Rabu, 16 Agustus 2017

Sinopsis Lengkap Film Toilet Ek Prem Katha (2017)

Toilet Ek Prem Katha (2017)

Rilis
11 Agustus 2017
Negara
India
Bahasa
Hindi
Sutradara
Shree Narayan Singh
Produser
Shital Bhatia, Aruna Bhatia, Arjun N. Kapoor, Prernaa Arora, Hitesh Thakkar
Pemeran
Akshay Kumar, Bhumi Pednekar, Anupam Kher, Divyendu Sharma, Sudhir Pandey, Rajesh Sharma, Sachin Khedekar, Shubha Khote, Sana Khan
Music
Manas-Shikhar, Vickey Prasad, Sachet-Parampara
Sinematografi
Anshuman Mahaley
Distributor
Viacom 18 Motion Pictures.

Sinopsis Toilet Ek Prem Katha

Film dimulai di sebuah desa dimana sekelompok wanita yang pergi ke ladang jauh dari desa pada dini hari hanya untuk buang air besar di tempat terbuka di balik semak-semak. Seorang pria bernama Keshav (Akshay Kumar) harus menikahi seekor kerbau hitam.



Hal ini disebabkan ayah Keshav (Panditji) merupakan seorang brahmana hindu yang sangat religius dan takhayul dan ayahnya percaya bahwa pernikahan anaknya dengan seekor kerbau hitam akan membantu memperbaiki nasib dari Keshav.



Suatu ketika Keshav bertemu dengan wanita bernama Jaya (Bhumi Pednekar) dan dia jatuh cinta kepada Jaya namun ayah Keshav berpandangan lain bahwa horoskop Keshav hanya boleh menikahi seorang gadis yang mempunyai dua jempol di salah satu tangannya. Jaya yang tidak bisa memenuhi persyaratan ini,  Keshav mendapat jempol buatan dan memberikannya kepada Jaya lalu memakaikannya cincin di ibu jari Jaya.



Ayah Keshav yang tidak merasa curiga setuju untuk menikahi mereka. Suatu ketika di pagi hari di rumah Keshav, Jaya enggan untuk pergi ke ladang untuk buang air besar namun kembali gelisah tanpa buang air besar dan mengeluh mengenai hal tersebut kepada Keshav.



Keshav mengeluh dan berulang kali berusaha untuk meyakinkan Jaya untuk melepaskan sikap keras kepala untuk membutuhkan toilet namun Jaya tetap teguh.  Keshav membuat beberapa penyesuaian sementara waktu untuk memecahkan masalah tanpa benar-benar membangun toilet dirumahnya.



Namun setelah beberapa saat Jaya mersa frustrasi dan memutuskan untuk tinggal di rumah orang tuanya. Setelah usaha sia-sia untuk meyakinkan penduduk desa membangun toilet di desa tersebut, Keshav dibantu Jaya menghubungi otoritas pengawas yang bersangkutan dan memulai untuk pembangunan toilet di halapan depan rumahnya.



Pada saat konstruksi selesai, ayah Keshav mengatur untuk menghancurkan toilet sementara Keshav masih tertidur. namun Keshav bangun sebelum toilet benar-benar hancur dan dia melindungi toilet tersebut dari pembongkaran total.



Jaya kini sekarang mengajukan perceraian di pengadilan setempat sebab tidak tersedianya toilet di rumah Keshav sebagai alasan untuk bercerai. Karena dianggap aneh, kasus perceraian ini mendapat banyak perhatian media.



Politisi dan departement kepemerintahan yang peduli bersiap mempercepat proses untuk pembangunan toilet di desa tempat Keshav tinggal. Namun ayah Keshav tetap teguh pada keputusannya untuk tidak mempunyai toilet di rumahnya hingga suatu ketika ibunya hendak pergi keluar untuk buang air besar.



Namun dia jatuh di ambang pintu hingga melukai pinggulnya dan menangis dengan keras alhasil dia tidak mungkin berjalan menujuh ke ladang untuk membuang air besar dan dia harus menggunakan toilet yang yang telah dibangun Keshav di halapan depan rumah mereka.



Setelah banyak keengganan ayah Keshav membantu ibuya menuju toilet. Ayah Keshav akhirnya menyadari bahwa toilet memang merupakan persyaratan penting dalam rumah tangga. Pada hari persidangan kasus percerain Keshav dan Jaya, hakim mendapatkan informasi penting mengenai pemberitahuan resmi dari kantor kepala menteri yang meminta hakim agar tidak mengabulkan perceraian mereka.


Hal ini disebabkan pembangunan toilet di desa mereka akan dimulai di hari berikutnya. Pasangan tersebut keluar bersama dengan gembira dan ayah Keshav meminta maaf kepada Jaya sebab sikap keras kepalanya. Pada akhirnya penduduk desa antri untuk menggunakan toilet di luar desa mereka sementara pembangunan toilet di seluruh desa terus berjalan lancar.


loading...