Jumat, 04 Oktober 2019

Sinopsis Lengkap Film Joker (2019) Joaquin Phoenix

Joker (2019)

Rilis
04 Oktober 2019
Negara
Amerika Serikat
Bahasa
Inggris
Sutradara
Todd Phillips
Produser
Bradley Cooper, Todd Phillips, Emma Tillinger Koskoff
Pemeran
Robert De Niro, Shea Whigham, Joaquin Phoenix, Frances Conroy, Bryan Callen, Marc Maron, Brian Tyree Henry, Zazie Beetz, Brett Cullen, Bill Camp, Gleen Fleshler, Josh Pais
Sinematografi
Lawrene Sher
Music
Hildur Guonadottir
Distributor
Warner Bros. Pictures.

Plot Joker 



1981, Arthur Fleck (Joaquin Phoenix)  berusia 40 tahun tinggal dengan ibunya Penny (Frances Conroy) di Gotham City, bekerja menjadi badut. Arthur menderita kelainan neurologis yang mengakibatkan dia tertawa di waktu yang tidak tepat, dan dia melakukan kunjungan rutin dalam pekerjaan layanan sosial guna mendapatkan obat. Usai sekelompok anak jalanan menganggungnya memukulinya di gang, salah seorang rekan kerjanya meminjamkan pistol dalam upaya perlindungan.


Arthur bertemu Sophie, ibu lajang muda tinggal di aula dan mengundangnya dalam acara Stand-up comedy-nya. Selama kunjungan menuju rumah sakit anak, pistol Arthur jatuh yang menyebabkan penembakan. Arthur juga mengetahui program layanan sosial ditutup, sehingga dia tidak mempunyai cara mendapati pengobatan.

Selama perjalanan subway menuju rumah, Arthur dilecehkan sekelompok 3 pengusaha Wall Street, dia menembak mati mereka saat mereka mulai memukuli Arthur. Secara tidak sengaja memulai gerakan protes pada orang kaya Gotham City, dengan para pemrotes mengenakan topeng badut. Sophie hadir dalam acara stand-up Arthur, yang berlangsung buruk, dia tertawa tidak terkendali dan mengalami kesulitan menyampaikan kelucuannya.


Seorang pembawa acara populer yaitu Murray Franklin (Robert De Niro) merekamnya menunjukkannya langsung ke layak ramai untuk mengejeknya. Arthur mencuri surat yang ditulis oleh ibunya untuk miliarder lokal yaitu Thomas Wayne (Brett Cullen), sehingga mendapati fakta bahwa dia merupakan putra tidak sah dari Wayne. Dia memaki ibunya sebab merahasiakan ini, tidak lama usai itu, Penny jatuh sakit parah dirawat di rumah sakit.

Arthur juga dilecehkan dua detektif yang curiga terhadap keterlibatannya di dalam penembakan kereta, namun dia menyangkalnya. Arthur menguntit Thomas dan menghadapinya di acara publik, Wayne menjelaskan kepadanya Penny secara mental tidak stabil dan bahkan bukan ibu kandung dari Arthur.


Dalam penolakan, Arthur mengunjungi rumah sakit Arkham guna memverifikasi klaim tersebut, dia mencuri file kasus Penny dan mendapati bahwa dia memang diadopsi usai ditinggalkan sebagai bayi. Dia juga memahami bahwa Penny secara fisik kasar terhadapnya saat dia masih kecil, termasuk trauma kepala yang serius.

Merasa bingung, Arthur kembali menuju rumah sakit dan menghajar ibunya menggunakan bantal. Dia kembali menuju gedung apartemennya dan memasuki kamar Sophie (Zazie Beetz), ketakutan Sophie menyuruhnya untuk pergi. Perwakilan dari show Murray menghubungi dan meminta Arthur tampil di show itu. Arthur pun setuju berencana bunuh diri langsung.


Ketika dia mengenakan riasan dan pakaian, dia dikunjungi dua rekan kerja lama yang ingin memberikan belansungkawa terhadap kematian ibunya, Arthur dengan kejam membunuh satu dan membiarkan lain pergi untuk bersikap baik terhadapnya di masa lalu. Di dalam perjalanan menuju studio, dia dikejar 2 detektif ke kereta yang penuh dengan pengunjuk rasa badut, salah satu detektif tidak sengaja membunuh seorang pengunjuk rasa dan menghasut kerusuhan sementara itu Arthur kabur dalam kekacauan.

Sebelum show ditayangkan, Arthur meminta Murray memperkenalkan dirinya dengan sebutan "Joker" referensi untuk olokan Murray masa lalu mengenai rutinitasnya. Arthur menyambut hangat, namun terus menerus mengakui pembunuhan kereta bawah tanah dan juga menyesali bagaimana masyarakat meninggalkan serta mengejeknya, termasuk Murray sendiri.


Arthur menembak membunuh Murray saat on air sebelum dia ditangkap. Dalam perjalanan menuju kantor polisi, Arthur melihat bahwa kota tersebut telah turun menuju dalam kekacauan dengan pengunjuk rasa menggeledah kota usai pembunuhan publik. Salah satu pengunjuk rasa mengejar keluarga Wayne dan membunuh Martha dan Thomas yang membuat Bruce muda menjadi yatim piatu. Sekelompok pemrotes di dalam ambulans menabrak mobil polisi yang membawa Arthur dan menyelamatkannya, Arthur dielukan sebagai pahlawan oleh gerombolan.

Beberapa waktu berikutnya, Arthur diinterogasi seorang pekerja sosial di rumah sakit Arkham dan dia tertawa, saat ditanya mengapa, dia hanya mengatakan bahwa mereka "Wouldn't get it".

Loading...