Kamis, 05 Desember 2019

Sinopsis Lengkap Psychopath Diary Episode 5 part 2



Yeong-min yang masuk ke dalam segera dibunuh oleh In-woo dengan penuh amarah. Sementara itu In-woo kemudian melakukan rencananya dimana dia menghapus rekaman cctv parkiran apartemen. Esok harinya, In-woo di dalam mobil mendengar berita bahwa perusahaan besar yang bekerja sama dengan firma hukum dalam penggelapan dan dan polisi kini telah menuju kantor namun pelakunya telah kabur (ini merupakan rencana In-woo seakan-akan membuat Yeong-min kabur).


Sementara itu, Jae-jun berkunjung di kafe orang tua Bo-kyung. Ketika Bo-kyung mengantar Jae-jun keluar, Jae-jun mengatakan kepada Bo-kyung mungkin pembunuh berantai ini memiliki siklus dan metodenya sendiri. Di kantor polisi, Bo-kyung dan Taek-soo mulai melakukan riset siklus waktu pembunuhan dengan menyusun tanggal-tanggal pembunuhan berantai. Seketika saat itu dia dihubungi oleh Dong-sik untuk bertemu dengannya di restaurant.


Ketika dia berada di dalam ruangan, Bo-kyung membahas mengenai tanggal-tanggal pembunuhan kepada Dong-sik. Dong-sik kemudian berpikir mengenai pola pembunuhan tersebut dimana dia membuat grafik menyamakan dengan Saham Pembalik Kospi 300 dengan 3 garis yang ditandai berwarna biru, merah, hijau. Dong-sik mengatakan “Garis biru yang kamu lihat di grafik ini disebut sebagai garis kecenderungan. Garis merah adalah rata-rata pergerakan dalam 20 hari. Gari hijau pergerakan dalam 5 hari. Lihat pergerakan garis-garis hijau melewati garis merah” Bo-kyung menjadi bingung kemudian Dong-sik menunjukkan di layar handphonenya mengenai grafik tersebut dimana dia menjelaskan pola tanggal pembunuhan dan mengatakan “8 Juli 2019 mungkin ada pembunuhan yang tidak kamu ketahui”.  Bo-kyung merasa senang dan berterima kasih kepada Dong-sik mengenai pola tersebut.


Esok harinya, Dong-sik dihubungi oleh Bo-kyung untuk menemaninya. Di dalam mobil Bo-kyung menjelaskan kepada Dong-sik bahwa dia sedang melakukan penyelidikan pembunuhan berantai. Mereka segera tiba di pabrik Goseong Chemical, dimana mereka bertemu dengan pemilik perusahaan. Dong-sik mengambil alih bertemu dengan si pemilik sementara Bo-kyung  diminata Dong-sik untuk pergi untuk meyelidiki yang lain. Dong-sik di dalam ruangan berbicara dengan si pemilik. Bo-kyung di gudang menemui seorang karyawan  dengan mengatakan “apakah kamu mengetahui Hong Jin-goo” segera dia terkejut dan ketakutan menjatuhkan kaleng chemical dipegangnya. Bo-kyung bertanya kepada karyawan siapa namanya dan dia menjawab “Alagh” Si pemilik datang meminta Bo-kyung dan Dong-sik pergi.


Bo-kyung pergi dan Dong-sik kembali ke perusahaan tersebut. Dia melihat Nergui dipukuli oleh si pemilik dengan mengatakan Jin-goo tewas bunuh diri. Nergui mengatakan Jin-goo tidak mati karena bunuh diri. Dong-sik mengingat nama Jin-goo yang ternyata itu ada dalam catatan diary. Dong-sik yang masih amnesia lari ketakutan lalu terjatuh sebab dia merasa dia yang telah membunuh Jin-goo. Dong-sik terjatuh dan mengatakan dalam hati “aku menguburkan kuburanku sendiri, ternyata pembunuh yang dicari oleh Bo-kyung adalah aku”.


Malam hari, Bo-kyung menghubungi Goseong Chemical berbicara dengan operator menanyakan karyawan Alagh pegawai keturunan Mongolia. Namun operator mengatakan tidak ada nama Alagh. Namun segera operator mengatakan ada karyawan Mongolia mereka bernama Nergui. Bo-kyung mulai penasaran dengan ucapan Nergui saat digudang mengatakan “Alagh”. Segera Bo-kyung mentranslite voice di handpone yang artinya “pembunuhan”. Bo-kyung kemudian pergi meninggalkan kediamannnya untuk bertemu dengan Dong-sik.


Hujan turun, In-woo dengan cover berisikan senjata alat untuk membunuh dan diarynya menaiki apartemen tempat Dong-sik tinggal untuk membunuhnya. Sementara Dong-sik membaca diary mengenai pembunuhan Jin-goo. Di saat itu dia dihubungi oleh Bo-kyung namun dia tidak mengangkatnya. Dong-sik kemudian membuka pintu apartemennya, dimana In-woo berada dibelakang pintu dengan memegang kapak bersiap menghabisi nyawa Dong-sik. (Baca juga: Psychopath Diary Episode 6 part 1)

Loading...