Minggu, 30 Juni 2019

Sinopsis Lengkap Voice 3 Episode 14


Masayuki mengurungkan niatnya membunuh Kwon-jooo sebab dia menyadari Detektif Do terus mengikutinya. Masayuki keluar ruangan, sementara itu Detektif Do tiba di ruangan dan seketika dia mendengar suara pemantik Masayuki dan dia berusaha mengejar Masayuki.


Petugas Park dan Jin memasuki ruangan Kwon-joo dan melihat bucket bunga menyadari ada seseorang yang datang. Seketika Kwon-joo tersadar. Masayuki masuk ke dalam mobilnya dan terkejut dengan kehadiran Do yang menodongkan pistol di kepalanya namun Masayuki telah menghubungi polisi mendapati dirinya dalam ancaman. Sehingga Do pun segera pergi dan berjanji akan menangkapnya.


Selanjutnya, Kwon-joo bersama tim lain ditunjukkan pesan oleh Joong-ki dari Do yang berisikan untuk berhati-hati terhadap Masayuki. Tim Golden time yang diambang dibubarkan, Komisaris Woo memberikan waktu 3 hari untuk menyelesaikan kasus pembunuhan yang terjadi.

Mereka kemudian kembali untuk bertugas dan berusaha mencari tahu mengenai Masayuki dan Chang-soo. Petugas Park dan Jin memberikan masker tinnitus yang dirancang menghasilkan suara yang mirip tinnitus untuk membantu Kwon-joo yang sedang dalam rehabilitasi terhadap pendengarannya.


Do menyelidiki seorang pria berkaitan dengan Chang-soo dan dia mendapati informasi bahwa Chang-soo suka bermain judi. Sementara Gwang-soo, Park Joong-ki, dan Park menginterogasi Masayuki. Setelah itu dia menemui asisten Masayuki di kampus menjelaskan Masayuki jarang makan bersama dengan mereka dan juga sering mengganti nomor.

Dia suka makan yakiniku di dekat universitas tempat dia bekerja. Mereka bergegas menemui koki disana dan dia pernah melayani Chang-soo dan dia menjelaskan bahwa Chang-soo pernah berteriak seakan dia telah memenangkan jackpot di Pachinko. Di toko buku Sangyong tempat penjudi bermain, Tim lapangan tiba mendapati Chang-soo kabur.


Chang-soo berhasil menaklukkan petugas Park, dia kemudian kabur namun berhasil dihentikan Do. Do membawa Chang-soo dengan mengendarai mobil Chang-soo. Semenetara tim tidak mengetahui bahwa Do telah membawa Chang-soo pergi. Di dalam mobil, Do memberi tahu ayah Yukiko Kaneki bahwa pembunuh anaknya adalah suaminya yaitu Masayuki.

Petugas Jin mendapati kejanggalan saat dia memeriksa berita lama mengenai pewaris bisnis Ryokan Kaneki ditemukan tewas. Serta berita masa kecil Masayuki. Kwon-joo meminta untuk memeriksa lebih lanjut. Ayah Yukiko tiba menemui Masayuki dan dia terkejut mengetahui anaknya tewas olehnya.


Asisten Ayah Yukiko dibunuh dan kemudian menyerang ayah Yukiko. Sementara itu Do di tempat lain menginterogasi Chang-soo dengan menyiksanya. Chang-soo menjelaskan bahwa Masayuki bukan anak biologis namun anak diadopsi dan rumornya dia orang Korea dari Osaka.

Jin memberi tahu kepada Kwon-joo bahwa Masayuki bukan anak biologis. Sebelum terjadi kebakaran laporan medis menyebutkan Masayuki asli saat berumur 15 tahun, dokter menyatakan dia menderita penyakit kulit. Terkait dengan system saraf perifer tidak mungkin pulih sepenuhnya namun usai 2 tahun dia pulih sepenuhnya. Ini terdapat keganjalan.


Kwon-joo lalu melaporkan kepada tim lapangan mengenai hal tersebut dan dia menambahkan Ibu Masayuki yaitu Kaneki Keiko seorang psikiater sering membawa pasien anak di ryokannya. Mereka hidup dengan 2 orang Korea salah satunya lansia bernama Lee Hwa-ja. 

Joong-ki mengatakan kepada Kwon-joo bahwa dia menerima pesan dari Do bahwa dia mengunci Chang-soo  di ruang bawah tanah di sebuah bangunan. Masayuki tiba ketika dia tiba setelah mendapati titik posisi Chang-soo di handphone miliknya. Masayuki kemudian membunuh Chang-soo dan memotong kupingnya.


Loading...