Kamis, 09 November 2017

Sinopsis Lengkap Film Gangs Of Wasseypur (2012)

Gangs Of Wasseypur (2012)

Rilis
22 Juni 2012
Negara
India
Bahasa
Hindi
Sutradara
Anurag Kashyap
Produser
Anurag Kashyap, Atul Shukla, Sunil Bohra
Pemeran
Manoj Bajpayee, Pankaj Tripathi, Richa Chadda, Nawazuddin Siddiqui, Tigmanshu Dhulia, Piyush Mishra, Satya Anand, Jameel Khan, Huma Qureshi, Jaideep Ahlawat, Reema Sen, Vineet Kumar, Shankar, Vipin Sharma
Music
Sneha Khanwalkat, G.V. Prakash Kumar
Sinematografi
Rajeev Ravi
Distributor
Viacom 18 Motion Pictures

Sinopsis Gangs Of Wasseypur (2012)

Sekelompok pria bersenjata merangsek ke sebuah rumah di Wasseypur. Mereka mengelilingi rumah tersebut dan melepaskan peluru dan granat dengan maksud membunuh keluarga di rumah tersebut. Setelah menyerang rumah tersebut, mereka bergegas pergi setelah merasa yakin telah membunuh semua orang yang berada di rumah tersebut.


Pemimpin geng lalu menghubungi atasannya melaporkan bahwa keluarga dari Faisal Khan telah berhasil dibunuh namun dia tidak menyadari bahwa Faisal dan keluarga lainnya masih hidup. Ketika dalam perjalanan pulang, mereka terkejut dengan adanya pos pemeriksaan polisi yang menghalangi rute perjalanan mereka. Sehingga pemimpin geng melakukan baku tembak.

Setelah itu adegan berlanjut ke scene berikutnya mengenai pengenalan Wasseypur dan Dhanbad. Selama Inggris menguasai India, Wasseypur dan Dhanbad berpisah dimana Dhanbad menjadi bagian dari Bengal. Setelah India merdeka di tahun 1947, Dhanbad menyatu ke wilayah Bihar tahun 1956 dan Wasseypur menjAdi bagian dari Dhanbad dan sekarang Dhanbad berada di dalam Jharkandh pada tahun 2000.


Secara historis desa tersebut, Selama pemerintahan kolonial Inggris, Inggris telah memanfaatkan lahan pertanian Dhanbad untuk batubara. Kawasan tersebut merupakan sarang dari Sultana Qureshi yang merampok kereta api Inggris di malam hari dengan demikian dia memegang nilai patriotisme untuk penduduk setempat.

tahun 1940, Shahid Khan (Jaideep Ahlawat) seorang Pathan mengambil keuntungan misteri dari Sultana Qureshi dengan meniru identitasnya untuk merampok kereta Inggris. Pihak Qureshi akhirnya menemukan Shahid dan memerintahkan mengusir Shahid Khan dan keluarganya dari Wasseypur. Mereka lalu tinggal di Dhanbad dan Shahid mulai bekerja sebagai buruh di tambang batu bara.


Shahid bahkan tidak bisa berada di sisi istrinya selama melakukan persalinan dan bahkan istrinya meninggal dunia. Shahid yang marah membunuh pengurus batu bara yang telah melarangnya pergi pada hari itu. Di tahun 1947, India merdeka dan tambang batu bara Inggris dijual ke industrial India.

Ramadhir Singh (Tigmanshu Dhulia) menerima beberapa tambang batu bara di wilayah Dhanbad. Ramadhir menyewa Shahid sebagai pengawas baru tambang batu bara di wilayah Dhanbad. Shahid meneror penduduk setempat untuk merebut tanah mereka. Pada suatu hari, hujan turun Ramadhir Singh mendengar ambisi dari Shahid untuk mengambil alih tambang batu bara.


Singh membuat trik dengan  mengirim Shahid pergi ke Varanasi untuk urusan bisnis namun malah dia dibunuh oleh seorang pembunuh yaitu Yadav. Sepupu dari Shahid yaitu Nasir, melarikan diri dengan membawa putra Shahid. Di bawah asuh Nasir, Sardar tumbuh bersama dengan putra Nasir bernama Asgar (Jameel Khan).

Sardar mengetahui kebenaran mengenai kematian ayahnya dan dia mencukur kepalanya dan bersumpah untuk tidak menumbuhkan rambutnya sampai dia membalas dendam terhadap pembunuh ayahnya.


Awal dan pertengahan 1970an, tambang batu bara dinasionalisasi. Sardar (Manoj Bajpai) tumbuh dewasa dan kerabatnya mulai membajak batubara milik Ramadhir. Ramadhir lalu mencurigai S.P. Sinha yang merupakan seorang Coal India official yang merupakan berada di balik pembajakan. Dia lalu membunuhnya.

Setelah pembunuhan terhadap Sinha, reputasi Ramadhir mengenai kekejamannya tumbuh dan dia ditakuti di Dhanbad. Sardar menikah dengan Nagna Khatoon (Richa Chadda). Suatu ketika, Khaton yang sedang hamil menemui Sardar dan seorang pelacur yang sedang berada di dalam rumah dan dia mengusirnya.


Kemudian Nagma melahirkan seorang anak dan setelahnya Nagma hamil lagi. Karena tidak dapat berhubungan seksual dengan Nagma yang sedang hamil, Sardar menjelaskan kepada sahabatnya bahwa dia frustrasi dengan masalah seksualnya.

Saat makan malam, Nagma memberikan persetujuan terhadap Sardar untuk tidur bersama dengan wanita lain dengan syarat Sardar tidak boleh membawa mereka ke rumah ataupun mencemarkan nama keluarga mereka.


Sardar, Asgar dan Nasir mulai bekerja dengan putra dari Ramadhir Singh yaitu J.P. Singh (Satya Anand). Mereka bertiga menyalahgunakan pekerjaan mereka dengan menjual bensin perusahaan ke pasar gelap secara diam-diam. Setelah itu, mereka merampok pompa bensin dan sebuah train bogey milik dari keluarga Singh.

Mereka lalu merebut tanah Singh sehingga memaksa kedua keluarga melakukan pembicaraan. Pertemuan tersebut berakhir dengan perkelahian, Ramadhir menyadari Sardar merupakan putra dari Shahid Khan yang dia bunuh di tahun 1940an. Sardar dan Asghar djebloskan dalam penjara setelah menyerang J.P. Singh di dalam pertemuan tersebut. 


Di tahun 1980, Sardar dan Asghar melarikan diri dari penjara. Ketika Sardar bersembunyi di Wasseypur dia menikahi Durga (Reema Sen) wanita Bengali. Asghar memberitahu Nagma bahwa Sardar telah menikah lagi hal ini membuat Nagma tidak berdaya.

Sementara itu, Wasseypur telah menyatu dengan Dhanbad dan klan Qureshi terus meneror kaum muslim non-Qureshi yang kemudian penduduk setempat mendekati Sardar meminta bantuan sebab Sardar terkenal telah berdiri sejajar dengan Ramadhir. Selama Muah harram, baik itu Sunni maupun Syiah maupun klan Qureshi berkabung.


Sardar lalu memanfaatkan hal tersebut untuk melancarkan serangan bom di berbagai toko maupun rumah Qureshi. Sardar reputasinya tumbuh setelah kabar menyebar mengenai serangannya tersebut.
Sardar kembali ke rumah Nagma dan Nagma kembali hamil lagi. Sardar berusaha untuk memulai hubungan seksual dengan Nagma tetapi Nagma menolak sebab dia hamil dan Sardar marah sehingga Nagma meminta Sardar pergi.

Sardar pergi ke rumah istri keduanya yaitu Durga dan dia melahirkan seorang anak. Ramadhir yang mengetahui Sardar telah meninggalkan keluarga pertamanya berusaha menghubungi Nagma melalui Danish anak dari Sardar dengan memberinya uang. Nagma yang marah terhadap Danish sebab mengambil uang tersebut.


Suatu ketika Faizal adik Danish bangun tengah malam untuk minum dan dia menemukan Nagam dan Nasir hendak melakukan hubungan seksual. Faizal marah dia keluar dari rumah dan sejak kejadian itu Faizal dan Nasir tidak bertatap muka lagi.  

Di pertangahan tahun 1980, pengaruh Sardar semakin meningkat. Ramadhir memanggil rekan lamanya yaitu Ehsaan Qureshi yang mengadakan pertemuan antara Sultan Qureshi maupun Ramadhir Singh. Di mana keduanya memutuskan untuk menjadi sekutu untuk melawan Sardar. Sultan meminta Ramadhir untuk menyiapkan senjata modern.


Tahun 1990, Sardar menjadi orang yang paling ditakuti di Wasseypur dan mengalihkan bisnisnya dengan mencuri material besi. Danish Khan bergabung bersama dengan ayahnya. Serangan yang gagal dari Sultan Qureshi meninggalkan Danish dengan luka ringan sehingga menyebabkan rekonsiliasi antara Nagma dengan Sardar.

Sardar memperingatkan Ramadhir akan konsekuensi yang dia dapatkan jika terjadi sesuatu terhadap keluarganya. Faisal (Nawazuddin Siddiqui) kini tumbuh dewasa dan dia terpengaruh dengan film bollywood. Sardar mengirim Faizal ke Varanasi untuk membeli senjata api akan tetapi Faizal ditangkap oleh polisi dan dia pun dipenjara.


Setelah bebas, Faisal membunuh penjual senjata yang tanpa sepengetahuan faisal penjual senjata tersebut adalah Yadav yang merupakan orang yang telah membunuh Shahid Khan kakeknya. Sementara itu Sardar merebut sebuah danau milik kuil setempat dan mengenakan biaya komisi bagi penjual ikan yang menakap di danau tersebut.

Perdamaian yang tidak begitu terasa dipertahankan antara keluarga dari Sardar dan Qureshi setelah Danish menikahi Shama Parveen saudara perempuan Sultan Qureshi. Di saat yang sama Faisal mulai menjalin asmara dengan Mohsina Hamid (Humad Qureshi) kerabat lain dari Sultan.


Faisal mengungkapkan kepada seorang temannya bahwa ayahnya yaitu Sardar akan berpergian esok hari tanpa keamanan. di malam tersebut, Faisal yang masih tidur, temannya memanggil pihak Qureshi dengan mengatakan bahwa pengawal Sardar tidak akan bersamanya esok hari. 

Keesokan harinya, Sardar meninggalkan rumah sendiri dan sesampainya di rumah Durga dia memberinya uang saku.Begitu Sardar pergi, Durga ternyata juga memanggil pihak Qureshi dengan mengatakan bahwa Sardar baru saja meninggalkan rumahnya. 


Orang-orang dari Qureshi mengikuti mobil Sardar dan ketika mobil berhenti di pom bensin untuk mengisi bahan bakar, pihak Qureshi menghujani peluru di dekat jendela mobil. Setelah itu mereka melarikan diri lalu Sardar terkejut membuka pintu dengan beberapa luka tembak dan dia berusaha mencari orang yang telah menembakya namun perlahan dia tidak berdaya dan meninggal.


loading...