Minggu, 30 Juni 2019

Sinopsis Lengkap Voice 3 Episode 15


Detektif Do tiba di Panti Jompo Naye Poongsan untuk menemui Lee Hwa-ja. Kwoon-joo juga tiba dia terkejut melihat mobil Do di parkiran. Sementara itu tim lapangan tiba di tempat Chang-soo mendapati telah tewas dan terdapat tulisan darah di dinding " Hasrat yang tidak bisa dihilangkan".


Do bertemu dengan Kwan-joo yang memberi informasi bahwa Chang-soo tewas dibunuh oleh Masayuki. Mereka berdua bertemu dengan Lee Hwang-jaa yang merupakan lansia yang pernah bekerja dengan Kaneiko Keiki untuk mencari informasi terkait dengan masa kecil anak yang diadopsi. Lee Hwang-ja mengatakan dia bekerja tahun 1980 dengan keluarga Kaneko.


Dimana anak mereka tewas saat kebakaran. Keiko depresi, usai 3 bulan dia mulai dekat dengan anak Korea-Jepang (Masayuki) dan mengadopsinya. Anak tersebut memiliki keanehan dan mengerikan dimana dirinya mendapati kotak kecil bintang-bintang berisikan telinga binatang seperti anjing, kucing dan kambing.

Do menanyakan naman anak tersebut .Hwa-ja mengatakan  namanya Jong-woo yang membuat Do terkejut lalu pergi. Flash back Miho kecil datang berkunjung menemui Kyosuke/Do kecil mengajaknya bermain petak umpet. Kyosuke mendapati Joong-woo kakak Kyosuke telah membunuh Miho.


Jong-woo meminta Kyosuke untuk melakukan seperti apa yang dilakukannya terhadap Miho. Saat kakak Miho masuk ke diaman mereka, dia melihat Kyosuke memegang gunting rumput dengan darah Miho dan melihat Miho tergeletak di dekatnya. Kakak Miho kabur mengira Kyosuke yang telah membunuhnya.

Ayah Kyosuke datang melihat kejadian ini dan meminta Kyosuke menjelaskannya. Kyosuke mengatakan dia ingin memberikan hadiah dengan menunjukkan kotak kecil dan ayahnya menyadari ini merupakan perbutan  Jong-woo. Kwon-joo menghampiri Do untuk tenang. Namun Do segera pergi meninggalkan Kwon-joo.


Do bergegas menuju penthouse Masayuki. Dimana Do mendapati kupu-kupu yang dibingkai. Flash back masa kecil mereka, Do menangkap kupu-kupu dan menunjukkan kepada Jong-woo. Malam hari, Do menunjukkan kepada ayahnya spesimen/ bingkai kupu-kupu yang dibuatkan oleh Jong-woo. Waktu sekarang Do memukul cermin hingga tangannya berdarah, Kwon-joo menyadari bahwa Masayuki merupakan kakak Do, hadir untuk menenangkannya.

Keesokan harinya, saat upacara pemakaman detektif Na,  Kwon-joo berbicara dengan Do. Do mengatakan bahwa Makio ayah Yukiko sampai sekarang belum ada kabar usai dia memberi tahu bahwa Yukiko tewas dibunuh oleh Masayuki.


Do melanjutkan bahwa Masayuki mungkin berada di studionya sebab dia selalu menyembunyikan benda miliknya disana. Ketka Do pergi, Kwon-joo memberian obat kepada Do namun Do tidak menerimanya. Usai melakukan siaran, Do datang menemui Masayuki.

Do memberikan pukulan kepada Masayuki dan menjatuhkan handphone milik Masayuki. Siswa Masayuki berusaha merelai perkelahian mereka . Seketika tim lapangan datang menangkap Do dengan memborgolnya membawanya pergi.


Selanjutnya Tim lapangan membuka borgol Do yang kemudian Do memberikan handphone milik Masayuki yang diambilnya saat perkelahian. Tim meminta kepada Petugas Jin untuk memeriksanya. Jin mendapati informasi penting bahwa dia pergi 4 kali dalam seminggu di Poongsan Sports Center dii Hogok Gu. Mereka bergegas ke lokasi tersebut. Sementara Masayuki menyadari handphone miliknya telah dicuri.


Loading...