Rabu, 23 Oktober 2019

Sinopsis Left-Handed Wife Episode 90



Soo-ho memanggil Hae-chul sebuatan ayah, seketika dia mendengar langkah kaki dan Soo-ho bersembunyi di balik lukisan. Jemma/San-ha, Nam-joon dan Ibu Jo datang ke ruangan. Mereka tidak mengetahui keberadaan Soo-ho. Jemma/San-ha mendengarkan music kepada Hae-chul bahwa dia akan membawanya namun Ibu Jo menolak sebab dia ingin Hae-chul berada disana tetapi Jemma/San-ha tetap membawanya pergi. Mereka meninggalkan ruangan dan Soo-ho terkunci di dalam.


Ibu Jo berbicara dengan Nam-joon di dalam ruangannya. Ketika itu Nam-joon terkejut melihat Esther dan merasa curiga terhadapnya. Esther lalu meminta No-ah berpamitan kepada Ibu Jo. Esther yang telah menerima telepon dari Soo-ho, segera membukakan pintu Soo-ho untuk keluar. Di ruangan Ibu Jo menyatakan kepada Nam-joon bahwa dia akan mengadakan pameran rahasia kelam keluarga Aura. Nam-joon menjelaskan kepada Ibunya bahwa dia akan menikahi San-ha yang mengejutkan Ibu Jo sebab takut nantinya akan membahayakannya jika ingatan San-ha kembali. Nam-joon tidak peduli mengenai hal tersebut.


Soo-ho menemui Pak Park dan Kakek Chun mengenai kondisi Hae-chul. Dia tidak bisa membawa Hae-chul sebab dia terkena serangan panic dan dia kini berada pengawasan Jemma/San-ha. Sementara itu Nam-joon dan Jemma/San-ha tiba di apartemen melihat Ha-young minum alcohol. Jemma/San-ha memintanya untuk berhenti minum namun dia menolak. Jemma/San-ha diminta untuk masuk ke kamar oleh Nam-joon. Nam-joon berdebat dengan Ha-young terkait Nam-joon yang akan melakukan pernikahan dengan San-ha.


Nam-joon masuk ke kamar menemui Jemma/San-ha bahwa persepsi pernikahannya akan berlangsung 2 hari lagi sehigga mengejutkan Jemma/San-ha yang mengatakan begitu cepat. Esok hari, Nam-joon menuju kantor Soo-ho untuk memberi tahunya sekaligu memberikan undangan bahwa dia akan menikahi Jemma/San-ha besok. Ketika Nam-joon pergi, Soo-ho emosi berat dia memukul meja. Soo-ho bergegas menuju ruangan dimana Jemma/San-ha sedang berbicara dengan dokter Philip untuk mempercepat melakukan teknologi demensia yang akan mereka produksi.


Philip keluar, Soo-ho memohon kepada Jemma/San-ha untuk membatalkan pernikahan. Jemma/San-ha mengatakan bahwa Daniel/Nam-joon adalah orang yang telah menolongnya saat terjatuh dalam air. Soo-ho membantahnya bahwa Nam-joon berusaha membunuhnya. Segera Jemma/San-ha terbayang kejadian kecelakaan tersebut. Namun dia tidak peduli dan segera pergi meninggalkan Soo-ho. Soo-ho duduk menangis dan saat itu dia menerima pesan gambar dari Sung-dal bahwa Ha-young dan Nam-joon pernah melakukan upacara donasi rumah sakit Jingang.


Di rumah sakit Jingang, Sung-dal melihat Ha-young datang ke rumah sakit Jingang menemui Jemma yang asli yang sedang dirawat di rumah sakit tersebut. Segera Sung-dal menghubungi Soo-ho fakta ini. Soo-ho segera menuju rumah sakit Jingang. Ketika Ha-young pergi, Soo-ho dan Sung-dal masuk ke ruangan Jemma. Dimana Sung-dal mengatakan Jemma sudah ada di rumah sakit ini 10 tahun lamanya. Kini Soo-ho menyadari San-ha telah dicuci otaknya sebab mengalamai amnesia.


Ha-young datang  ke apartemennya melihat Nam-joon dan Jemma/San-ha bersiap untuk pergi ke hotel. Ha-young meminta untuk bicara dengan Nam-joon. Mereka saling berdebat saling mengancam. Ha-young meminta kepada Nam-joon untuk segera memberi tahu Jemma/San-ha bahwa mereka juga telah memasang mata-mata di lab terkait teknologi demensia selain Philip. Ketika mereka keluar, mereka terkejut melihat Jemma/San-ha yang nampaknya menguping pembicaraan tersebut.


Soo-ho datang ke apartemen Ha-young mencari San-ha namun Ha-young mengatakan mereka sudah pergi ke hotel bersiap untuk melaksanakan pernikahannya besok. Soo-ho kembali dan Esther dan lainnya terkejut mendengar pernikahan Nam-joon dan Jemma/San-ha besok. Sementara itu keluarga Pak Oh mengetahui dari Sung-dal bahwa Nam-joon akan menikah dengan Jemma/San-ha. Mereka mulai panic.


Esok harinya, di aula pernikahan Nam-joon menyambut para tamu yang hadir. Di ruang hotel, Ha-young menghampiri Jemma/San-ha untuk bicara di kolam renag. Soo-ho datang mencari keberadaan San-ha. Sementara Nam-joon menuju ruangan hotel untuk menjemput San-ha, namun asistennya mengatakan San-ha sedang bersama dengan Ha-young di kolam renang.


Sementara di kolam renang, Jemma/San-ha berdebat dengan Ha-young dimana Ha-young meminta membatalkan resepsi pernikahan tersebut sebab dia juga menyukai Nam-joon. Seketika Jemma/San-ha terjatuh ke kolam renang. Dia pun terkena serangan panic yang mengingatkannya berbagai serangkaian kejadian selama setahun belakangan ini. Nam-joon dan Soo-ho mengetahui ini segera meluncur ke kolam renang untuk menolong Jemma/San-ha. (Baca juga: left-handedEpisode 91)

Loading...