Sinopsis Lengkap My Only One Episode 21

Diposting pada

Kim Do-ran bertemu Oh Eun-young yang meminta agar Do-ran
tinggal di rumah terkait dengan nenek Geum-byung. Do-ran pun mempertimbangkan
tawaran tersebut. Bibi Geum-ok bertemu dengan Soo-il yang telah lama tidak
bertemu.


Soo-il berkata kepada Geum-ok bahwa harapannya Do-ran tidak
tahu siapa ayahnya sampai dia tidak ada. Soo-il meminta tolong kepada Geum-ok
untuk melupakan soal dirinya dan juga Do-ran.

Soo-il kemudian ke tempat abu almarhum Dong-cheul untuk
memberi peringatan. Dimana Soo-il mengatakan dia telah bertemu Geum-ok dan dia
tidak ingin membicarakan mengenai dirinya kepada Geum-ok. Sebab khawatir
ketahuan tinggal dekat dengan Do-ran. Jadi, dia tidak mengatakannya dengan
begitu sehingga dia bisa mengawasi Do-ran.


Di kantor Do-ran menerima cek dari Pak Wang. Setelah itu Pak
Wang menghubungi Eun-young untuk bertemu. Di danau Pak Wang meminata maaf dan
mereka akhirnya berdamai. Dalam perjalanan pulang, di dalam bus Do-ran
memeriksa cek yang diberikan Pak Wang yang ternyata berjumlah seribu dollar.
Dia pun berjanji akan membayar utang kepada temannya Yoo-jin.


Namun dia terkejut setelah mengecek pengeluaran yang begitu
banyak yang ternyata kartunya telah digunakan oleh Mi-ran dan ibunya tanpa
seizinnya. Sampai di rumah, Do-ran marah terhadap Mi-ran dan ibunya. Mi-ran
kemudian pergi sementara Do-ran menuju rumah Yoo-jin untuk membayar sebagian
utangnya. Do-ran kemudian makan bersama Yoo-jin dan Bibi Geum-ok. Dimana
Geum-ok mengamati Do-ran yang mirip sekali dengan Soo-il. Geum-ok terus memikirkan
mereka.

Dae-ryook berkencan dengan wanita anak dari pemilik Farmasi
Q. Selanjutnya Soo-il menjemput mereka dan membawa wanita tersebut pulang ke
rumah atas permintaan  Eun-young. Di
taman, Mi-ran mabuk membuang kaleng minuman sembarangan dan mengenai Goo-rae
yang melintas menggunakan sepeda.


Goo-rae kemudian meminta kepada Mi-ran untuk mengambil kaleng
dan membuangnya ke dalam kotak sampah. Segera Mi-ran melakukannya dan kemudian Mi-ran
kembali ke rumah bertemu di luar dengan Do-ran. Do-ran menanyakan kepada Mi-ran
apakah Mi-ran masih ingin menjadi pembawa acara berita.


Jika ingin dia berjanji akan membayar uang kuliahnya namun
Mi-ran harus mencari uang sendiri untuk uang jajan sendiri. Sementara itu
Soo-il sibuk bekerja paruh waktu di toko buah. Setelah itu pagi harinya dia
kembali ke kamarnya dimana dia memasukkan upah kerjanya ke dalam laci dan
kemudian mengambil foto Do-ran dan memandanginya dengan senyum bahagia.

Tinggalkan Balasan