Selasa, 22 Oktober 2019

Sinopsis Left-Handed Wife Episode 84



Soo-ho menemui Pak Park terkait masalah mantan istri Pak Park yaitu Ibu Jo yang akan melakukan konfrensi pers penerbitan bukunya rahasia keluarga Aura. Setelah itu Soo-ho menemui para staff setianya membicarakan masalah rapat yang akan mereka hadirkan peluncuran produk perawatan demensia.


Sementara itu di ruangan Ibu Jo yang mengenakan kursi roda meminta asistennya mendandaninya sepucat mungkin untuk menarik simpati para pemburu berita. Soo-ho yang bersiap untuk melakukan rapat peluncuran perawatan produknya, didatangi oleh Sung-dal bahwa tempat Kakek Park melakukan acara beas siswa untuk anak yatim bersebelahan dengan konferensi pers Ibu Jo. Soo-ho segera bergegas pergi dan meminta Seo dan lainnya menangani rapat ini.


Ibu Jo melakukan konfrensi dimana dia menjelaskan di dalam bukunya berisikan dibalik kematian ayahnya Cho Seung-min, tuduhan-tuduhan padanya dan terakhir mengenai kebenaran pembunuhan istri dan anak sulung Pimpinan Park. Ibu Jo menjelaskan bahwa Park Hae-chul yang telah membunuh Yun-ah. Segera para pers menuju ke ruangan lain untuk menemui Kakek Park. Di saat itu Kakek Park bersama dengan Pak Park, Nenek Chun dan Esther diserang pers. Sementara di ruang rapat para investor, mereka telah menerima kabar bahwa informasi ini sehingga rapat menjadi kacau.


Soo-ho datang menghampiri Ibu Jo dan pers, segera Soo-ho meminta ibu Jo kembali masuk ke ruang pers. Soo-ho menjelaskan kepada para reporter bahwa memang benar Pimpinan Park menyembunyikan Hae-chul karena menderita autis dan kematian Yun-ah ada kemungkinan keterlibatan Ibu Jo bahkan Ibu Jo yang telah membuangnya. Ibu Jo menganggap Soo-ho melakukan pencemaran nama baik. Soo-ho meminta Ibu Jo melaporkannya sebab dia memiliki banyak bukti. Soo-ho berjanji kepada media bahwa dia akan mempublikasikan jika ayahnya ditemukan.


Soo-ho kembali ke ruang rapat para investor, namun ruangan sudah kosong. Soo-ho duduk di dalam ruangan dihampiri Ha-young dari pihak Golden S. Soo-ho mengatakan dia tidak mengundang perusahannya mengapa dia datang. Namun Ha-yong mengatakan dia sangat peduli terhadap produk yang diluncurkan dan dia telah membuat para investor untuk mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan Soo-ho. Ha-young menawarkan untuk berinvestasi pada produknya dan mengajaknya untuk makan malam namun Soo-ho menolak.


Soo-ho pulang ke rumah dimana Gun memberikan pin kertas kepada Soo-ho. Ini membuat Soo-ho mengingat San-ha saat terakhir Gun memberikan pin kertas ini. Mereka berada di kamar dan menempelkan pin kertas yang ditempel dengan lem pada foto San-ha. Soo-ho lalu memutar Gun seperti pesawat terbang dan Gun mengatakan kepada Soo-ho untuk menerbangkan menuju surga menemui Ibunya.


Soo-ho bersiap untuk bertemu dengan Pak Jung untuk melakukan negosiasi. Di saat dia berada di mall, Soo-ho melihat wanita mirip dengan San-ha. Soo-ho menghampirinya memanggilnya namun wanita tersebut mengatakan dia bukan San-ha tetapi Oh Jemma. Soo-ho tidak percaya berusaha menghentikannya namun Soo-ho menerima telepon dari Pak Jung menanyakan keberadannya. Soo-ho meminta maaf dia tidak bisa menemukannya dan berjanji dia akan mengganti rugi waktunya yang terbuang.


Keluarga Pak Oh datang ke rumah Pak Park, mereka bersama dengan keluarga Park melakukan penghormatan mendiang San-ha. Sementara Soo-ho terus mengikuti Oh Jemma/San-ha hingga apartemennya. Soo-ho mengambil selendang Jemma/San-ha yang jatuh. Dia terkejut saat masuk apartemen bertemu dengan Ha-young. Soo-ho menanyakan kepada Ha-young dimana pemilik selendang tersebut dan tidak lama Jemma keluar dari kamar mandi. Mereka pun berhadapan. (Baca juga: left-Handed Wife Episode 85)

Loading...

2 komentar

ayo dong sampe selesai ceritanya selalu buka ini nih

yah ditunggu saja admin akan berusaha untuk membuat artikel drama ini sampai tamat. terima kasih