Jumat, 12 Juli 2019

Sinopsis Lengkap My Only One Episode 17


Soo-il membuat rentenir pergi namun rentenir tetap mengancam Do-ran. Do-ran yang sedih menghubungi Mi-ran dan Ibu Yang-ja namun tidak bisa dihubungi. Segera Soo-il mengatakan kepada Do-ran untuk menghubungi dirinya jika rentenir kembali. Mi-ran dan Ibu Yang-ja duduk di depan rumah lama mereka dimana Mi-ran menangis.


Mi-ran pergi mengambil air dan segera Ibu Yang-ja juga pergi. Soo-il mengunjungi kediaman lama almarhum Dong-cheol namun rumah tersebut sudah milik orang lain. Di saat itu Soo-il bertemu dengan tetangga Ibu Yang-ja menjelaskan kepada So-il bahwa Ibu Yang-ja mencarinya.


Segera Soo-il pergi dan Ibu Yang-ja datang bertemu tetangganya memberi tahu bahwa pria (soo-il) ke tempatnya. Hal ini membuat Ibu Yang-ja dan Mi-ran berusaha mengejar Soo-il di pemberhentian bus namun dia gagal mencapai Soo-il. Sementara itu Dae-ryook berkencan dengan wanita anak dari pemilik Farmasi Q.

Do-ran yang gelisah menemui Ibu Yang-ja dan Mi-ran di depan rumah lama mereka. Do-ran merasa kesal sebab rumah tersebut telah dijual. Do-ran tetap disalahkan oleh Ibu Yang-ja atas semua yang terjadi. Sehingga membuat Do-ran marah dengan mengatakan awalnya dia peduli namun kini dia tidak ingin bertemu ibu lagi dan Do-ran pun pergi.


Soo-il berupaya untuk berfikir mencari uang agar dapat membayar utang Ibu Yang-ja. Keesokan hari, Dae-ryook di kantor mendapati kabar Do-ran tidak masuk yang membuatnya memikirkannya. Dae-ryook menuju kediaman Do-ran yang membuat Do-ran terkejut. Dae-ryook pun beralasan bahwa dia ingin menanyakan dokumen kerja.

Sementara itu Soo-il berdiri diseberang jalan klab malam milik Dong-won teman penjaranya dulu bermaksud untuk meminjam namun dia ragu menemuinya. Soo-il kembali ke rumah Wang dan berbicara dengan Yeojoo-daek mengatakan kepadanya apakah Pak Wang bisa membayar gajinya di awal segera Pak Wang datang memintanya menemuinya.


Pak Wang mengatakan Soo-il bahwa dia mendengar percakapannya. Segera Soo-il mengatakan dia membutuhkan uang. Pak Wang pun akhirnya memberikan uang kepada Soo-il. Soo-il segera menemui rentenir membayar lunas utang Ibu Yang-ja. Soo-il meminta kepada rentenir untuk tidak memberi tahu bahwa dia yang telah membayar hutangnya.


Loading...