Sabtu, 31 Agustus 2019

Sinopsis Lengkap Film Tae Guk Gi: The Brotherhood of War (2004) Korean Movie

Tae Guk Gi (2004)

Rilis
06 Februari 2004
Negara
Korea Selatan
Bahasa
Korea
Sutradara
Kang Je-gyu
Produser
Lee Seong-hun
Pemeran
Won Bin, Jang Dong-gun, Gong Hyung-jin, Lee Eun-ju, Ahn Gil-kang, Choi Min-sik, Jeon Jae-hyeon, Kim Su-ro, Jo Yoon-hee, Joo Da-young
Sinematografi
Hong Kyung-pyo
Music
Lee Dong-jun
Distributor
Showbox.

Plot TaeGukGi

Di tahun 2003, saat menggali sisa-sia di medan perang Korea, Tim penggalian Angkatan Darat Korea Selatan memberi tahu lelaki tua mengidentifikasi beberapa sisa sebagai miliknya meskipun dia masih hidup. 5 dekade sebelumnya, 1950 keluarga Lee menjalani kehidupan mereka di Ibu Kota Korea Selatan.


Lee Jin-tae mempunyai kios penyemir sepatu guna membayar pendidikan adiknya yaitu Jin-seok. Jin Tae juga membelikan mereka pena perak. yang merupakan barang berharga di antara keduanya. Young-shin tunangan Jin-tae bekerja di toko mie. 25 Juni 1950, KORUT menyerbu KORSEL sehingga kedua bersaudara dipaksa untuk mengikuti wajib militer.


Mereka ditugaskan menuju Divisi Infanteri Ke-1, bertarung di Perimeter Pusan sebelum maju menuju ke Utara usai pendaratan pasukan amfibi Amerika di Incheon. Jin-tae diberitahu atasan mereka jika dia mampu mendapati penghargaan tertinggi untuk prajurit KORSEL, Taeguk Cordon dari Ordo Merit Militer, saudaranya mampu dikirim pulang.

Jin-tae banyak melakukan tindakan yang membahaykan dirinya guna mendapati medali dan dia dipromosikan menjadi sersan. Kepahlawanan dirinya selama pertempuran Pyongyang di perkotaan pada akhirnya menghasilkan nominasi Jin-tae meraih medali namu pengalaman tempurnya membuat dirinya menjadi pembunuh tanpa emosi yang membuat adiknya ngeri.


Koalisi Amerika akhirnya terpaksa mundur kembali ke Seoul saat Cina memasuki perang untuk KORUT. Jin-tae mendapati medali namun di Seoul, Young-shin dicurigai bergabung bersama partai Komunis selama pendudukan. Komunis ditangkap seorang militer KORSEL, dan para saudara berusaha menghentikan mereka.

Selama perjuangan, Young-sin ditembak mati dan duo saudara ditangkap sebab berusaha untuk menyelamatkannya. Di penjara, permintaan Jin-tae membebaskan saudaranya ditolak. Komandan keamanan memerintahkan penjara yang dibakar dengan para tahanan berada di dalam saat pasukan musuh mendekat.


Berusaha menyelamatkan saudaranya, Jin-tae kehilangan kesadaran dirinya dan saat bangun dia meyakini Jin-seok telah meninggal dalam kobaran api. Dia pun membunuh sipir penajra yang menyerah sebelum ditangkap tentara Tiongkok. Jin-seok masih hidup dipindahkan ke rumah sakit militer usai lolos, diselamatkan Uncle Yang veteran yang kini cacat dari unit lama mereka.

Dia mengetahui Jin-tae membelot ke KORUT, dan kini memimpin formasi elit KORUT dikenal Unit Bendera. Jin-seok kembali menjadi prajurit KORSEL, Suatu ketika Jin-seok mengklaim terhadap penculik dirinya bahwa dia adik Jin-tae. Namun KORUT meyakini Jin-seok mata-mata dan akan membawanya pergi diinterogasi saat posisi mereka diserang pasukan AS dan KORSEL. Serangan tersebut membebaskan Jin-seok, melanjutkan pencarian Jin-tae ketika posisinya ditangkap dalam pertempuran yang ganas.


Sebelum pasukan AS mampu mengamankan keuntungan mereka, Tim Unit Bendera tiba merobohkan mereka dengan dipimpin Jin-tae. Jin-tae berhadapan Jin-seok namun karena tidak mengenali Jin-seok, Jin-tae berusaha membunuhnya, Jin-seok nyaris tidak mampu menghindari kematian sebelum Lee secara singkat lumpuh.

Jin-seok berusaha membawanya pergi namun ditembak di kaki. Keduanya terluka, Jin-tae pada akhirnya mengakui Jin-seok dan keduanya pun reuni penuh air mata, namun KORUT memaksa kembali pasukan KORSEL dan AS. Jin-tae memerintahkan Jin-seok menyelamatkan dirinya sendiri. Jin-seok menolak namun mengalah usai Jin-tae berjanji mereka akan bertemu lagi.


Jin-seok yang terluka ke tempat aman, Jin-tae menembak senapan mesin dan memberikan tembakan balasan terhadap warga KORSEL lain sebelum dibunuh. Waktu sekarang, Jin-seok lelaki tua, berdiri di lokasi penggalian, sisa-siasa barang awalnya diidentifikasi sebagai milik Jin-tae. Dia memeriksa beberapa barang digali Jin-tae, termasuk pena perak mereka yang telah lama hilang, memohon tulang belulang saudaranya, mengutip janjinya saat cucunya memandang simpati.

Kembali di tahun 1950-an, usai Perang Korea, Jin-seok kembali kepada Ibunya, yang juga selamat mendapati sepatu yang Jin-tae telah persembahkan untuk disempurnakan dan pergi bersama dengan saudara muda yaitu Young-shin di Seoul saat bangsa membangun kembali. Dia meyakinkan mereka, dia akan kembali ke sekolah memenuhi janji yang telah dia buat terhadap Jin-tae.

Loading...