Sinopsis Lengkap My Only One Episode 17

Diposting pada

Soo-il membuat rentenir pergi namun rentenir tetap mengancam
Do-ran. Do-ran yang sedih menghubungi Mi-ran dan Ibu Yang-ja namun tidak bisa
dihubungi. Segera Soo-il mengatakan kepada Do-ran untuk menghubungi dirinya
jika rentenir kembali. Mi-ran dan Ibu Yang-ja duduk di depan rumah lama mereka
dimana Mi-ran menangis.


Mi-ran pergi mengambil air dan segera Ibu Yang-ja juga pergi.
Soo-il mengunjungi kediaman lama almarhum Dong-cheol namun rumah tersebut sudah
milik orang lain. Di saat itu Soo-il bertemu dengan tetangga Ibu Yang-ja
menjelaskan kepada So-il bahwa Ibu Yang-ja mencarinya.


Segera Soo-il pergi dan Ibu Yang-ja datang bertemu
tetangganya memberi tahu bahwa pria (soo-il) ke tempatnya. Hal ini membuat Ibu
Yang-ja dan Mi-ran berusaha mengejar Soo-il di pemberhentian bus namun dia
gagal mencapai Soo-il. Sementara itu Dae-ryook berkencan dengan wanita anak
dari pemilik Farmasi Q.

Do-ran yang gelisah menemui Ibu Yang-ja dan Mi-ran di depan
rumah lama mereka. Do-ran merasa kesal sebab rumah tersebut telah dijual.
Do-ran tetap disalahkan oleh Ibu Yang-ja atas semua yang terjadi. Sehingga
membuat Do-ran marah dengan mengatakan awalnya dia peduli namun kini dia tidak
ingin bertemu ibu lagi dan Do-ran pun pergi.


Soo-il berupaya untuk berfikir mencari uang agar dapat
membayar utang Ibu Yang-ja. Keesokan hari, Dae-ryook di kantor mendapati kabar
Do-ran tidak masuk yang membuatnya memikirkannya. Dae-ryook menuju kediaman
Do-ran yang membuat Do-ran terkejut. Dae-ryook pun beralasan bahwa dia ingin
menanyakan dokumen kerja.

Sementara itu Soo-il berdiri diseberang jalan klab malam
milik Dong-won teman penjaranya dulu bermaksud untuk meminjam namun dia ragu
menemuinya. Soo-il kembali ke rumah Wang dan berbicara dengan Yeojoo-daek
mengatakan kepadanya apakah Pak Wang bisa membayar gajinya di awal segera Pak
Wang datang memintanya menemuinya.


Pak Wang mengatakan Soo-il bahwa dia mendengar percakapannya.
Segera Soo-il mengatakan dia membutuhkan uang. Pak Wang pun akhirnya memberikan
uang kepada Soo-il. Soo-il segera menemui rentenir membayar lunas utang Ibu
Yang-ja. Soo-il meminta kepada rentenir untuk tidak memberi tahu bahwa dia yang
telah membayar hutangnya.

Tinggalkan Balasan