Sinopsis Left-Handed Wife Episode 84

Diposting pada

Soo-ho menemui Pak Park
terkait masalah mantan istri Pak Park yaitu Ibu Jo yang akan melakukan
konfrensi pers penerbitan bukunya rahasia keluarga Aura. Setelah itu Soo-ho menemui
para staff setianya membicarakan masalah rapat yang akan mereka hadirkan
peluncuran produk perawatan demensia.


Sementara itu di ruangan Ibu
Jo yang mengenakan kursi roda meminta asistennya mendandaninya sepucat mungkin
untuk menarik simpati para pemburu berita. Soo-ho yang bersiap untuk melakukan rapat
peluncuran perawatan produknya, didatangi oleh Sung-dal bahwa tempat Kakek Park
melakukan acara beas siswa untuk anak yatim bersebelahan dengan konferensi pers
Ibu Jo. Soo-ho segera bergegas pergi dan meminta Seo dan lainnya menangani
rapat ini.


Ibu Jo melakukan konfrensi
dimana dia menjelaskan di dalam bukunya berisikan dibalik kematian ayahnya Cho
Seung-min, tuduhan-tuduhan padanya dan terakhir mengenai kebenaran pembunuhan
istri dan anak sulung Pimpinan Park. Ibu Jo menjelaskan bahwa Park Hae-chul
yang telah membunuh Yun-ah. Segera para pers menuju ke ruangan lain untuk menemui
Kakek Park. Di saat itu Kakek Park bersama dengan Pak Park, Nenek Chun dan
Esther diserang pers. Sementara di ruang rapat para investor, mereka telah
menerima kabar bahwa informasi ini sehingga rapat menjadi kacau.


Soo-ho datang menghampiri Ibu
Jo dan pers, segera Soo-ho meminta ibu Jo kembali masuk ke ruang pers. Soo-ho
menjelaskan kepada para reporter bahwa memang benar Pimpinan Park
menyembunyikan Hae-chul karena menderita autis dan kematian Yun-ah ada
kemungkinan keterlibatan Ibu Jo bahkan Ibu Jo yang telah membuangnya. Ibu Jo
menganggap Soo-ho melakukan pencemaran nama baik. Soo-ho meminta Ibu Jo
melaporkannya sebab dia memiliki banyak bukti. Soo-ho berjanji kepada media
bahwa dia akan mempublikasikan jika ayahnya ditemukan.


Soo-ho kembali ke ruang rapat
para investor, namun ruangan sudah kosong. Soo-ho duduk di dalam ruangan
dihampiri Ha-young dari pihak Golden S. Soo-ho mengatakan dia tidak mengundang
perusahannya mengapa dia datang. Namun Ha-yong mengatakan dia sangat peduli
terhadap produk yang diluncurkan dan dia telah membuat para investor untuk
mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan Soo-ho. Ha-young menawarkan untuk
berinvestasi pada produknya dan mengajaknya untuk makan malam namun Soo-ho
menolak.


Soo-ho pulang ke rumah dimana
Gun memberikan pin kertas kepada Soo-ho. Ini membuat Soo-ho mengingat San-ha
saat terakhir Gun memberikan pin kertas ini. Mereka berada di kamar dan
menempelkan pin kertas yang ditempel dengan lem pada foto San-ha. Soo-ho lalu
memutar Gun seperti pesawat terbang dan Gun mengatakan kepada Soo-ho untuk
menerbangkan menuju surga menemui Ibunya.


Soo-ho bersiap untuk bertemu
dengan Pak Jung untuk melakukan negosiasi. Di saat dia berada di mall, Soo-ho
melihat wanita mirip dengan San-ha. Soo-ho menghampirinya memanggilnya namun
wanita tersebut mengatakan dia bukan San-ha tetapi Oh Jemma. Soo-ho tidak
percaya berusaha menghentikannya namun Soo-ho menerima telepon dari Pak Jung
menanyakan keberadannya. Soo-ho meminta maaf dia tidak bisa menemukannya dan
berjanji dia akan mengganti rugi waktunya yang terbuang.


Keluarga Pak Oh datang ke
rumah Pak Park, mereka bersama dengan keluarga Park melakukan penghormatan
mendiang San-ha. Sementara Soo-ho terus mengikuti Oh Jemma/San-ha hingga
apartemennya. Soo-ho mengambil selendang Jemma/San-ha yang jatuh. Dia terkejut
saat masuk apartemen bertemu dengan Ha-young. Soo-ho menanyakan kepada Ha-young
dimana pemilik selendang tersebut dan tidak lama Jemma keluar dari kamar mandi.
Mereka pun berhadapan. (Baca juga:
left-Handed Wife Episode 85)

Tinggalkan Balasan