Rabu, 15 November 2017

Sinopsis Lengkap Film A Wednesday (2008)

A Wednesday (2008)

Rilis
5 September 2008
Negara
India
Bahasa
Hindi
Sutradara
Neeraj Pandey
Produser
Anjum Rizvi, Ronnie Screwla, Shital Bhatia
Penulis
Neeraj Pandey
Pemeran
Anupam Kher, Naseeruddin Shah, Aamir Bashir, Jimmy Shergill, Gaurav Kapoor, Deepal Shaw, Mukesh Batt, Chetan Pandit, Apurva Mehrotra
Music
Sanjoy Chowdhury
Sinematografi
Fuwad Khan
Distributor
UTV Motion Pictures

Sinopsis A Wednesday

Pria yang mengaku dengan nama Rajesh Kumar Sharma (Naseeruddin Shah) pergi ke kantor polisi untuk melaporkan kehilangan barang. Setelah melakukan pengaduan, Rajesh menuju kamar mandi dan meninggalkan tasnya di bawah wastafel. Rajesh lalu pergi ke atap sebuah gedung.


Rajesh menyiapkan segala peralatan elektronik untuk melakukan sebuah aksi. Rajesh menghubungi komisaris Prakash Rathod (Anupam Kher) menjelaskan bahwa dia telah meletakkan bom di 5 lokasi berbeda yang akan meledak secara bersamaan jam setengah 7.

 Rajesh menambahkan dia tidak akan meledakkannya asalkan dengan satu syarat melakukan negosiasi melalui telepon dengan orang yang dapat dipercaya. Dia akan menghubungi Prakash 30 menit lagi. Rajesh kemudian menghubungi Naina Roy (Deepal Shaw) seorang reporter untuk meliput kasus yang akan dia jalani.


Prakash yang mulai panic meminta inspektur Jai Pratap Singh (Aamir Bashir) untuk memberitahu Ramesh, Chouhan, dan Aakash ke ruangan taktik perang. Rajesh menghubungi Prakash kembali menjelaskan bahwa dia telah menaruh bom di kantor polisi yang berada tepat di kantor Prakash. Prakash memerintahkan Jai untuk menemukan bom tersebut.

Jai bersama anggotanya menemukan bom tersebut. Di ruangan taktik perang, Prakash mendengarkan melakukan presentasi terrorist berbahaya yaitu Ibrahim Khan, Iqlak Ahmed, Khursheed Lala, dan Mohammad Zaheer yang telah mereka tangkap dan satu lagi identitas yang belum terungkap.


Sesaat kemudian, Prakash mendapatkan laporan bahwa Inspektur Arif Khan (Jimmy Shergill) mengetahui lokasi sang penelepon. Ketika Arif Khan menuju sebuah gedung ternyata dia salah tempat yang mana dia hanya menemukan sebuah tanda ‘Do not disturb’.

Rajesh menghubungi Prakash meminta ke empat terrorist yang ditahan oleh mereka untuk dibawa ke pangkalan penerbangan Juhu, di landasan pacu nomor 4 tepa jam 5 sore dengan pengawal hanya 2 dua orang saja. Salah satu pengawal diharuskan membawa ponsel dengan adanya fasilitas pengeras suaranya.


Rajesh lalu menghubungi Naina  untuk menuju ke gerbang utama bandara Juhu jam 5 sore melakukan liputan. Prakash memerintahkan Inspektur Jai dan Inspektur Arif untuk mengawal ke empat terrorist tersebut. Setelah itu Prakash mendapatkan bantuan hacker bernama Anuj  untuk membantunya melacak keberadaan sang penelepon.

Jai dan Arif tiba di landasan pesawat bersama ke empat terrorist. Selanjutnya Prakash menghubungi Rajesh bahwa mereka telah sampai. Prakash, Rajesh dan Arif saling terhubung melalui telepon. Rajesh meminta Arif untuk meletakkan ke empat terrorist di kursi yang berada di landasan pesawat dan meminta Arif dan Jai meninggalkan tempat tersebut.


Arif dan Jai hanya meletakkan ketiga terrorist di bangku tersebut dan membawa salah seorang terrorist yaitu Ibrahim bersama mereka. Seketika ketiganya tewas sebab di bangku tersebut terdapat bom. Arif memberikan laporan kepada Prakash bahwa hal ini bukanlah rencana pembebasan melainkan pembunuhan.

Rajesh yang mengetahui hanya tiga orang yang tewas mulai merasa kesal. Prakash meminta kejelasan Rajesh atas niatnya tersebut. Rajesh pun berterus terang bahwa dia ingin Negara mereka bebas dari ancaman terrorist dengan menginginkan agar ke empatnya mati dan menjelaskan alasan lainnya. Rajesh meminta kepada Prakash untuk membunuh Ibrahim yang masih hidup.


Prakash lalu berkompromi dengan menteri hingga akhirnya, Prakash meminta Jai untuk membunuh Ibrahim dan menembak Arif di lengan kirinya. Agar mereka dapat memberikan keterangan palsu kepada reporter Naina yang datang meliput bahwa mereka mendapatkan serangan sehingga mereka berdua memutuskan untuk membunuhnya.


Prakash yang telah mengetahui keberadaan Rajesh berusaha menemuinya sementara Rajesh yang telah mengetahui ke empat terrorist tewas, dia pun bersiap untuk pergi. Prakash tiba di lokasi, diabertemu dengan Rajesh yang mana Prakash menyadari Rajesh adalah orang yang merupakan sang penelpon. Prakash pun menanyakan nama Rajesh yang sebenarnya.


loading...