Sabtu, 23 September 2017

Sinopsis Lengkap Film Badmaash Company (2010)

Badmaash Company (2010)

Rilis
12 Mei 2010
Negara
India
Bahasa
Hindi
Sutradara
Parmeet Sethi
Produser
Aditya Chopra
Pemeran
Shahid Kapoor, Anushka Sharma, Pavan Malhotra, Anupam Kher, Meiyang Chang, Jameel Khan, Kiran Juneja
Music
Pritam, Julius Packiam
Sinematografi
Sanjay Kapoor
Distributor
Yash Raj Films.


Sinopsis Badmaash Company

Pada tahun 1994 di Bombay, tiga anak muda yaitu Karan (Shahid Kapoor), Chandu (Vir Das), dan Zing (Meiyang Chang) pergi ke Bangkok, Thailand dimana mereka bertemu dengan Bulbul (Anushka Sharma) dan mereka memulai bisnis. Karan akhirnya jatuh hati kepada Bulbul.


Karan menjelaskan kepadanya bahwa dia ingin memulai bisnis sendiri namun ayahnya ingin dia belajar MBA. Di sisi lain Bulbul mengaku ingin menjadi super model dan menyarankan Karan bahwa dia tidak memerlukan sejumlah uang besar untuk memulai sebuah bisnis. Kembali ke India, ayah Karan mengalami serangan jantung.

Ibu Karan menggadaikan perhiasannya untuk mengatur sejumlah uang untuk fasilitas yang lebih baik. Hal ini menyebabkan Karan patah hati dan dia segera memutuskan menjadi kaya dengan cara apapun dengan memutuskan memulai usaha sendiri bersama dengan teman-temannya.



Dia menjelaskan ide untuk menyelundupkan sepatu Reebok ke India tanpa biaya khusus. Untuk itu mereka harus memisahkan sepatu kiri dan kanan menjadi dua bagian dimana sepatu kiri di Calcutta dan sepatu kanan di Madras. Di kedua tempat tersebut, pembeli akan menolak menerima kiriman tersebut  maka seluruhnya akan disita.

Kiriman yang disita kemudian akan dilelang dimana Chandu berada di Calcutta dan Karan di Madras akan membeli seluruhnya dengan berpura-pura menjadi dealer bekas. Begitu sepatu kanan berpasangan dengan sepatu kiri komplit, produk tersebut menjadi nilai penuh yang bisa dijual dengan keuntungan besar. 



Mereka menanamkan usaha mereka dan melanjutkan untuk menghasilkan banyak uang. Ketika Karan tertangkap oleh ayahnya yang tidak menginginkan uang haram tersebut, dia menjelaskan situasinya termasuk fakta bahwa dia berbisnis dengan seorang penyelundup. Akibatnya, dia terpaksa meninggalkan rumah dan mulai tinggal bersama dengan Bulbul.

Setelah pemerintah di India memutuskan mengurangi bea masuk barang asing, teman-temannya memutuskan pergi ke Amerika. Mereka mendapat bantuan dari paman Malhotra. Mereka melakukan bisnis yang sama di Amerika seperti di India yang baru saja mereka mengimpor sarung tangan kulit.



Dalam waktu singkat, kelompok ini menjadi sangat kaya  dan mulai hidup secara mewah. Polisi mulai mencurigai Karan dan timnya sebab mereka mengubah bisnis mereka. Sebagai gantinya salah satu teman menghabiskan rumah mewah seharga 100 ribu dolar dengan mengambil pinjaman dari bank.

Kemudian rumah tersebut akan dijual ke teman lain dan lagi teman tersebut akan mengambil pinjaman dari bank yang sama, dan mengulangi siklus tersebut. Karena harta milik orang yang tidak dapat mengembalikan pinjaman tersebut digunakan untuk disita oleh bank salah satu dari mereka akan menyatakan dirinya bangkrut dan rumah tersebut disita dengan nilai sebenarnya yaitu seratus juta dolar.



Namun perusahaan tersebut telah memperoleh keuntungan dua ratus ribu dolar. Akan tetapi Karan menjadi terlalu serakah dan kelompoknya mulai berantakan. Karan dan Zing berdebat. Bulbul pergi karena merasa patah hati terhadap Karan dan Chandu menikah dan keluar dari perusahaan untuk memulai sebuah toko video.

Karan mengunjungi India dan diam-diam menghadiri sebuah acara dimana ayahnya dihormati selama bertahun-tahun mengabdi kepada perusahaannya. Setelah melihat ini dia menyadari kesalahannya. 
Sekembalinya ke Amerika, dia ditangkap dan dipenjara selama enam bulan lamanya. 



Karan mulai bekerja dengan pamannya. Suatu ketika dia bertemu dengan Bulbul yang hamil. Di kantor Paman Jazz, Karan mendapatkan bahwa seluruh kiriman pakaian impor pamannya ditolak.  Berita tersebut sampai ke pasar saham sebab pangsa saham Jazz turun menjadi 30%. 

Karan melihat sebuah kesempatan dan memikirkan gagasan brilian lainnya dan Karan kembali bersatu dengan Zing, Chandu dan keluarganya untuk memulai usaha baru lainnya. Kali ini dia membuat customer Jazz percaya bahwa perusahaannya menawarkan jeni kemeja baru di pasaran yang mengubah warnanya setiap kali dicuci. Pelanggan mereka memesan sebanyak 5000 pieces sebagai percobaan dan masyarakat mulai menyukai pakaian ini.


Karan mendapat pesanan lain dengan jumlah kemeja yang jauh lebih besar. Saham perusahaan Jazz meroket saat masyarakat benar-benar membeli kemeja dengan harga tinggi sehingga bisa memulihkan pasa saham milik paman Jazz. Hal ini menjadikan perusahaan semakin berkembang dan membuat ayahnya bangga dan Karan akhirnya puas dengan hidupnya. 


loading...