Selasa, 01 Oktober 2019

Sinopsis Lengkap Person Who Gives Happiness Episode 103



Ms. Park berbicara dengan Ha-yoon di kamar yang terus menangis. Dia meminta untuk pulang. Ha-yoon mengatakan bahwa ayahnya adalah Gun-woo bukan Suk-jin. Ms. Park terus memarahi Ha-yoon. Ha-yoon kembali berkata bahwa dia, Mommy Eun-hee da Ayah Gun-woo adalah keluarga. Sementara di luar Yu-ri dan Mi-sook meminta ibunya membuka pintu kamarnya.


Eun-hee datang setelah dihubungi dan berusaha meminta Ha-yoon keluar dan menganggap ini adalah penculikan. Suk-jin datang dan membantah ucapan Eun-hee mengenai penculikan. Tidak lama Gun-woo datang bersama dengan polisi. Suk-jin memutuskan untuk masuk meminta ibunya membukakan dia pintu. Di dalam Suk-jin berbicara dengan Ha-yoon bahwa dia adalah Ha-yoon. Namun Ha-yoon mengatakan tidak, ayahnya adalah Gun-woo.


Segera Ha-yoon keluar memeluk ibunya. Tidak lama Ms. Park yang tidak terima dianggap sebagai penculik menampar wajah Gun-woo. Ms. Park berusaha untuk menamparnya sekali lagi namun kali ini Gun-woo melawan dengan menahannya. Ms. Park kini dibawa oleh pihak polisi. Sementara di kediaman Pak Lee, Jung-hoon menceritakan kejadian ini dan dia menceritakan kejadian yang sama apa yang sebelumnya diterima oleh Eun-hee saat Suk-jin datang menganggap Eun-hee sebagai penculik anak.


Ms. Park kembali ke rumah namun dia terus mengamuk kepada Suk-jin. Mi-sook membawakan minum untuk ibunya tetapi Ms. Park juga maraha pada Mi-sook membuang gelas berisikan air minum. Sementara itu keesokan harinya, Myung-sun mengetahui bahwa Kwang-soo ingin memberikan uang kepada Ibu Myung-sun. Segera Myung-sun pergi menemui ibunya di toko Kwang-soo. Myung-sun berdebat dengan ibu kejamnya tersebut. Myung-sun memarahi ibunya meminta segera pergi. Myung-sun menangis dan ditenangkan oleh Kwang-soo.


Myung-sun menjaga Ha-yoon dimana Ha-yoon menceritakan bahwa dia bermimpi bertemu dengan Sul-hee. Ha-yoon mengatakan bahwa Sul-hee sangat cantik. Myung-sun lalu berkata untuk berhenti memikirkannya dan focus pada pembelajarannya sebab tulisan ejaannya salah. Suk-jin menemui dokter. Dimana Dokter mengatakan kepada Suk-jin bahwa Ms. Park mengalami tahap awal demensia. Gejala ini biasanya muncul pada orang yang menerima trauma mental yang sulit atau itu disebut gangguan PTSD (biasanya penyakit ini banyak dialami oleh korban perang). Ini membuat Suk-jin merasa sedih dan dilemma.


Di restaurant 3 orang customer bertemu dengan Ms. Park dimana mereka menjelekkan restaurantnya dengan menganggap makanannya mengandung garam industry dan makanan rasanya mengerikan. Sehingga ini membuat Ms. Park marah segera Suk-jin datang dimana Suk-jin menenangkan ibunya. (Baca juga: PersonWho Gives Happiness Episode 104)

Loading...