Selasa, 28 Januari 2020

Sinopsis The Game: Towards Zero Episode 1-2 Recap



Tae-pyong dalam kehampaan yang kosong, diejek para hantu disekitarnya. Saat dia bangung, kita memahami dia telah mengalami mimpi buruk selama 20 tahun. Pagi hari, dai bertemu wanita tua Mrs. Jung dan bertanya padanya apakah dia benar-benar tahu kapan dirinya akan meninggal. Ternyata Tae-pyeong mempunyai karunia pandangan jauh ke depan dan ketika Jung menyerahkan foto putranya, dia tampaknya tahu kapan putranya akan meninggal.

Namun ini membuat Tae-pyeong menerima masalah saat mengetahui putra Jung bos mafia yang menculiknya dan bertanya terhadap Tae-pyeong secara langsung bagaimana dia akan mati. Tae-pyeong menjelaskan padanya untuk berlari saat anggota geng masuk dengan senjata, menandakan awal dari akhir bagi Oh Sung-min. Sung-min menusukkan pisaunya menuju anggota geng namun segera roboh di lantai sebab serangan jantung.

Sementara itu polisi wanita Joon-young menerima panggilan seputar pembantaian geng dan segera menunjukkan minat. Dia mengetahui Tae-pyeong satu-satunya yang selamat dari tembak-menembak dan didorong untuk bertemu dengan dirinya. Saat dia tiba di rumah sakit dia mendapati Tae-pyeong pergi ke chas ketika dia lari sepanjang jalan menuju ruang bawah tanah dan selanjutnya menuju tempat parkir dimana Baek dan Yeon-hwa pergi bersama Tae-pyeong yang terluka dibelakang.

Dia berhasil mengkordinasikan kendaraan yang akan dihentikan dan saat Tae-pyeong berjalan di sekitar kendaraan yang tidak bergerak, dia melihat Joon-young namun anehnya dia tidak bisa melihat kematian dari Joon-young. Usai itu, Tae-pyeong merenungkan apa artinya ini, terutama dia mengingat dia benar-benar dapat melihat kematiannya sendiri sebagai orang tua. Dia selanjutnya berbicara terhadap Baek yang kebetulan mempunyai kekuatan sama sebelum dia kehilangan penglihatannya.

Malamnya, saat hujan mengguyur jendela, Mrs. Jung menghubungi Tae-pyeong mengucapkan terima kasih sebab telah mengatakan sebenarnya mengenai putranya, mengingat mereka berhasil menghabiskan waktu berharga bersama. Dia melanjutkan mengakui dia berbicara terhadap Joon-young mengenai kemampuannya.

Esok hari, Tae-pyong menertawakan pertanyaan Joon-young mengenai kekuatannya. Joon-young akhirnya pergi dan kembali menuju station tempat dia mengetahui laporan otopsi tidak akan siap selama 4 minggu. Usai usahanya gagal untuk mempercepat proses, Tae-pyeong dipanggil diinterogasi dan diminta menandatangani pernyataan. Dalam perjalanan keluar dari pint, daii bertemu dengan Jong-young lagi dan menjelaskan padanya, dia berharap mereka tidak bertemu lagi.

Jong-young yakin Tae-pyeong mempunyai kekuatan dan saat dia duduk dirumah, flash back menuju station dimana berbagai petugas berbicara dengan dirinya dimana dia selanjutnya melihat masing-masing kematian mereka usai melakukan kontak mata. Di restaurant, Tae-pyeong melihat gadis remaja Mi-jin membelai kucing. Ketika dia menatap matanya, dia mengalami penglihatan dimana dia melihat Mi-jin terperangkap dalam kotak dengan Joon-young berjuang untuk membebaskannya dan juga menyelamatkannya.

Namun visi ini tampaknya menjadi kenyataan, sebab Tae-pyeong bergegas usai gadis yang diculik dan diambil pria misterius. Tae-pyeong terus melihat-lihat, dai mendapati telepon gadis tersebut di tanah disamping tasnya. Namun seperti yang kita lihat di station, kasus yang dilihat Joon-hee mungkin terkait terhadap pria yang baru saja meraih Mi-jin. Ketika Ibu Mi-jin bergegas ke lokasi Tae-pyeong, kita melihat Mi-jin telah dikubur hidup-hidup.

Baca juga: The Game Towards Zero Episode 03-04


Loading...