Minggu, 28 April 2019

Sinopsis Lengkap Film The Divine Fury (2019) Korean Movie

The Divine Fury (2019)

Rilis
Juli 2019
Negara
Korea Selatan
Bahasa
Korea
Sutradara
Kim Joo-hwan
Penulis
Kim Joo-hwan
Pemeran
Park Seo-joon, Woo Do-hwan, Ahn Sung-ki, Choi Woo-sik, Jung Ji-hoon, Kim Si-eun
Distributor
Lotte Entertainment.

Plot The Divine Fury

Ibu Yong-hu meninggal tidak lama usai dia lahir. Ayah Yong-hu menyayanginya meninggalkannya sendirian di rumah malam hari sementara ayahnya bekerja sebagai polisi. Namun ayahnya terbunuh di suatu malam oleh pengemudi nakal meninggalkan Yong-hu menjadi yatim piatu.




Yong-hu merasa putus asa dan merasa dikhianati oleh Tuhan yang menolak mendengarkan dan telah membawa ayahnya. Bersumpah tidak menginjak kaki di gereja lagi, Yong-hu menolak percaya apapun. 20 tahun berikutnya, Yong-hu (Park Seo-joon) kini menjadi bintang MMA terkenal di dunia.


Diganggu suara yang mengatakan kepadanya untuk membalas dendam terhadap pendeta yang menjelaskan kepadanya semua akan baik-baik saja, Yong-hu mengubur dirinya dalam kesenangan dan kekerasan. Segala sesuatu berubah dalam penerbangan kembali dari pertarungan international saat Yong-hu mempunyai mimpi mengenai ayahnya dimana dia meraih salib, bangun dengan stigmata pada tangan kanannya.

Dokter tidak bisa menjelaskan cedera anehnya, dia beralih ke dukun menjelaskan kepadanya dia penuh energi iblis dan hanya dilindungi kebaikan yang bersinar dari cincin pernikahan ayahnya yang masih dikenakan. Dukun menasehatinya mengikuti salib dan pergi menuju gereja di waktu tertentu dimana seorang pria yang akan membantunya.


Pria tersebut ayah Ahn (Ahn Sung-ki) pengusir setan berbasis di Vatikan. Ahn sedikit mengundurkan diri untuk bekerja sendiri, pengusiran setan tidak mudah namun tetap bersemangat memohon Yong-hu penuh teka-teki dan tangannya yang mengusir setan begitu kuat. Yong-hu bagaimnapaun tetap dengan enggan.

Dia meyakini pada Tuhan dan membenci pendeta tua sebagai simbol atas semua yang mengkhianati dirinya. Perlahan dia mulai menghangatkan diri terhadap Ahn, melihat dalam dirinya semacam kebaikan pada saat dia tanpa pamrih melawan kekuatan jahat, melepaskan yang tersiksa dari penindas supernatural mereka, jika itu mungkin membutuhkan waktu lama untuk membantu mereka keluar dari kegelapan.


Masih merindukan ayahnya dan masih menyimpan rasa sakit dan dendam begitu hebat, Yong-hu meraih kegelapan mulai membenci dimana dia seharusnya belajar untuk memaafkan dan menerima kenyataan. Masih melawan terhadap ketidakhadiran ayahnya, Yong-hu tetap berkonflik, jatuh menuju ritme ayah yang mudah terhadap pria lebih tua tetapi juga membenci sebagai figur ayah potensial yang siap mengkhianati dan juga sebagai simbol Gereja dimana dia tidak lagi percaya.

Usai menaklukkan kejahatan dalam dirinya dan menerima warisan ayahnya, Yong-hu siap menghadapi kekuatan kegelapan terhadap kemarahan ilahi sendiri sambil menyelamatkan jiwa mereka yang dalam bahaya baik ancaman duniawi dan supranatural.


Loading...