Minggu, 12 Mei 2019

Sinopsis Drama Voice 3 Episode 1


Osaka, Jepang pada April 2019, diawali Pembunuhan terhadap wanita di gudang seni yang dilakukan pria bertopeng.


Flash back saat kejadian Kang Kwon-joo (Lee Ha-na) yang selamat dari ledakan di gedung yang membuatnya mengalami cedera kepala dan luka dalam dan kaki patah usai kejadian penangkapan Bang Je-soo. Setelah menangkap Bang Je-soo, Do Kang-woo (Lee Jin-wook) menghilang/diculik.

Waktu sekarang, Kwon-joo mendapati informasi soal penculikan Do di lokasi daerah Dangseol-gu. Tim Golden menuju di tempat tersebut. Saat itu Tim lapangan Park Joong-ki dan Goo Gwang-soo selamat dari ledakan yang pada saat itu mereka menangkap pelaku No Jae-hyun. Mereka kemudian menjelaskan kepada Kwon-joo bahwa itu hanya motif No Jae-hyun terhadap penculikan Do.


Kwon-joo mendapati berita bahwa Kepolisan Poongan menutup kasus detektif hilangnya Do usai selama 8 bulan pencarian. Hal ini membuat Kwon-joo meminta kepada Komisaris Polisi untuk tetap mencari keberadaan Do namun mendapat tentangan keras dari Komisaris.

Jin Seo-yool (Kim Woo-seok) menerima telepon dari bibinya yang merasa khawatir sebab sepupunya Se Young bersama dengan temannya berlibur ke Jepang usai menang vocher gratis perjalanan yang mencurigakan. Kwon-joo menerima panggilan dari detektif Jo Young-choon dari konsulat di Korea yang menjelaskan seniman wanita Kaneki Yukiko ditemukan tewas dimutilasi di gudas seninya dengan ditemukan ID detektif Do.


Detektif Jepang Sakarai Ryoji mengidentifikasi TKP mendapati 14 potongan bagian tubuh mayat yang membentuk seperti bunga dengan bagian kepala berada di tengah. Kwon-joo bersama tim lapangan menemui Young-choon di Osaka. Young-choon menjelaskan kepada mereka bahwa Sakarai Ryoji tidak pernah meninggalkan kasusnya dan gosip yang beredar kebenciannya juga terhadap Korea.

Do ditemukan di rumah sakit dalam kondisi tidak sadarkan diri yang dijaga ketat oleh pihak polisi Jepang dan detektif Sakarai Ryoji. Do bangun dia terkejut dalam kondisi terborgol mengancam membunuh polisi dengan pisau bedah di lehernya. Kwon-joo dan tim hadir di rumah sakit menghentikan perdebatan dengan tim polisi Jepang.


Kwon-joo meminta untuk melepaskan Do. Do menjelaskan kepada Sakarai Ryoji bahwa pembunuhan itu tidak ada kaitan dengan dirinya, dia menambahkan bahwa dirinya pingsan karena penyakit lalu meminta Sakarai Ryoji memeriksa kamera di truk pick up merah dengan plat 4512 yang diparkir di gang.

Do keluar dari ruangan bersama tim. Namun pada saat disinggung oleh tim lapangan, agar bekerja sama menyelesaikan kasus Do yang menjadi tersangka, Do marah menjelaskan sejak penangkapan Bang Jee Soo (Voice 2) tim sudah tidak ada dan membiarkannya pergi sendiri. 


Se Young menghubungi saluran kedutaan darurat yang terhubung oleh detektif Jo Young-choon. Se Young menjelaskan bahwa seseorang ingin membunuhnya. Se Young yang berada di penginapan di Atando Spring mendapat ancaman pembunuhan. Kejadian ini dilaporkan ke tim Golden yang lain yang berada di Korea. Sehingga membuat jin Seo-yool panic menjelaskan kepada Kwon-joo bahwa Se Young adalah sepupunya yang mendapat tiket gratis ke Momi Spring di Udenpogu.

Flash back Se Young bersama temannya tiba di penginapan. Dimana teman Se Young mendapati pemukulan di dalam ruangan oleh pemilik penginapan. Hal ini disaksikan Se Young yang membuatnya panic dan melarikan diri. Bersembunyi di dalam ruangan berusaha menghubungi saluran kedutaan darurat.


Kwan-joo bersama tim tiba di Atando berusaha untuk mencari keberadaan Seo Young. Sementara itu Seo Young  mulai mendapati terror pembunuhan. Sementara Kwan-joo yang masih berhubungan melalui telepon dengan Seo Young, berusaha memanfaatkan indera pendengarannya mendapati lokasi Seo Young. Kwan-joo mendengar air mengalir dari bambu yang kemudian detektif Do menyela tempat dimana lokasi tersebut berada.


Detektif Do menjelaskan kepada Kwan-joo bahwa anggapannya  tersebut sebagai hadiah pengunduran dirinya dan meminta untuk tidak bertemu lagi setelah kejadian ini.

Baca juga: Sinopsis Voice 3 Episode 2 (klik disini)


Loading...