Jumat, 25 Agustus 2017

Sinopsis Lengkap Film Dedh Ishqiya (2014)

Dedh Ishqiya (2014)

Rilis
10 Januari 2014
Negara
India
Bahasa
Hindi
Sutradara
Abhishek Chaubey
Produser
Vishal Bhardwaj, Raman Maroo
Pemeran
Naseeruddin Shah, Madhuri Dixit, Arshad Warsi, Huma Qureshi, Manoj Pahwa, Vijay Raaz, Salman Shahid, Bhuvan Arora, Ravi Goosaina
Music
Vishal Bhardwaj
Sinematografi
Setu
Distributor
Shemaroo Entertainment


Sinopsis Dedh Ishqiya

Khalujaan (Naseeruddin Shah) dan keponakannya yaitu Babban (Arshad Warsi) merupakan pencuri duo bergaya sebagai seorang nawab dan petugasnya dan mereka melarikan diri dengan membawa kalung berharga dari sebuah toko perhiasan.



Dalam pengejaran polisi, mereka berpisah dimana Babban lolos sementara Khalujaan terluka. Beberapa bulan kemudian Babban melacak Khalujaan yang sekali lagi berpura-pura menjadi seorang nawab dan kali ini di sebuah kontes puisi. Mushaira (kumpulan penyair) ini diselenggarakan Begum Para (Madhuri Dixit).

Pemenang kontes puisi tersebut akan memenangkan Begum janda sebagai mempelai wanitanya dan menjadi nawab Majidabad. Babban melacak Khalujaan pada malam kontes. Seoragn gangster MLA lokal Jaan Mohammed (Vijay Raaz) yang membuat penyair nawab Italwi (Manoj Pahwa) menulis puisi untuknya untuk diundang di kontes.



Kontes berlangsung, Khalujaan menginginkan Begum Para dihatinya sementara Babban jatuh cinta kepada pembantunya yaitu Muniya (Huma Qureshi). Khalujaan berusaha mengesankan Begum dengan memberinya kalung berharga yang telah dia curi sebelumnya namun di akhir terakhir Begum menyatakan Jaan merupakan pemenangnya.

Begum menyatakan bahwa dia akan menikahinya dan Jaan akan menjadi nawab baru di Majidabad. Khalujaan memutuskan untuk menggunakan pistol dengan mendekati Begum namun Begum bergegas pergi dengan todongan senjata oleh seorang pria bertopeng.



Khalujaan mengejar mereka dan menghalangi jalan mereka namun dia akhirnya mengetahui bahwa pria bertopeng tersebut tidak lain adalah Babban. ternyata Begum telah merencanakan penculikannya sendiri untuk dapat memeras uang dari nawab yang terpilih yaitu Jaan.

Hingga pada akhirnya terungkap bahwa Begum hanyalah seorang gadis penari yang telah membuat nawab paruh baya menikahinya hanya untuk menemukan bahwa nawab sebenarnya merupakan orang miskin yang mendukung cara hidupnya yang mewah dengan menjual warisan properti dan perhiasan.



Dia juga mengabaikan istrinya yang mengembangkan hubungan intim dengan pembantunya yaitu Muniya. Pada saat nawab meninggal dia telah bangkrut dan bahkan istanya telah digadaikan kepada pemberi pinjaman. Setelah kematiannya Begum tidak punya uang telah mendekati Jaan seorang pria kaya setempat yang tergila-gila padanya dan ingin menikahinya.

Jaan menginginkan gelar dan status menjadi nawab Majidabad. Namun Jaan merupakan orang terlahir dari kasta rendah dan perilaku yang tidak berbudaya mantan preman jalanan berubah menjadi pebisnis lalu menjadi politisi yang bahkan mempekerjakan sekelompok preman untuk mempromosikan kepentingan bisnis dan politiknya.



Gagasan menikahi pria seperti itu merupakan penolakan Begum, yang tetap menyayangi pembantu pelayannya. Hal itu juga tidak dapat diterima secara sosial begitulah Begum menceritakan kepada Jaan Mohammad. Jaan -lah yang datang dengan gagasan mengadakan kontes. Kelahiran dan pembiakan orang yang memenangkan kontes tidak relevan dimana Begum dapat mengatakan bahwa dia tidak punya pilihan kecuali menikahi pemenangnya.

Dengan demikian Mushiara itu sendiri merupakan tipuan yang rumit  dimana almarhum nawab tidak pernah menetapkan bahwa jandanya harus menikahi orang lain apalagi pemenangnya dikenali sebagai nawab Majidabad. Begitulah gagasan dari Begum, tujuannya untuk menjerat seorang pria kaya dan menikahinya.



Begum tidak ingin menikahi Jaan namun dia menginginkan uangnya sebab dia merencanakan penculikan untuk mendapatkan uang tebusan dari Jaan. Dia memperkerjakan Babban bertindak sebagai penculik dan memeras untuk tebusan yang kuat dari Jaan yang diharapkan akan membayar karena jika tidak dia tidak akan pernah memenuhi impiannya menjadi seorang nawab.

Babban menghubungi Jaan yang ternyata telah mengetahui rencana dari Begum untuk membawa tebusan sebesar 100 juta rupee ke stasiun kereta. Begum bersama pembantunya dan Babban serta Khalujaan sampai ke stasiun untuk mengambil uang namun mereka dikelilingi oleh anak buah Jaan.



Nawab Italwi tiba dengan sebuah angkutan polisi dan mulai menembak. Begum dan Muniya melarikan diri dari situasi meninggalkan Babban dan Khalujaan untuk ditangkap. Dua bulan kemudian, Babban dan Khalujaan mendapat jaminan dan pada saat mereka meninggalkan penjara mereka diberi surat dari Begum dan Muniya.

Berisikan ucapan terima kasih dari para wanita yang memberitahu bahwa mereka telah menjual kalung yang tidak ternilai harganya dan menggunakan hasilnya untuk membeli rumah dan tinggal di kota yang jauh.


Khalujaan dan Babban sekarang berada pada situasi yang sama dimana mereka berada di awal semua kekejaman tersebut. Film berakhir dimana mereka berdua sekali lagi dikelilingi oleh Mushtaq (Salman Shahid) dan para gengnya yang gaduh.



loading...