Senin, 11 Maret 2019

Sinopsis Lengkap Film Company of Heroes (2013)


Company of Heroes (2013)

Rilis
26 Februari 2013
Negara
Amerika Serikat
Bahasa
Inggris , Jerman
Sutradara
Don Michael Paul
Produser
Philip J. Roth, Jeffery Beach
Pemeran
Tom Sizemore, Dimitri Diatchenko, Chad Michael Collins, Neal McDonough, Vinnie Jones, Sam Spruell, Jurgen Prochnow
Sinematografi
Martin Chichov
Music
Frederik Wiedmann
Distributor
Sony Pictures Home Entertainment

Plot  


Jerman yang tampaknya hampir kalah di bagian terakhir dari Perang Dunia II, satu pasukan tentara AS dari divisi Infanteri ke 2 di misi rutin dekat Elsenborn di Ardennes Belgia bertemu sebuah kapal perusak Jerman yang begitu kuat dan pasukan infanteri. Usai baku tembak sengit, AS melarikan diri beursaha kembali menuju jalur mereka sendiri untuk dapat melaprokan gelombang Jerman. Di dalam perjalanan, merkea tersandung akan situs eksperimental Jerman, masih membara dengan api dari beberapa peristiwa menghancurkan. 


Yang mengejutkan situ tersebut berada di Heidenfeld, Thuringia di Jerman walaupun jalur mereka sendiri ratusan kilometer jauhnya di Belgia. Mereka mendapati agen OSS AS yang menderita luka bakar yang cukup mengerikan, dan mengetahui bahwa Jerman dekat akan pengembangan bom super yang mampu memungkinkan mereka mengubah gelombang perang dan meraih kemenangan Agen AS, mengetahui bahw adia hampit mati meminta kepada para prajurit untuk dapat menyelesaikan misinya yaitu berusaha mendapati boom, menonatifkannya dan mengekstrak ilmuwan yang mengembangkannya yang mana ingin membelot. 

Dengan sersan mereka, dan NCO lain tewas. Nat Burrows dan Dean Ransom diturunkan jabatannya dari Letnan usai pendaratan D-Day membawa mereka jauh menujuh wilayah Nazi. Disana, mereka bergabung bersama penerbang Inggris Brent Willoughby dan prajurit Red Armies, Ivan Puzharksy. Ditemukan dan dikejar, sekutu membuat serangkaian Hair-breadth dari sejumlah besar tentara Nazi yang bersenjata elngkap dan pada akhirnya melaukan kontak dengan wanita bernama Kestrel, hubungan mereka dengan bom dan ilmuwan Dr. Luca Gruenewald.


Loading...