Minggu, 02 Juni 2019

Sinopsis Lengkap Arthdal Chronicles Episode 2


Di klan Wahan, Eun Sum (Song Joong-ki) disidang dihadapan penduduk klan Wahan mengenai Eun Sum yang dapat bermimpi. Eun Sum dianggap telah mencuri mimpi Tan-ya (Kim Ji-won). Eun Sum mempraktekkan cara dia bermimpi dengan berbaring lalu tertidur dan kemudian bermimpi tanpa disadari.


Lalu masalah semakin besar ketika Dal-sae (Shin Joo-hwan) datang mengatakan bahwa Eun Sum akan mengambil kuda yang mereka buru. Eun Sum terdesak sementara Tan-ya berusaha membela Eun Sum. Eun Sum lalu mengatakan kepada penduduk Wahan bahwa dia ingin mengendarai kuda tersebut membuat orang-orang terkejut. 

Yeol-son (Jung Suk-yong) kepala suku memutuskan mau Eun Sum berhasil menunggangi kuda ketika bulan purnama, jika gagal Eun Sum diusir dari desa. Eun Sum berusaha untuk membunuh kuda tersebut namun dihentikan Tan-ya dengan melontarkan batu dengan mengatakan Eun Sum sengaja ingin dapat menunggang kuda agar dapat menyeberangi laut air mata sehingga dia dapat mendapati banyak daging.


Eun Sum berusaha menjelaskan namun terus diserang Tan-ya. Eun Sum kabur namun ditangkap oleh Tan-ya dan saat itu Tan-ya melihat keropeng birunya di punggung Eun Sum berhenti mengingatkan kepada Ibu Eun Sum. Eun Sum mengatakan Ibunya muncul dalam mimpiku. dimana dia menatapku lalu lenyap seperti hari tersebut (hari kematian ibunya).

Eun Sum menambahkan bahwasannya ibunya sakit dari dulu dimana dia sibuk mencari jalan menuruni Tebing Hitam Besar dan butuh 10 tahun menemukannya. Begitu turun Ibu bilang memanfaatkannya dan menyuruhku kembali lalu dia pun meninggal. Tan-ya lalu mengizinkan Eun Sum yang membuatnya dilema.


Tan-ya pergi lalu pergi kemudian Eun Sum dikejutkan dengan Cho-seol (Kim Ho-jung) mengatakan kau mengatakan akan pergi ketika keropeng birumu luruh. Eun Sum mengatakan mengapa kamu membenciku, mimpi Tan-nya menuntutnya kemari dan aku juga bagian dari suku Tan-ya. Cho-seol menjawab bahwa kami tidak tidak tahu kamu menguntungkan atau membawa malapetaka suku Wahan.

Tan-ya dan Cho-seol melakukan ritual dimana Cho-seol mengatakan kepada Tan-ya untuk belajar tarian lalu bermimpi sehingga Tan-ya boleh belajar mantra Serigala Putih Besar yang merupakan kepala suku pertama mereka. Eun Sum melihat mereka dari kejauhan. Sementara itu Tagon bersama pasukannya telah membuat  semacam katrol yang dapat membuat mereka mampu turun dari Tebing Hitam Besar.


Sementara Tan-ya  dengan sedih mengatakan kepada Ibunya Cho-seol bahwa dia tidak hafal tarian memanggil spirit maupun belum juga bermimpi. Tan-ya menemui Eun Sum yang sedang bersama kuda. Tan-ya mendengar suara spirit untuk pertama kalinya pada kuda. Dia menghampiri kuda tersebut mengelusnya dan melepaskan tali ikatannya. Eun Sum terkejut saat Tan-ya mampu menenangkan kuda tersebut dengan mengelusnya.

Di festival  Tan-ya menari bersama dengan Eun Sum dan Eun Sum memberikan kalung kepada Tan-ya. Saat Eun Sum sedang belajar menunggangi kuda dia terkejut mendapati seorang yang terluka akibat diserang klan Saram dimana  Eun Sum mendapati luka di lengannya sehingga membuatnya melawan dan membunuh mereka.


Dia membawa pedang tersebut yang tidak diketahui olehnya. Sementara klan Wahan panic dengan pemberitahuan bahwa suku Anja telah mati. Sehingga Suku Wahan bersiap untuk melakukan pertempuran yang mengira ini tindakan Suku Wabi.

Eun Sum datang mengatakan bahwa bukan suku Anja dan dia menunjukkan pedang senjata yang digunakan oleh mereka. Hal ini menimbulkan perdebatan. Eun Sum pergi menemui kudanya. Suku Saram datang yang dipimpin oleh Moo-baek  mengejutkan suku Wahan.


Mereka mencari keberadaan IGUTU berdarah biru yang tidak lain adalah Eun Sum. Terjadi pertempuran dimana penduduk suku Wahan ditangkap dan dibunuh. Eun Sum datang dengan menunggang kuda untuk membebaskan mereka sehingga terjadi pemberontakan.

Eun Sum berusaha untuk membawa Tan-ya pergi. Namun Tan-ya terlilit di kakinya dengan lontaran yang dihempaskan oleh Yang-cha. Tan-ya meminta agar Eun Sum pergi. Eun Sum berjanji akan membebaskannya. Eun Sum pergi menunggangi kuda dan dikejar oleh Moo-baek dan pasukannya namun tidak mampu menggapai Eun Sum.

Baca juga:
Arthdal Chronicles Episode 3
Arthdal Chronicles Episode 1
Loading...