Sinopsis Lengkap Film Gaja Gamini (2000)

Diposting pada

Gaja Gamini (2000)

Rilis
01
Desember 2000
Negara
India
Bahasa
Hindi
Sutradara
M.F.
Husain
Produser
Rakesh
Nath
Pemeran
Madhuri
Dixit, Inder Kumar, Shah Rukh Khan, Naseeruddin Shah
Sinematografi
Ashok
Mehta
Music
Bhupen
Hazarika
Distributor
Yash
Raj Films.

Plot

Toko utama film ini diwakili
sosok misterius disebut Gaja Gamini (Madhuri Dixit) yang mengilhami
membangkitkan dan membingungkan orang biasa. Gaja Gamini merupakan inspirasi di
balik karya Leonardo da Vinci (Naseerudidin Shah) Mona Lisa, Puisi Kalidas yaitu
Shakuntala, dan seorang jurnalis foto Shahrukh (Shah Rukh Khan).



Gaja Gamini muncul sebagai
empat karakter salah satunya Sangeeta seorang gadis buta dari Banaras di awal
waktu, mengilhami wanita desa untuk memberontak melawan pria yang didominasi
sistem dan mengukir ceruk bagi wanita selamanya. Toko lainnya yaitu Shakuntala,
merupakan subjek puisi Kalidas dengan nama sama. Shakuntala memicu kecemburuan
terhadap wanita dan cinta pada pria di sekitar, manusia dan hewan menawan di
hutan Kerala.

Gaja Gamini juga Mona Lisa
ketika Renaisans, objek obsesi pelukis Leonardo da Vinci. Pada akhirnya,
Monica, sekto film paling membingungkan seharusnya mewakili wanita Milenium.
Kamdev, Deva dilemparkan dalam campuran ini merupakan dinding hitam besar,
memisahkan dua periode berbeda dan konfrontasi antara Ilmu pengetahuan dan Art
terhadap berbagai titik dalam sejarah, menunjukkan dunia tersebut sendiri dapat
berubah tetapi gagasan aslinya akan sama.

Misalnya drama karya
Shakespeare yang ditulis dan dilakukan aktor di abad 15 masih akan tampil di
abad 21, tetapi dengan aktor berbeda. Konfrontasi antara seni dan sains membawa
gagasan bahwa sementara sains bertekad percaya bahwa hanya dia dibuktikan,
dasar seni merupakan teori yang dapat dibuktikan dan perasaan intuitif yang
mampu dirasakan.

Ilmu pengetahun memanfaatkan
otak sedangkan Art memanfaatkan otak dan hati. Faset lain dari film ini
merupakan Gathri seikat kecil yang ditanggung wanita di atas kapalnya seperti
beban yang mana dengannya dia harus berjalan selamanya.

Tinggalkan Balasan