Sinopsis Lengkap Person Who Gives Happiness Episode 103

Diposting pada

Ms. Park berbicara dengan
Ha-yoon di kamar yang terus menangis. Dia meminta untuk pulang. Ha-yoon
mengatakan bahwa ayahnya adalah Gun-woo bukan Suk-jin. Ms. Park terus memarahi
Ha-yoon. Ha-yoon kembali berkata bahwa dia, Mommy Eun-hee da Ayah Gun-woo adalah
keluarga. Sementara di luar Yu-ri dan Mi-sook meminta ibunya membuka pintu
kamarnya.


Eun-hee datang setelah
dihubungi dan berusaha meminta Ha-yoon keluar dan menganggap ini adalah
penculikan. Suk-jin datang dan membantah ucapan Eun-hee mengenai penculikan. Tidak
lama Gun-woo datang bersama dengan polisi. Suk-jin memutuskan untuk masuk
meminta ibunya membukakan dia pintu. Di dalam Suk-jin berbicara dengan Ha-yoon
bahwa dia adalah Ha-yoon. Namun Ha-yoon mengatakan tidak, ayahnya adalah
Gun-woo.


Segera Ha-yoon keluar memeluk
ibunya. Tidak lama Ms. Park yang tidak terima dianggap sebagai penculik
menampar wajah Gun-woo. Ms. Park berusaha untuk menamparnya sekali lagi namun
kali ini Gun-woo melawan dengan menahannya. Ms. Park kini dibawa oleh pihak
polisi. Sementara di kediaman Pak Lee, Jung-hoon menceritakan kejadian ini dan
dia menceritakan kejadian yang sama apa yang sebelumnya diterima oleh Eun-hee
saat Suk-jin datang menganggap Eun-hee sebagai penculik anak.


Ms. Park kembali ke rumah
namun dia terus mengamuk kepada Suk-jin. Mi-sook membawakan minum untuk ibunya
tetapi Ms. Park juga maraha pada Mi-sook membuang gelas berisikan air minum.
Sementara itu keesokan harinya, Myung-sun mengetahui bahwa Kwang-soo ingin
memberikan uang kepada Ibu Myung-sun. Segera Myung-sun pergi menemui ibunya di
toko Kwang-soo. Myung-sun berdebat dengan ibu kejamnya tersebut. Myung-sun memarahi
ibunya meminta segera pergi. Myung-sun menangis dan ditenangkan oleh Kwang-soo.


Myung-sun menjaga Ha-yoon
dimana Ha-yoon menceritakan bahwa dia bermimpi bertemu dengan Sul-hee. Ha-yoon
mengatakan bahwa Sul-hee sangat cantik. Myung-sun lalu berkata untuk berhenti
memikirkannya dan focus pada pembelajarannya sebab tulisan ejaannya salah. Suk-jin
menemui dokter. Dimana Dokter mengatakan kepada Suk-jin bahwa Ms. Park
mengalami tahap awal demensia. Gejala ini biasanya muncul pada orang yang
menerima trauma mental yang sulit atau itu disebut gangguan PTSD (biasanya
penyakit ini banyak dialami oleh korban perang). Ini membuat Suk-jin merasa
sedih dan dilemma.


Di restaurant 3 orang customer
bertemu dengan Ms. Park dimana mereka menjelekkan restaurantnya dengan
menganggap makanannya mengandung garam industry dan makanan rasanya mengerikan.
Sehingga ini membuat Ms. Park marah segera Suk-jin datang dimana Suk-jin
menenangkan ibunya. (Baca juga: PersonWho Gives Happiness Episode 104)

Tinggalkan Balasan