Sabtu, 24 November 2018

Sinopsis Lengkap Film Sundelbolong (1981)


Sundelbolong (1981)

Rilis
1990
Negara
Indonesia
Bahasa
Indonesia
Sutradara
Sisworo Gautama Putra
Produser
Ram Soraya
Pemeran
Suzanna, Marlia Hardi, Barry Prima, Rudy Salam, Ruth Pelupessy, Him Damsyik, Rukman Herman, Eddy Bakar Pere
Sinematografi
FES Taringa
Distributor
Rapi Film.

Plot


Alisa (Suzanna) merupakan seorang mantan pekerja seksual di bawah Mami (Ruth Pelupessy). Hidupnya berubah total usai dinikahi Hendarto (Barry Prima). Suatu ketika pengusaha butik Rudi mengajak Alisa bekerja di tokonya. Alisa diminta mempragakan pakaian yang ada di butik Rudi.


Melihat kecantikan Alisa, Rudi tergoda namun Alisa menolak. Kejadian itu membuat Rudi marah dan menculik Alisa melalui suruhannnya selanjutnya dibawah ke sebuah bangunan tua dan mendapatkan pelecehan seksual. Alisa merasa hancur dan Alisa meminta pendapat dokter mengenai tindakan harus dijalaninya.

Dokter memberikan saran baik mengenai dilakukannya pengguguran kandungan. Alisa mendapat kabar dari suaminya akan pulang. Alisa bingung dan merasa berdosa akhirnya bunuh diri di kamar mandi. Sejak itu Arwah Alisa gentayangan dalam wuju hantu Sundel Bolong dan ingin membalas dendam terhadap orang-orang yang merusak kehidupannya.

Satu persatu orang suruhan Rudi mendapati ajalnya dengan keji akan tetapi misterius. Kematian mereka disertai setelah pertemuan dengan wanita cantik yang mengaku Shinta, percumbuan dan berakhir kematian terhadap pada si pria. Selain membalas dendam, arwah Alisa kerap mengganggu penduduk sekitar kuburanna dengan cara seram dan juga lucu termasuk adegan perjumpaan tukang soto dan tukang sate dengan Sundel Bolong.

Rudi bersama mantan Mami dari Alisa mendapati ajalnya di tangan wantia cantik yang tidak lain penjelmaan Arwah penasaran Alisa. Pada akhirnya semua yang pernah merusak kehidupan dari ALisa tewas terbuuh di tangan Alisa dan dendam Alisa pun terbalas. Hendarto kemudian memohon kepada arwah Alisa agar berpulang ke alam baka dan pada akhirnya Alisa pulang dengan tenang.


Loading...