Jumat, 05 Mei 2017

Sinopsis Lengkap Film Paa (2009)

Paa (2009)

Rilis
4 Desember 2009
Negara
India
Bahasa
Hindi
Sutradara
R. Balki
Produser
Amitabh Bachchan, Sunil Manchanda, Mahesh Ramanathan, Abhishek Bachchan
Pemeran
Amitabh Bachchan, Vidya Balan, Abhishek Bachchan, Arundhati Nag, Paresh Rawal, Satyajit Sharma, Prateek Katare, Taruni Sachidev
Music
Ilaiyaraaja
Sinematografi
P.C. Sriram
Distributor
Reliance Bbig Pictures.



Sinopsis Paa

Auro (Amitabh Bachchan) adalah anak berusia 12 tahun yang memiliki penyakit Progeria dimana mental Auro berusia 12 tahun dan normal namun fisiknya terlihat tua. Meskipun Auro meiliki kondisi tersebut, namun Auro selalu happy dan dia hidup bahagia dengan ibunya Vidya (Vidya Balan) yang merupakan seorang dokter Gynaecologist

Suatu hari di acara King Edward VII School, pihak sekolah mengundang MP Amol Arte (Abhishek Bachchan) politisi muda untuk memberikan penghargaan siswa terbaik dan Auro terpilih menjadi pemenang. Sepulang sekolah Auro menceritakan kemenangannya kepada ibunya dan pertemuannya dengan MP. Suatu ketika Vidya menyaksikan televisi dia terkejut ternyata MP yang disebutkan oleh Auro adalah Amol Arte yang merupakan ayah kandung dari Auro.


Flash back, Vidya dan Amol Arte bertemu saat kuliah mereka saling jatuh cinta hingga Vidya mengandung anak dari Amol. Vidya meminta untuk melanjutkan hubungan mereka di pernikahan namun Amol tidak bisa mengatakan ‘iya’ karena dia ingin melanjutkan mengambil gelar MBA sebab dia ingin terjun dalam dunia politik. 

Hal ini membuat Vidya merasa kecewa dan memutuskan untuk tinggal bersama ibunya di India dan akan membesarkan anaknya. Kembali masa sekarang, Auro terus dikejar media yang berusaha mewawancarainya sehingga membuatnya marah dan membuat Auro merasa kesal kepada Amol yang menyebabkan dia dikejar oleh para Journalist

Sepulangnya dari sekolah, Auro mengirim email kepada Amol dengan mengatakan ‘I Hate You’. Keesokan harinya Auro di sekolah menerima telepon dari Amol. Amol meminta maaf kepada Auro dan berjanji tidak akan mengulangnya lagi kemudian Auro meminta kepada Amol untuk bertemu dengannya di rumah presiden.


Amol yang merupakan tokoh penting di India sibuk mengurusi permasalahan politik apalagi Amol memiliki pesaing yang berusaha menjatuhkannya yaitu Jaikirt (Satyajit Sharma) yang berusaha untuk menjatuhkannya sementara itu Auro terus menghitung hari karena dia tidak sabar bertemu dengan Amol. Namun saat tiba pertemuannya dengan Amol, Auro merasa kecewa sebab Amol tidak menepati janjinya karena kesibukannya mengurusi masalah politik. 

Suatu hari ketika Auro sedang bermain cricket dia tiba-tiba pingsan dan dilarikan  ke rumah sakit. Saat berada di rumah sakit, Vidya menunjukkan foto ayahnya kepada Auro setelah desakan ibunya. Auro yang mengetahui bahwa ayahnya adalah MP Amol dia merasa terkejut.


Suatu hari Auro menerima telepon dari Amol yang berjanji akan menemuinya dan mengajaknya untuk pergi ke rumah presiden. Tiba saatnya Auro dipertemukan dengan Amol yang menjemputnya mereka bersama-sama terbang ke New Delhi. Suatu ketika Amol dan Auro sudah berada di depan pintu gerbang kediaman presiden, Auro meminta untuk kembali ke hotel sehingga membuat Amol merasa kesal dan marah kepada Auro. 

Di hotel, Amol mengira Auro melakukan balas dendam atas tindakan yang kemarin namun Auro menjelaskan bahwa bukan untuk kemarin tetapi untuk waktu sebelum ke sebelumnya namun Amol belum menyadari yang dimaksud adalah kesalahan Amol kepada Ibunya. Auro lalu meminta kepada Amol agar menemaninya besok jalan-jalan dan berjanji akan memberitahu alasannya tidak jadi masuk ke dalam rumah presiden.


Keesokan harinya Auro menjelaskan kepada Amol megnenai keputusannya untuk tidak masuk ke dalam rumah presiden karena Auro ingin ke toilet dan dia tidak bisa menahannya sehingga membuat Amol tertawa. Auro melakukan hal ini karena dia ingin bersama dengan Amol lebih lama. 

Auro kembali lagi ke rumahnya dan suatu ketika saat dia berada di sekolah Auro mengalami sesak nafas dan dia dilarikan ke rumah sakit. Amol yang mengetahui Auro dirawat di rumah sakit pergi menjenguk Auro. Saat berada di sana dia terkejut melihat Auro bersama dengan Vidya ibunya sehingga membuat Amol terkejut. Amol pun akhirnya menyadari bahwa Auro adalah anak kandungnya. 

Vidya yang bertemu dengan Amol, merasa kesal kepada Amol yang tidak ingin bertanggun jawab saat mereka masih muda. Ayah Amol yang juga seorang politisi mencari keberadaan Amol dan saat mereka bertemu, Amol menjelaskan kepada ayahnya bahwa selama ini dia memiliki seorang anak yaitu Auro.


Auro tersadar, dia bertemu dengan Vidya dan Amol. Auro meminta agar Vidya dan Amol berdamai. Amol terus berusaha agar Vidya mau menikahinya. Suatu hari teman Auro datang menjenguk dia seorang anak perempuan yang ingin meminta maaf kepada Auro atas tindakannya dulu di sekolah. Dia memberikan kertas bergambarkan Auro dengan membentuk susunan kata ‘sorry’

Dia menjelaskan bahwa dia ingin meminta maaf sebab saat itu dia baru pertama masuk sekolah dan tiba-tiba dia terkejut bertemu dengan Auro sehingga membuatnya ketakutan. Dia menyadari telah menyakiti Auro dan dia mencoba untuk mengatakan maaf berkali-kali. Lalu dia mengatakan kepada Auro “Apakah kau tahu seberapa banyak kau menyakitiku? Auro mengertilah, orang yang terluka lebih menderita daripada orang yang sakit”. 

Vidya yang berada di sana dan juga Amol mulai menyadari kesalahan mereka setelah mendengar ucapan teman Auro. Amol dan Vidya berdamai di depan Auro lalu mereka melakukan tujuh putaran mengelilingi Auro layaknya mereka melakukan ritual pernikahan. Tidak lama kemudian Auro pun menghembuskan nafas terakhirnya yang membuat Vidya dan Amol merasa sedih. 

Baca juga: Vivah (2006)


loading...