Minggu, 11 Juni 2017

Sinopsis Lengkap Film Special 26 (2013)

Special 26 (2013)

Rilis
8 Februari 2013
Negara
India
Bahasa
Hindi
Sutradara
Neeraj Pandey
Produser
Kumar Mangat, Shital Bhatia
Pemeran
Akshay Kumar, Anupam Kher, Manoj Bajpayee, Jimmy Shergill, Kajal Aggarwal, Kishor Kadam, Divya Dutta, Sadh Orhan, Vipin Sharma, Kharaj Mukherjee, Sachin Nayak, Neetu Singh, Abha Parmar, Mukesh Bhatt, Jarnail Singh, Gurpal Singh, Suraj Gupta
Music
M.M. Kreem, Surinder Sodhi, Himesh Reshammiya
Sinematografi
Bobby Singh
Distributor
Viacom 18 Motion Pictures


Sinopsis Special 26

Ajay singh (Akshay Kumar), P.K. Sharma (Anupam Kher), Joginder (Rajesh Sharma), dan Iqbal (Kishor Kadam) mengaku sebagai anggota CBI. Ditemani oleh polisi Ranveer Singh dan Shanti (Divya Dutta) menggerebek rumah pak Menteri untuk melakukan penggeledahan. Mereka berempat menyita uang pak menteri yang telah disembunyikan olehnya. 


Setelah itu Ajay dan ketiga lainnya kabur meninggalkan DelhiSementara itu Ranveer dan Shanti menjelaskan kepada Pak menteri bahwa mereka berdua telah melakukan kesalahan kecil dan menjelaskan bahwa mereka berempat adalah anggota CBI palsu. 

Beberapa hari kemudian, Ajay, Joginder dan Iqbal menuju Chandigarh menuju kediaman P.K. Sharma untuk menghadiri acara pernikahan anaknya. Beberapa hari kemudian, Ajay kembali ke Mumbai menemui pacarnya Priya (Rajesh Sharma) secara diam-diam sebab hubungan mereka ditentang oleh orang tua Priya.



Sementara itu di Delhi, Waseem Khan (Manoj Bajpayee) CBI officer menerima laporan untuk menyelidiki kasus ke empat orang yang telah mengaku sebagai anggota CBI yang telah merampok kediaman Pak Menteri. Waseem menemui Ranveer seorang polisi yang telah menganggap Ranveer telah bekerja sama dengan Ajay dengan lainnya. 

Ranveer menampik hal itu dia menjelaskan bahwa dia juga tertipu. Waseem bersama dengan Ranveer dan polisi lainnya menuju kediaman Pak menteri untuk dimintai keterangan. Sementara itu Ajay dan ketiga rekannya memulai aksinya kembali Pasar Bada dengan target pedagang Aggarwal. Mereka mengaku dari pihak pajak penghasilan. Ajay dan rekannya menyita sejumlah uang setelah itu mereka pergi. 

Waseem mengetahui kejadian tersebut dan meminta agar berita tersebut dimuat di surat kabar. Beberapa hari kemudian P.K. Sharma diintai oleh pihak polisi dengan mengaku bekerja sebagai teknisi telepon dan pihak polisi menyambungkan ke bagian nomor telepon polisi agar pembicaraan P.K. Sharma dapat disadap.




Sementara itu Ajay bertemu dengan Priya yang berusaha mengajak Ajay untuk kabur namun Ajay belum dapat memenuhinya sebab dia akan melakukan misi berikutnya. Ajay menghubungi P.K. Sharma untuk melanjutkan untuk bertemu hal ini disadap oleh pihak polisi. Sehingga Waseem untuk mengikuti P.K. Sharma dan juga Ajay. 

Beberapa hari kemudian Waseem menerima laporan dari anak buahnya bahwa Ajay telah menginap di Hotel Sea castle sejak kemarin dengan memakai nama A.K Wardhan dengan menuliskan alamat di Trivandrum dalam daftar tamu dan telah memeriksanya tetapi alamat itu palsu. Pagi hari dia meninggalkan hotel menuju Jhari Mandi tempat yang sangat terkenal untuk pemalsuan. 

Dari sana dia pergi ke agen pemesanan iklan local di Bandra untuk diterbitkan besok yaitu pencarian 50 lulusan terbaik untuk posisi petugas inteligen dan keamanan untuk melakukan wawancara dengan membawa biodata, sertifikat, foto ukuran passport di hotel Sea Castle.



Sementara itu Ajay bersama dengan ketiga rekannya rencana pencurian terakhir mereka yaitu  Toko perhiasan Bhuvan Das Singhania gedung pertunjukan Opera. Keesokan harinya mereka melakukan penyeleksian palsu untuk mencari kandidat anggota CBI sebanyak 50 orang dan diantara 50 orang tersebut terdapat dua orang polisi yang terpilih sebagai mata-mata. 

Malam harinya Waseem menemui P.K. Sharma untuk meminta keterangan darinya dan Waseem mendapatkan informasi bahwa mereka akan melakukan aksi pencurian di Bhuvan Das Snghania. Selain itu Waseem mendapatkan informasi bahwa Ajay pernah mendaftarkan diri sebagai anggota CBI namun dia gagal. 

Setelah menemui Sharma, Waseem menemui Ajay di bar Waseem berusaha mengajak Ajay bicara dan menanyakan pekerjaan yang dia geluti. Ketika Ajay hendak pergi, Waseem memanggil Ajay bahwa uangnya telah jatuh. Ajay mengambil uang tersebut lalu pergi.




Waseem menemui pemilik Bhuvan Das Snghania yaitu Bagandaas bahwa toko perhiasannya akan dijarah sekitar pukul 3 sore sekitar 30 orang akan datang dengan menyamar sebagai anggota CBI. Waseem lalu memberitahukan kepada Magandas untuk memindahkan semua perhiasannya ke tempat yang paling dekat. 

Bagandaas menjelaskan bahwa tempat paling dekat adalah bengkelnya dengan jarak tempuh 20 menit. Waseem untuk segera membawanya sebab anggota CBI palsu akan datang 30 menit lagi. Di saat itu Magandas bertanya kepada Waseem mengapa tidak langsung menangkapnya. 

Waseem menjawab mereka butuh bukti. Magandas dibantu oleh pihak polisi bergerak memindahkan seluruh perhiasan di bengeklnya. Tidak lama kemudian, Bus pengangkut anggota CBI palsu tiba tetapi mereka masih menunggu di dalam Bus.






Sementara di tempat lain di bengkel Magandas, Ajay dan ketiga rekannya menjarah seluruh harta Magandas. Setelah itu mereka pergi. Waseem yang berada di tokoh perhiasan Magandas bahwa seluruh harta yang ada di bengkel Magandas telah dirampok sehingga Waseem merasa telah terperangkap oleh aksi yang dilakukan oleh Ajay. 

Waseem pun menyadari bahwa Ranveer adalah mata-mata dari Ajay yang mengaku sebagai polisi. Setelah perampokan tersebut Ajay menuju Bandara internasional India untuk menemui Priya setelah mereka berjanji untuk hidup bersama. Beberapa hari kemudian, Waseem menerima uang 100 rupee dari petugas kantor pos. 

Kiriman uang tersebut berasal dari Ajay. Selain itu Waseem juga menerima surat dari Ajay yang berisikan bahwa dia ingin mengembalikannya sendiri namun dia tidak berdaya. Uang hasil jeri payah Waseem tidak berguna bagi  Ajay.


loading...