Minggu, 13 Oktober 2019

Sinopsis Lengkap Film X-Men: First Class (2011)

X-Men: First Class (2011)

Rilis
25 Mei 2011
Negara
Amerika Serikat
Bahasa
Inggris
Sutradara
Matthew Vaughn
Produser
Lauren Shuler Donner, Simon Kinberg, Bryan Singer, Gregory Goodman
Pemeran
James McAvoy, January Jones, Jennifer Lawrence, Michael Fassbender, Oliver Platt, Rose Byrne, Kevin Bacon, January Jones
Sinematografi
John Mathieson
Music
Henry Jackman
Distributor
20th Century Fox.

Plot X-Men First Class

1944, Ilmuwan Nazi Schmidt menyaksikan tahanan muda Erik Lehnsherr menekuk gerbang logam menggunakan pikirannya saat dia terpisah dari orang tuanya. Schmidt memerintahkan Lehnsherr memindahkan koin di mejanya dan membunuh Ibu bocah tersebut saat Lehnsherr gagal melakukannya.


Sementara di rumah besar di Westchester County anak telepath Charles Xavier bertemu Raven yang bentuk aslinya berkulit biru. Dia mengundangnya tinggal bersama keluarganya sebagai saudar angkatnya. 1962, Lehnsherr melacak Schmidt untuk membalas dendam.

Di LA petugas CIA MacTaggert mengikuti Kolonel Hendry ke Hellfire Club, dia melihat Schmidt kini dikenal Shaw bersama mutan Emma Frost, Riptide dan Azazel. MacTaggert, mencari nasihat Xavier mengenai mutation, membawanya dan Raven menuju CIA, dimana mereka meyakinkan Direktur McCone, mutan selalu ada dan Shaw merupakan ancaman.

Perwira CIA lain mensponsori para mutan mengundang mereka menuju fasilitas rahasia Division X. Xavier dan MacTaggert mendapati Shaw saat Lehnsherr menyerangnya di kapal pesiar dan menyelamatkan Lehnsherr dari tenggelam, sementara itu Shaw melarikan diri memanfaatkan kapal selam.

Xavier membawa Lehnsherr menuju Divition X, dimana mereka bertemu ilmuwan muda Hank McCoy. Xavier memanfaatkan perangkat McCoy, Cerebro mencari rekruitmen melawan Shaw. Xavier dan Lehnsheer merekrut Angel Salvadore, Armando Munoz, Alex Summers dan Sean Cassidy.

Frost bertemu jenderal Soviet, dan memanfaatkan kekuatan telepati berpura-pura berhubungan seksual dengannya, Lehnsherr dan Xavier menangkap Frost mendapati bahwa Shaw berniat memulai PD II yang akan memicu peningkatan mutan dan kepunahan manusia.

Riptide, Azazel, dan Shaw menyerang Divition X, membunuh semua orang kecuali Mutan. Shaw lalu membunuh Munoz saat ingin membalas. Di Moskow, Shaw memaksa jenderal untuk menginstal rudal USSR di Kuba. Shaw mengikuti armada Soviet di kapal selam memastikan rudal tersebut menghancurkan blokade AS.

McCoy memanfaatkan curenya pada dirinya sendiri namun memberinya bulu biru dan juga aspek leonine. Dengan pilot McCoy para mutan dan juga MacTaggert naik jet menuju garis blokade, dimana Xavier memanfaatkan telepati mempengaruhi seorang pelaut Soviet menghancurkan kapal yang membawa rudal dan Lehnsherr memanfaatkan kekuatan magnetnya guna mengangkat kapal selam Shaw dari air.

Selama pertempuran, Lehnsherr mengambil helmet Shaw, memungkinkan Xavier melumpuhkan Shaw. Lehnsherr menjelaskan pada Shaw bahwa dia berbagi pandangan eksklusif Shaw mengenai mutan namun untuk membalaskan dendam ibunya membunuh Shaw, atas keberatan Xavier dengan memaksakan koin Nazi dari masa kecilnya yang melalui otak Shaw, mengakibatkan rasa sakit untuk Xavier dalam proses tersebut.

Khawatir Mutan, kedua armada menembakkan rudal terhadap mereka, yang Lehnsherr membalikkannya di tengah penerbangan. MacTaggert berusaha menembak menghentikan Lehnsherr namun dia membelokkan peluru, salah satunya mengenai tulang belakang Xavier.
Lehnsherr bergegas membantu Xavier dan terganggu memungkinkan rudal jatuh tanpa bahaya menuju laut. Berpisah dengan Xavier sebab perbedaan pandangan mengenai hubungan antara manusia dan mutan, Lehnsherr pergi bersama Riptide, Salvadore, Azazel dan Mystique.

 Selanjutnya Xavier kini menggunakan kursi roda, dan mutannya berada di X Mansion, dimana dia bermaksud membuka sekolah, MacTaggert berjanji tidak menjelaskan lokasinya. Di tempat lainnya, Lehnsherr kini mengenakan helmet Shaw, membebaskan Frost dari kurungan dan juga memperkenalkan diri sebagai Magneto.


Baca juga:

Loading...