Minggu, 27 Agustus 2017

Sinopsis Lengkap Film Lakshya (2004)

Lakshya (2004)

Rilis
18 Juni 2004
Negara
India
Bahasa
Hindi
Sutradara
Farhan Akhtar
Produser
Ritesh Sidhwani
Pemeran
Amitabh Bachchan, Hrithik Roshan, Om Puri, Sharad Kapoor, Amrish Puri, Preity Zinta, Sushant Singh, Boman Irani, Raj Zutshi, Lilette Dubey, Parmeet Sethi, Nawab Shah, Vishal Vijay, Aditya Srivastav, Vipul Gupta, Aarav Chowdhary, Kushal Punjabi, Amit Behl, Prashant Chainani, Ranvir Shorey, Abir Goswami, Abhimanyu Singh, Shakeel Khan, Surendra Pal, Ashok Kumar, M K Raina
Music
Shankar-Ehsaan-Loy
Sinematografi
Christopher Popp
Distributor
Excel Entertainment.

Sinopsis Lakhsya

Karan Shergill (Hrithik Roshan) merupakan pemuda dari Delhi yang tidak mempunyai masa depan. Ayahnya (Boman Irani) pengusaha dan saudaranya sukses yang tinggal di Amerika. pacarnya Romi (Preity Zinta) seorang aktivis mahasiswa dan reporter yang mengatakan kepada Kara bahwa dia perlu menemukan sebuah tujuan dalam kehidupan.



Ketika seorang teman mengumumkan dia akan bergabung dengan angkatan darat India dan Karan juga berlaku untuk akademi militer India terlepas dari perbedaan pendapat orang tuanya. Karan terpilih ke IMA namun dia tidak disiplin dan tidak terpakai untuk hidup di sana. Karan terus menerima hukuman dari tim pelatihan.



Merasa kesal, Karan melarikan diri dari akademi yang menyebabkan Romi putus dengan Karan. Karan akhirnya menyadari situasi dan membuat keputusan dengan kembali ke IMA dan menerima hukuman. Karan menjadi kadet yang disiplin pada akhirnya menjadi anggota angkatan darat India.



Karan diposkan ke batalyon 3 resimen Punjab yang dipimpin Kolonel Sunil Damle (Amitabh Bachchan). Batalyon tersebut ditempatkan di Kargil, Jammu dan Kashmir. Karang pulang setelah mendapatkan cuti dan mengetahui bahwa Romi sudah bertunangan.



Karan dipanggil untuk kembali bertugas setelah terjadi perpecahan di Kargil.  Sementara itu Romi ditempatkan di Kargil sebagai koresponden perang dimana dia bertemu dengan Karan  yang telah berubah. Karan kembali dan melaporkan ke batalyon yang mana dia dpromosikan menjadi pangkat captain.



CO-nya mengungkapkan bahwa sejumlah penyusup telah melewati garis kontrol dari Pakistan dan saat ini menempati serangkaian puncak gunung di sisi India di perbatasan. Batalyon tersebut ditugaskan untuk mengamankan point 5179 titik penting yang mendominasi jalur pasokan utama tentara National Highway 1D.



Sisi utara gungung berada di sisi Pakistani, sisi barat tebing batu setinggi 1000 kaki dan sisi selatan tanah kosong sejauh 3 km yang lapang. Karena itu batalion memutuskan utnuk menyerang dari sisi timur gunung. Bagian pertama serangan yang dilakukan berhasil.



Batalion menghancurkan screening units musuh oleh Karan karena keberaniannya menyelamatkan nyawa petugas lainnya. Romi memutuskan pertunangannya dan berusaha untuk memperbarui hubungannya dengan Karan di tengah perang. Pada tahap kedua, serangan batalyon menyerang puncak gunung namun gagal karena strategis dan persenjataan berat yang dimiliki orang Pakistan.



Brigadir Puri (Amrish Puri) memanggil Kolonel Damon dan memberinya wkatu 48 jam untuk mencapai puncak. Setelah jangka waktu tersebut tanggung jawab untuk poin 5179 akan diberikan ke batalyon lain. Kolonel Damle memerintahkan sekelompok 12 perwira dan tentara termasuk Karan untuk mengukur tebing batu setinggi 1000 kaki di sisi barat gunung dan menyerbu markas musuh. Mereka akan diberikan dukungan artileri dari sisi timur.



Karan lalu menyadari bahwa dia akhirnya menemukan tujuannya. Unit ini menuju misi mereka dan saat bergerak melalaui lapangan rumput menuju tebing batu, mereka mendapat kecaman. Unit tersebut menemukan sebuah unit mortir Pakistan di lapangan dan menghancurkannya namun kehilangan komandan mereka dan sejumlah tentara lainnya.



Radio tim juga hancur sehingga mereka tidak dapat berkomunikasi dengna markas besar batalyon. Dari 112 tersisa hanya 6 dan mereka memutuskan untuk melanjutkan misinya. Mereka berhasil menaiki tebing dan menyerang posisi Pakistan pada malam hari. Serangan mereka berhasil meskipun Karan terluka dan tim tersebut kehilangan lebih dari 3 orang.


Keesokan paginya Karan tertatih-tatih ke puncak dimana dia menancapkan bendera India dan menyalakan suar untuk memberi isyarat kepada Kolonel Damle bahwa mereka berhasil mencapai puncaknya. Film berakhir dengan Karan meninggalkan rumah sakit militer dan bersatu kembali dengan orang tuanya dan juga Romi. 



loading...