Senin, 13 Mei 2019

Sinopsis Drama Voice 3 Episode 2


Kwon-joo (Lee Han-na) mengumpulkan tim lapangan bahwa ada petunjuk kemungkinan Se Young berada di ryokan (penginapan jepang) yang memiliki shishi doshi (alat irigasi Jepang). Detektif Do (Lee Jin-wook) membagi tim dalam pencarian. Dalam pencarian, mereka kedatangan detektif Jepang Sakarai Ryoji bersama timnya setelah dia mendapati laporan dari salah satu pemilik penginapan yang merasa terganggu. Terjadi perdebatan Do dan Sakarai Ryoji.


Detektif Do dan tim meneruskan pencarian memasuki ryokan milik Takahiro Kenichi. Saat memasuki ryokan namun tidak menemukannya. Namun Kwon-joo meyakini ryokan tersebut tempat Se Young berada setelah melihat shishi doshi. Sementara Do mencurigai foto Takahiro bersama tamunya yang Nampak obsesif dan dominan. Sakarai Ryoji meminta tim Golden time mengakhiri pencarian.

Do memulai memancing kemarahan Park Joong-ki dan Goo Gwang-soo yang mengatakan  kepada mereka bahwa mereka tidak mencari dengan teliti. Sehingga membuat Park Joong-ki marah. Hal ini membuat Sakarai Ryoji dan timnya pergi meninggalkan tempat pencarian dan mengucapkan sampai jumpa di konsulat lalu meninggalkan daerah tersebut.


Park Joong-ki dan Goo Gwang-soo mengajak Kwon-joo bersiap pergi namun Do menyatakan bahwa pencarian baru dimulai. Kwong-joo menjelaskan kepada Joong-ki dan Gwang-soo bahwa Do sengaja memulai pertengkaran mereka agar Sakarai dan Takahiro lengah. Kwon-joo meminta Park Eun-soo (Son Eun-soo) dan Jin Seo-yool (Kim Woo-seok) mencari tahu identitas dari Takahiro.

Seo-youl di ruangan dengan tangan dan kaki terikat bersama dengan seorang Ibu bernama Yasumi yang masih hidup dan anaknya Mari yang telah meninggal. Seo-youl meminta bantuan Yasumi tersebut.  Sementara Seo-yool mendapati informasi tentang Takahiro.


Eun-soo menghubungi Kwon-joo menjelaskan Takahiro nama aslinya Suzuki Kenichi orang Korea kelahiran Jepang dengan nama koreanya Kim Geon-il. Takahiro mengalami “Reset Syndrome” .  Eun-soo menjelaskan ada seminar membahas Reset Syndrome dimana suami membunuh keluarganya dan menculik keluarga baru.

Kwon-joo menerima telepon dari Se-young untuk membantunya. Takahiro datang menghampiri Se-young untuk membunuhnya namun Yasumi membantu menolongnya meskipun harus mendapati pukulan yang membuatnya pingsan. Kwon-joo berhasil mendapati Se-young. Takahiro kabur setelah mendapati pengepungan. Takahiro berlari ke hutan yang ditangkap oleh Do yang berusaha membunuh Takahiro pada saat dia meminta untuk meyebutkan nama seseorang. Tetapi Do dihentikan Joong-ki.


Usai selamat, Se-young menghubungi Ibunya yang sedang bersama dengan Seo-yool. Sementara Sakarai mendapat info dari rekannya bahwa DNA Do tidak ditemukan di TKP pembunuhan Kaneki Yukiko. Kwon-joo menemui Do, flash back saat di mobil Kwon-joo mendengar Do menerima telepon dari seseorang.

Waktu sekarang, Kwon-joo memberi tahu bahwa dia mendengar Do berbicara dengan orang lain dan dia ingin tahu serta investigasi apa yang sedang dilakukan oleh Do. Do menjelaskan kejadian saat  penangkapan Bang Je-soo . Flash back sebuah mobil mengamati mereka dan ini membuat Do yakin ada orang lain di balik ini semua.  Do menambahkan dalam riwayat kerja Je-soo, Je-soo mengirim kotak kayu ke kota pos di Osaka dalam setiap awal bulan. Dimana pemilik pos tersebut sudah menghilang bertahun-tahun lalu.


Hal inilah yang membuat Do menyelundupkan diri ke Osaka mencari seseorang yang membuka kotak pos yang ternyata adalah para wanita. Para wanita selalu ke tempat pemilik club malam Osaka. Flash back Do menyelidiki pemilik tersebut dengan mengancam membunuhnya. Pemilik club mengatakan dia hanya pesuruh yang menaruh barang tersebut di lokasi yang diberikan. Dia menyebutkan lelang Fabre disebut koleksi hitam.

Waktu sekarang, Do menjelaskan kepada Kwon-joo, Dark Web bernama Lelang Fabre ada hubungannnya dengan Je-soo. Lelang mereka berurusan dengan film illegal, bagian tubuh atau disebut souvenir dari pembunuh berantai usai menerimanya dari pengunggah.  Je-soo merupakan mengunggah yang menjadi bagian dalam mengurus bagian tubuh korbannya. Terdapat pemasok, pembeli, dan mereka dikuasai oleh kartel keji.


Do menunjukkan dark web Lelang Fabre dimana bagian tubuh detektif Korea dilelang seperti bahu Jang Gyeong Hak, dan pergelangan tangan Hyeong Joon terjual dengan harga tinggi. Kwang Joo kemudian menghubungi Komisaris Joo mengenai kejahatan dunia maya international yang mana Komisaris Joo masih tidak percaya terhadap pada Detektif Do.

Di tempat lain Sakarai memasuki kontrakan Do secara diam-diam dan dia terkejut mendapati ruangan di dinding dipenuhi jajaran target dari Do dan mendapati ruangan seperti tempat penyiksaan. Di tempat lainnya Hanmaum Sanitarium di Daegyung-gu, Poongsan.


Seorang nenek ketakutan dibantu Kwak Dok-ki (An Se-ha) yang menjadi perawat. Dok-ki mendapati sms bahwa Do ditemukan di Jepang dan si pengirim pesan akan menemui “Tarantula”.  Kemudian Dok-ki yang dalam keadaan pingsan dibawa pergi oleh pria bertopeng. Sementara di penjara, Bang Je-soo mendengar insiden penangkapan Takahiro dan kembalinya Do.

Info: Dark Web (internet tersembunyi yang sulit dijangkau. dimana dark web berisikan situs-situs berbahaya yang berisikan pembunuhan, penjualan organ dan obat terlarang bahkan tindakan kriminal lainnya. Untuk membuka situs Dark Web harus membutuhkan akses khusus.)



Loading...