Minggu, 08 Oktober 2017

Sinopsis Lengkap Film Black and White (2008)

Black and White (2008)

Rilis
7 Maret 2008
Negara
India
Bahasa
Hindi
Sutradara
Subhash Ghai
Produser
Mukta Ghai, Rahul Puri, Raju Farooqui, Subhash Ghai
Pemeran
Anil Kapoor, Shefali Shah, Anurag Sinha, Aditi Sharma
Music
Sukhwinder Singh
Sinematografi
Somak Mukherjee
Distributor
Mukta Arts. 

Sinopsis Black and White


Film Black and white merupakan film bollywood tahun 2008 yang disutradarai sekaligus diproduseri oleh Subhash Ghai. Film ini diperankan oleh Anil Kapoor, Shefali Chhaya, Anurag Sinha dan Aditi Sharma. Film Black and White mengeksplorasi kehidupan seorang pembom bunuh diri Afghanistan yang telah dikirim untuk upaya melakukan tindakan sebuah misi di hari kemerdekaan India. Setelah film Black and White dirilis, film ini mendapatkan banyak kritikan positif.


Seorang pria bernama Rajan Mathur (Anil Kapoor) merupakan seorang profesor Urdu yang menetap di Chandni Chowk yang berada di district kota New Delhi bersama dengan istrinya bernama Roma Mathur (Shefali Shah) yang berprofesi sebagai seorang aktivis sosial dan feminis. Rajan Mathur dan Roma Mathur memiliki anak perempuan.


Profesor Rajan Mathur bertemu dengan Numair Qazi (Anurag Sinha) yang memberitahukan Rajan Mathur bahwa dia merupakan seorang korban kerusuhan komunal yang terjadi di Gujarat. Dia sebenarnya merupakan seorang pembom bunuh diri dari sebuah kelompok yang fundamentalis yang telah diperintahkan untuk dapat membuat sebuah ledakan di dekat Benteng Merah selama perayaan hari kemerdekaan berlangsung.


Numair Qazi mampu memenangkan kepercayaan dari Rajan Mathur dan juga istrinya. Sambil membantu Numair Qazi untuk mendapatkan tiket masuk dalam perayaan di Red Fort, profesor Rajan Mathur mengenalkan Numair Qazi kepada orang-orang yang hidupnya harmonis di daerah Chandni Chowk tanpa memperdulikan siapa sebenarnya Numair Qazi.



Hingga pada akhirnya Numair Qazi tidak lagi merasa yakin apakah dirinya harus melaksanakan perintah dari atasannya atau tidak. Walaupun Numair merupakan seorang fundamentalis yang telah mengakar, namun Numair melihat area tersebut penuh dengan warna dan juga penuh rasa kasih tidak ada hanya Black and White. Meskipun demikian Numair Qazi terus melangkah untuk mencapai misinya.


loading...