Kamis, 11 April 2019

Sinopsis Lengkap Film Korea Pandora (2016)

Pandora (2016)

Rilis
7 Desember 2016
Negara
Korea Selatan
Bahasa
Korea
Sutradara
Park Jung-Woo
Penulis
Park Jung-Woo
Produser
Park Kyung-Sook
Pemeran
Kim Nam-Gil, Kim Joo-Hyun, Kim Young-Ae, Jung Jin-Young, Moon Jeong-Hee, Kim Dae-Myung, Lee Kyoung-Young, Bae Gang-Yoo, Yoo Seung-Mok, Kang Shin-Il, Kim Se-Dong, Kim Myung-Min
Sinematografi
Choi Young-Hwan
Distributor
Next Entertainment world

Plot Pandora

Jae-Hyeok (Kim Nam-Gil) bekerja di perusahaan Hanbyul yang merupakan perusahaan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Suatu hari Jae-Hyeok menemui Yeon-Joo (Kim Joo-Hyun) kekasihnya. Dia menjelaskan ingin memutuskan untuk berhenti di perusahaan tersebut untuk memilih bekerja sebagai pelaut selama 2 tahun.


Hal ini rupanya membuat Yeon-Joo marah sebab dia tidak ingin jauh dari Jae-Hyeok begitu pula dengan ibu Jae-Hyeok yaitu Mrs. Suk (Kim Young-Ae) dia tidak ingin Jae-Hyeok memutuskan untuk bekerja sebagai pelaut. Sementara Jung-Hye (Moon Jeong-Hee) kakak iparnya mendukung keputusan Jae-Hyeok.

Suatu hari daerah mereka mengalami gempa sehingga membuat kepanikan. Gempa tersebut mengakibatkan masalah di perusahaan PLTN. Dimana terjadi kerusakan besar di bagian pendingin yang mengalami kebocoran. Sistem pendingin semakin lama semakin menurun.

Tiga karyawan berusaha memperbaikinya namun kerusakan semakin parah sehingga tiga karyawan mengalami luka parah. Jae-Hyeok yang melihat karyawan terluka memutuskan untuk segera pergi meninggalkan perusahaan tersebut. Sementara di bagian pimpinan mendapatkan pesan dari pihak pemerintah untuk segera meminta warga sekitar untuk mengungsi.

Di bagian karyawan teknisi mendapatkan laporan bahwa warga sudah mulai dievakuasi dan mereka berusaha untuk segera keluar sebab tungku Hidrolik akan meledak. Namun para teknisi termasuk di dalamnya tidak dapat keluar sebab pintu otomatis tertutup.

Jae-Hyeok dan lainnya berusaha untuk keluar. Sementara Pyung-Sub (Jung Jin-Young) meminta karyawan lain untuk membuka ventilasi (system pendingin nuklir). Saat mereka berusaha membuak katrol ventilasi, ledakan terjadi sehingga memakan banyak korban.

Jae-Hyeok yang selamat dari ledakan tersebut berusaha membantu karyawan lainnya yang tertimpa reruntuhan. Mr King (Kang Shin-Il) merangsek masuk ke dalam gedung untuk mencari keberadaan anaknya Kil-Sub (Kim Dae-Myung).

Mr King membantu Jae-Hyeok menolong karyawan lainnya termasuk Kil-Sub. Tidak lama tim pemadam kebakaran datang sehingga mereka dapat diselamatkan. Saat itu Jae-Hyeok kedatangan Yeon-Joo yang memintanya untuk segera pergi namun Jae-Hyeok menolak dia ingin membantu korban lainnya.

Ja-Hyeok kembali ke tempat penduduk yang dievakuasi di dalam gedung. Jae-Hyeok mengumumkan kepada mereka untuk segera pergi sejauh mungkin. Mereka berlari berhamburan namun tidak dapat keluar sebab mereka terkurung di tempat tersebut.

Di tempat ledakan, tim pemadam kebakaran kehabisan air lalu Pyung Sub meminta mereka menggunakan air namun tim pemadam tidak bisa melakukan permintaan Pyung Sub sebab mereka membutuhkan laporan dari pihak pemerintah. Hal ini membuat Pyung Sub menjadi geram.

Tidak lama kemudian tim penyelamat dan lainnya termasuk Jae-Hyeok tumbang sebab daya tahan tubuh mereka melemah setelah radiasi nuklir mulai menyebar. Mereka pun dilarikan ke rumah sakit. Di pihak pemerintah, para petinggi Korea mendapatkan informasi bahwa IAEA telah mengetahui permasalahan ini sehingga membuat mereka merasa panic.

Di lain tempat, Yeon-Joo bersama penduduk yang terkurung di dalam gedung berhasil keluar setelah mendobrak pagar pintu tersebut. Mereka pun berhamburan berusaha pergi sejauh mungkin. Sementara warga Korea lainnya mulai memenuhi seluruh bandara berusaha untuk meninggalkan Korea.

Presiden Korea (Kim Myung-Min) merasa putus asa setelah kekacauan yang menimpa negaranya. Namu setelah dia mendapatkan support dari istrinya dia mulai bangkit. Presiden menghubungi Pyung-Sub menanyakan situasi di tempat tersebut yang membuat Pyung-Sub kesal dan marah kepada presiden karena dia baru menanyakan hal ini.

Presiden menemui pihak pemerintah dengan memberikan keputusan bahwa kini dia yang akan memimpin kejadian ini. Sementara di tempat kejadian, Pyung-Sub meminta untuk segera menggunakan air laut. Presiden lalu mendapatkan informasi dari Pyung-Sub bahwa tempat nuklir berada harus segera ditutup dan membutuhkan relawan untuk menutupi kebocoran ruang nuklir berada.

Presiden lalu mengumumkan bahwa dirinya membutuhkan relawan yang mau membantu menutupi ruang nuklir. Ja-Hyeok dan karyawan lainnya yang sedang di rawat mendengar berita ini. Mereka merasa kesal dengan presiden yang baru muncul mengatasi insiden yang terjadi.

Ja-Hyeok lalu menjelaskan kepada karyawan lain untuk melakukan hal tersebut atas alasan keluarga bukan karena presiden. Sebab jika tidak melakukan usaha menghentikan nuklir maka keluarga mereka akan mati apalagi hidup mereka tidak lama lagi karena mereka sudah terkontaminasi oleh radiasi nuklir.

Seluruh karyawan teknisi segera menuju ke tempat kejadian. 25 karyawan memasuki tempat tersebut dengan dipimpin oleh Pyung-Sub untuk menutup kebocoran.Mereka dengan daya tahan tubuh lemah berusaha menutup lubang-lubang kebocoran agar air tidak keluar sebab jika tidak ditutup air akan habis dan suhu nuklir akan semakin panas sehingga akan meledak.

Namun usaha mereka mengalami kendala sebab kebocoran semakin besar. Mereka mulai putus asa kemudian Jae-Hyeok memutuskan untuk mempertaruhkan nyawanya dengan masuk ke dalam tempat nuklir dalam upaya meledakkan ruang nuklir. Lalu 24 karyawan lainnya diminta untuk keluar dari ruangan.

Jae-Hyeok berpendapat bahwa Pintu keluar itu ditutup agar menampung banyak air lalu reruntuhan bangunan akan roboh nantinya akan menutupi ruangan tersebut. Sebelum meledakkan bom, Jae-Hyeok memberikan pesan terakhirnya kepada keluarganya yang disiarkan ke televisi. Jae-Hyeok meledakkan bom dan akhirnya misi yang dilakukan berjalan dengan baik sehingga warga Korea terselamatkan dari ancaman Nuklir.


Loading...