Senin, 22 Mei 2017

Sinopsis Lengkap New York (2009)

New York (2009)

Rilis
26 Juni 2009
Negara
India
Bahasa
Hindi, Inggris
Sutradara
Kabir Khan
Produser
Aditya Chopra
Pemeran
John Abraham, Katrina Kaif, Neil Nitin Mukesh, Irrfan Khan, Samrat Chkrabarti, Nawazuddin Siddiqui, Jakir Ajmeri, Ali Quli Mirza, Aidan Wagner
Music
Pritam, Julius Packiam, Pankaj Awasthi
Sinematografi
Aseem Mishra
Distributor
Yash Raj Films.


Sinopsis New York

Di Amerika Serikat tahun 2008, FBI menangkap Omar Aijaz (Neil Nitin Mukejsh) setelah ditemukan senjata ilegal di dalam bagasi taxi. Omar yang beragama Islam diinterogiasi oleh anggota FBI yaitu Roshan (Irrfan Khan) juga seorang muslim dari India yang tinggal di Amerika Serikat 20 tahun lamanya. Omar dianggap salah satu terrorist yang telah bekerja sama dengan Sameer Sheikh (John Abraham)Omar berusaha keras menjelaskan bahwa dia bukan terrorist dia sudah tujuh tahun tidak bertemu dengan sahabatnya tersebut. 

Omar bercerita mengenai awal dia masuk kuliah di New York State University bertemu dengan Maya (Katrina Kaif) dan memperkenalkannya pada Sameer Sheikh. Mereka bertiga menjadi sahabat. Di dalam ruang investigasi Roshan menjelaskan kepada Omar beberapa tersangka terrorist yaitu Zaheer dari Pakistan, Malik dari Pakistan, Yaqub dari Bangladesh, Yaseer dari Afghanistan, dan Sameer Sheikh. Omar kembali bercerita, flash back Omar ingin mengatakan cinta kepada Maya namun saat itu tas Maya dicuri oleh orang lain, Sameer datang dan membantu mendapatkan tas tersebut.


Sameer terluka, Omar diminta oleh Maya dicarikan taxi dan saat itu Omar mendegar Maya bahwa dia mencintai Sameer sehingga membuat Omar merasa sedih. Suatu hari di kampus muncul pemberitaan mengenai pesawat menabrak gedung WTC dan para mahasiswa menyaksikan berita tersebut. Omar melihat Maya berada disisi Sameer sehingga membuat Omar kembali merasa patah hati. Sejak kejadian itu dia memutuskan untuk pindah ke Philadelphia. Sejak saat itu diak tidak tahu keberadaan Omar dan Maya.


Roshan meminta Omar untuk memata-matai Sameer dan Maya yang kini sudah menikah. Dua bulan kemudian, Omar kini menjadi bagian FBI dia dilatih cara menembak. Omar masuk ke dalam kehidupan Sameer dan Maya yang kini memiliki seorang putra. Dia tinggal di kediaman mereka. Suatu hari Sameer menemukan sebuah pistol milik Omar. Omar menjelaskan kepada Sameer bahwa untuk keamanannya.  


Suatu malam, Sameer membawa Omar bertemu dengan para tersangka terrorist dan di malam itu Omar diminta oleh Sameer membunuh rekannya yang akan membahayakan misi mereka. Omar terpaksa melakukan hal tersebut. Ketika Sameer dan Omar sedang berdua, Sameer bercerita masa lalunya.


Flash back, 10 hari setelah insiden 9/11 dia tengah perjalanan menuju Washington seketika di bandara polisi datang menangkapnya setelah dia dianggap sebagai terrorist hanya karena dia pernah memotret gedung WTC. Sameer menjelaskan bahwa itu merupakan tugas arsitektur di kampus. Akan tetapi anggota FBI tetap tidak mempercayainya dan dia siksa bersama dengan tersangka lainnya. Sameer yang kini berada dalam penjara menjadi depresi dan merasa ketakutan.


Di saat itu tahanan lainnya menjelaskan kepada Sameer jika ingin mempertahankan martabatnya ketika keluar pergilah menuju pasar di Brooklyn dan carilah gandum terbaik di New York. Setelah Sameer keluar dari penjara, Sameer disambut oleh Maya yang berusaha untuk menenangkannya. Maya dan Sameer lalu hidup bersama. Suatu hari Sameer teringat dengan ucapan tahanan tersebut. Dia memutuskan pergi ke toko roti dan berulang kali datang ke tempat tersebut. Sejak kejadian itu Sameer bertemu dengan sekelompok pria yang membuatnya menjadi terrorist.


Suatu ketika, Maya mengetahui bahwa Omar telah berbohong selama ini. Omar lalu menjelaskan bahwa dia bekerja dengan FBI untuk menyelidiki Sameer sebab Sameer adalah anggota terrorist. Maya sambil menangis dia mengetahui hal yang dilakukan oleh Sameer hanya saja dia sulit bagaimana cara agar dia dapat kembali. Omar menjelaskan kepada Maya bahwa Sameer akan melakukan aksi peledakan dan Maya akan membantunya asalkan dirinya mendapatkan jaminan dari FBI untuk keselamatan Sameer. Keesokan harinya Omar mengikuti Sameer dan anggotanya yang akan meledakkan gedung FBI. Omar mengikuti anggota lainnya yang ditugaskan di lorong bawah tanah untuk memasang bom.


Awalnya Omar tidak menyadari bahwa mereka akan meledakkan gedung FBI setelah dia mengetahui hal tersebut, dia pergi menemui Sameer menghentikan aksinya. Oma menjelaskan bahwa di gedung tersebut terdapat Maya. Seketika polisi mengepung Sameer dan menembak Sameer. Maya berlari berusaha melindungi Sameer mereka berdua terkena tembak dan meninggal. Enam bulan kemudian, Omar dan Roshan menyaksikan anak Sameer bermain softball. Kini Omar bertanggung jawab untuk merawat anak Sameer dan Maya.

Baca juga: Mary Kom (2014)


loading...