Sabtu, 01 Februari 2020

Sinopsis Itaewon Class Episode 2 Recap



Episode 2 Itaewon Class diawali Sae-ro-yi dalam kemarahan dan bersiap membunuh Geun-won. Namun Detektif Byung-heon dan Soo-ah tiba tepat waktu menghentikan dirinya. Ketika dia mengingat kembali kenangan mengenai ayahnya, Sae-ro-yi menjatuhkan batu tersebut kemudian polisi membawanya ke kantor. Adegan beralih saat Geun-won terlihat benar-benar hancur dan terpukul sebab telah menabrak ayah Sae-ro-yi. Mungkin hal ini memang tidak disengaja.

Di pusat remaja, Ketua datang berbicara dengan Sae-ro-yi melalui kaca. Berjuang menahan amarahnya, Sae-ro-yi memberi tahunya bahwa Geun-won harus berlutut namun justru dia tertawa, yang memberi tahu Sae-ro-yi bahwa dia tidak mempunyai ambisi dan juga dia akan membiarkan dia merenung dalam penjara. Soo-ah diundang melihat Ketua dan ditanya mengenai sifat hubungan dirinya terhadap putranya dan Sae-ro-yi.

Dia menawarkan bantuannya namun Soo-ah segera merasakan sesuatu tidak beres dan bertanya apa ketentuannya. Dia tertawa menjelaskan kepada Soo-ah bahwa tidak ada strin tersembunyi namun saat Soo-ah pergi, dia menguji air dan bertanya apa yang akan Soo-ah lakukan jika ada persyaratan. Itu merupakan pertanyaan yang tidak menyenangkan dan dia segera membujuk Soo-ah bahwa dia bercanda. Geun-won datang dan memohon pada ayahnya membebaskan Sae-ro-yi dari penjara mengingat semua kesalahan dirinya telah terjadi.

Ayahnya menatap Geun-won dan mengatakan kepadanya dia merupakan penerus perusahaan dan oleh karenanya, tidak akan mengizinkannya. Untuk memberinya pelajaran, dia membawa Geun-won keluar dan memaksanya membunuh seekor ayam hidup saat ayahnya tertawa kegilaan. Sae-ro-yi berdiri diam-diam dihadapan pengadilan saat mereka memaki-mai dia dan juga memberikan hukamn 2 tahun penjara.

Saat dia tiba di sel, para tahanan didalam menyurunya berlutut memperkenalkan diri. Salah satu dari mereka menendannya hingga di tulang keringnya, mendorong Sae-ro-yi tertawa getir terhadap prospek berlutut. Alih-alih berdiri tegak, ucapan ayahnya bergema di kepalanya, saat trio tahanan memukulnya tanpa alasan sementara itu pemimpin mengawasi. Soo-ah datang mengunjungi dan meminta maaf, menjelaskan kepadanya bahwa dirinya tidak sekuat dia.

Namun Sae-ro-yi tersenyum, berterima kasih padanya sebab telah menghubungi polisi dan melihat sisi positifnya. Saat waktunya tiba, Soo-ah menanyakan mengapa dia menginginkan nomor teleponnya, mendorong Sae-ro-y tersenyum dan mengakui masih memiliki perasaan terhadap dirinya. 2 tahun berikutnya, Sae-ro-yi menawarkan tumpangan dari bos, orang yang dulunya memukulinya bertahun-tahun lalu.

Usai mendapati rasa hormat mereka, Sae-ro-yi pergi ke bar sendirian dan juga minum alkohol, gelas kedua ditinggalkan di atas meja sebagai tanda penghormatan untuk ayahnya. Mabuk, dia meninggalkan otobiografi Ketua. Dalam berita, Geun-won dipenjara sebab menyerang pekerja, membuat hidupnya kacau. Sae-ro-yi mencibir berita lalu naik bus, dimana dia membaca catatan dari Soo-ah yang menanyakan bagaimana dia dan juga bagaimana dia merindukan dirinya.

Disinilah dia menyebutkan dia tinggalh di likungan disebut Itaewon. Sae-ro-yi tiba di Itaewon menikmati pemandangan dan suara ketika Soo-ah mengisahkan mengenai Hallowen, orang-orang festival Amerika di jalan ini kebetulan merayakan. Ketika dia berjalan, dia menabrak Soo-ah yang memeluknya menunjukkan kepadanya tempat nongkrong setempat. Disana, dia berbicara mengenai memulai memancing di laut dalam namun dengan uang asuransi, ditambah dana kuliahnya,  ada banyak uang membuka bisnisnya sendiri yang dia rencanakan dilakukan di Itaewon setelah 7 tahun.

Memutuskan pergi dengan bus rumah pertama di pagi hari, Sae-ro-yi dan Soo-ah pergi malam penuh aksi. Mereka mempunyai waktu menyenangkan juga, dengan minum dan melukis wajah, yang semuanya memungkinkan Sae-ro-yi sejenak melupakan usahanya membalas dendam. Ketika dia mmbawa Soo-ah kembali ke rumah, Soo-ah langsung bertanya apakah dia ingin menginap malam ini namun Sae-ro-yi menolak, menjelaskan kepadanya dirinya belum kaya.

Pagi hari dia memulai pencariannya menyelam di laut dalam, melihat ke belakang terakhir kalinya sedikit penyesalan. Selanjutnya 7 tahun berikutnya, Soo-ah bekerja di perusahaan Chairman dan juga memberikan ide new "evil"bar. Geung-won angkat bicara hingga ayahnya setuju memberinya kesempatan. Ketika So-ha pulang, dia melihat pembukaan toko dan Sae-ro-yi kembali berniat membuka bisnisnya dimana episode ini berakhir.

Baca juga:
Episode sebelumnya: Itaewon Class Episode 01
Episode Selanjutnya: Itaewon Class Episode 03


Loading...