Senin, 08 Juli 2019

Sinopsis Lengkap My Only One Episode 05


Do-ran menangis di taman segera dia kembali. Namun Yang-ja menolak menerimanya dan menunjukkan bukti DNA bahwa Do-ran bukanlah anak Dong-cheol sehingga Do-ran menyadari selama ini perlakuan Ibunya yang tidak adil karena dia bukan anak kandung. Segera Do-ran pergi meninggalkannya Mi-ran berusaha menghentikan Do-ran namun Do-ran tetap bersikeras untuk pergi.


Sementara itu Dae-ryook merasa malu usai foto tubuhnya yang gemuk menyebar dan diketahui oleh orang kantor. Dae-ryook lau menganggap Do-ran yang telah menyebarkan fotonya sebab dia mengira flash disk yang berisikan foto dirinya tersebut jatuh dan diambil oleh Do-ran. Do-ran melakukan peringatan kematian kepada ayah Dong-cheol.


Dia mengatakan kepadanya bahwa dia telah bekerja dan memiliki tempat tinggal dan dia sudah menyerah untuk sekolah hukum. Sementara itu Kang Soo-il ditawarkan pekerjaan sopir oleh Pendeta Peter untuk menjadi sopir untuk seorang donator yang sedang mencari sopir.

Dae-ryook yang sedang mencari keberadaan Do-ran, mendapatinya tengah bekerja membagikan brosur. Dia menghampiri Do-ran meminta flash disk miliknya. Do-ran mengatakan bahwa dia tidak pernah mengambil flash disk miliknya. Berusaha menghindar, Dae-ryook tidak sengaja memegang tubuh sensitive Do-ran sehingga Do-ran kesal dan menganggapnya sebagai mesum. Segera Dae-ryook segera kabur karena malu.


Saat perjalanan, Dae-ryook menerima telepon dari sekretarisnya bahwa dia telah menemukan pelaku sebenarnya. Dae-ryook menemui pelakunya yang merupakan anak kecil di kantor polisi yang merupakan anak pegawainya. Dimana karyawannya tersebut sedang berberes dan menemukan flash disk dan menaruh di sakunya dan anaknya mengambilnya.

Yi-ryook yang mabuk menemui Da-ya di kediamannya. Terjadi pertengkaran di antara mereka segera Da-ya masuk ke dalam rumah. Yi-ryook makan sop tauge di kedai sendiri dia merasakan kehilangan Da-ya yang membuatnya menjadi galau.


Saat Eun-young dan Hong-sil bertemu dengan temannya. Teman mereka Kyung-ja mengatakan kepada Hong-sil bahwa baru-baru ini narapidana yang menerima hukuman seumur hidup mendapati amnesti sehingga dia dapat bebas lebih cepat. Hal ini membuat Na Hong-sil mulai khawatir. Segera Hong-sil pergi dan Eun-young berusaha untuk menenangkannya. Sementara Soo-il menuju kediaman keluarga Wang dan menemui Ibunya Geum-byung. Geum-byung lalu memperkenalkan Soo-il kepada Eun-young bahwa Soo-il akan menjadi sopir mereka.


Loading...