Jumat, 31 Mei 2019

Sinopsis Lengkap Film Bilal: A New Breed of Hero

Bilal: A New Breed of Hero (2018)

Rilis
2 Februari 2018
Negara
United Arab Emirates
Bahasa
Inggris
Sutradara
Ayman Jamal, Khurram H. Alavi
Produser
Arif Jilani, Ayman Jamal
Pemeran
Adewale Akinnuoye-Agbaje, Thomas Ian Nicholas, Ian McShane, Fred Tatasciore, China Anne McClain, Michael Gross
Music
Atli Orvarsson
Distributor
Vertical Entertainment.

Plot 

Sejak dia muda, Bilal bermimpi menjadi orang bebas. Bilal menjadi tawasan usai penjajah memaksanya masuk menuju imigrasi masal di Barat. Suatu ketika Billa dijual terhadap Umayyah bin Khalaf, pedang budak yang kaya. Bilal tidak pernah lupa di hari Ibunya pernah mengatakan terhadapnya bahwa tidak ada yang mampu memiliki jiwanya.


Para pedagang tersebut merupakan tokoh-tokoh kuat secara patuh dipatuhi orang dan menutup mata pada perawatan anak-anak kecil, terutam anak kulit putih. Tetapi Bilal tidak pernah melakukannya. Berpegang teguh terhadap mimpinya, Bilal yakin suatu hari dia pasti akan bebas, dan walaupun Bilal dan saudara perempuan Bilal menghabiskan masa kecil mereka terpisah, ikatan mereka tetaplah kuat. Bilal kini tumbuh menjadi pria tampan dan juga kuat, namun suatu ketika sesuatu terjadi yang akan mengubah hidup Bilal selamanya.

Umayyah bin Khalaf terus menyiksa Bilal di setiap kesempatan. Tujuanya untuk menghukum mereka yang telah meninggalkan penyembahan berhala, akan tetapi Bilal tidak pernah menyerah. Tekad dan keinginan Bilal untuk bebas membantunya tetap kuat. Pada akhirnya penguasa pedagang Abu Bakar membeli Bilal dari Umayyah dengan memberinya sejumlah uang.

Namun sayangnya, saudara perempuan Billal masih di penara oleh pemiliknya yang bernama Safwan putra dari Umayyah. Usai menjadi manusia yang bebas, Bilal menjadi pejuang dan dianggap salah satu pria paling terkemuka. Pemandunya yaitu Hamza yang merupakan seorang pejuang terkenal dan Bilal diberitahu bahwa semua orang sama tidak peduli apa warna kulit mereka. Bilal juga berhasil mewujudkan mimpinya yang telah Bilal rindukan sejak masa kecil, namun tetap saja penahanan saudaranya merupakan rasa sakit yang pahit di hati Bilal.


Loading...