datang ke Lucknow untuk memverifikasi apakah orang yang ditangkap adalah Iqbal Qadri atau bukan. Ketika Fahim melihat wajah Iqbal Salim suami Hina dia menyadari bahwa Iqbal Salim bukanlah Iqbal Qadri. 

Akan tetapi Inspektur Singh menekan Fahim Butt agar mengatakan Iqbal Salim adalah Iqbal Qadri. Fahim menolak dan dia kembali ke Srinagar namun dia justru dilempar ke penjara dengan tuntutan palsu dan memecatnya dari departemen. Kemudian Jolly menghadirkan Mohammed Iqbal Qadir yang kini berpura-pura menjadi pendeta dengan mengaku sebagai Ramrikshan Sarawat. Jolly lalu melontarkan berbagai pertanyaan berhubungan dengan ajaran agama hindu hingga akhirnya Iqbal terdiam.



Mohammed Iqbal Qadri akhirnya menjelaskan fakta yang sebenarnya di pengadillan bahwa dia berada di tahanan saat di Lucknow. Namun Inspektur Singh tidak menghadirkannnya di pengadilan. Iqbal Qadri menyadari bahwa Inspektur Singh akan membunuhnya. Inspektur Singh menjelaskan kepadanya bahwa dia akan dibebaskan asalkan membayarnya. Iqbal Qadri lalu membayar Inspektur Singh 5 lach.

Dimana 2,5 lach dibayar dimuka dan sisanya setelah pertemuan tersebut. Pak Hakim lalu memutuskan Inspektur Singh dinyatakan bersalah dengan melanggar pasal 201, 182, 302, 340 maka Inspektur Singh dihukum seumur hidup. Jolly pun akhirnya memenangkan persidangan dan dia berhasil membersihkan nama Iqbal Qasim sebagai tersangka. 


loading...