Kamis, 31 Oktober 2019

Sinopsis Lengkap Film The Battle: Roar to Victory (2019) Korean Movie

The Battle: Roar to Victory (2019)

Rilis
Agustus 2019
Negara
Korea Selatan
Bahasa
Korea
Sutradara
Won Shin-yeon
Penulis
Chun Jin-woo
Pemeran
Jo Woo-jin, Ryoo Joon-yeol, Yu Hae-jin, Park Ji-hwan, Sung Yoo-bin, Kazuki Kitamura, Lee Jae-in, Hiroyuki Ikeuchi, Choi Yu-hwa, Park Ji-hwan, Hong Jin-gi
Distributor
Showbox.

Plot The Battle




Jepang telah menguasia Korea di tahun 1910 usai itu melembagakan rezim kolonialis yang brutal. Di tanggal 1 Maret 1919, orang-orang bangkit di dalam aksi protes untuk perdamaian abadi. Walaupun protes itu damai namun begitu cepat ditekan pasukan Jepang mengakibatkan ribuan masa tewas dan juga penahanan massal.

Satu tahun usai protes saat Gerakan Kemerdekaan meningkat, dan terinspirasi peristiwa dari kehidupan nyata yang tampaknya absen dari buku teks dimana beberapa faksi akhirnya datang bersama melenyapkan pasukan elit pasukan Jepang yang disatukan untuk menjatuhkan pejuang Perlawanan Gerilya. Para pahlawan dituduh mengumpulkan uang dari penggalangan dana dan membawanya menuju Gerakan Kemerdekaan dipengasingan di Shanghai, namun terlibat dalam pertempuran lebih luas melawan kebrutalan Jepang di dalam perjalanan mereka.

Komandan Yasukawa (Kazuki Kitamura) yang gila membantai tiger dalam suatu tindakan simbolis dari kebiadaban kuat. Untuk menghasut penggalangan dana perlawanan, militer Jepang meratakan desa-desa, membunuh para pria dan memperkosa para wanita, hingga sejauh menembak anak-anak kecil. Saat pejuang perlawanan veteran bernama Hae cheol (Yoo Hae-jin) menyerang pos komando, dia membuat titik mengambil sandera yang dirinya sendiri menjadi rekrutan.

Hae-chol membiarkan remaja tersebut hidup tidak hanya rasa kasihan, namun juga karena dia ingin dia mengambil apa yang telah dia lihat kembali ke Jepang. Termasuk usai serangan Jepang di desa Korea. Yukio (Kotaro Daigo) tidak seperti rekan perwiranya, berkonflik dan juga bingung. Rupanya sebagai anggota elit sendiri, putra tokoh militer terkemuka, Yukio memberikan masa depan akademis cerah untuk bergabung bersama tentara dan mencari tahu apa yang telah dilakukan Jepang terhadap persenjataan canggihnya.

Menurut Yukio, bangsanya menderita rasa rendah diri yang kuat mengakibatkannya melakukan tindakan barbar ekstrim untuk meyakinkan dirinya sendiri, itu sama dengan kekuatan kekaisaran yang lainnya. Perwira Jepang ini membelok dari Yasukawa yang gila dan juga haus darah memandang misinya sebagai semacam ekspedisi perburuan. Para pejuang kemerdekaan bagaimanapun dari seluruh Korea dan dengan banyak motivasi berbeda namun semua dengan keinginan membebaskan negara mereka dari penindasan Jepang.

Captain Jang-ha (Ryu Jun-yeol) seorang prajurit, namun mereka yang mendukungnya sebagian besar perjuang jalanan atau disebut juga bandit yang tidak selalu disambut dalam gerakan apa yang disebut dengan bangsawan intelektual yang menjalankan pertunjukan suatu posisi keunggulan sosial. 

Bagaimanapun para pejuang Perlawanan mengejar misi mereka yang tanpa pamrih, memanipulasi pasukan Jepang yang berpuas diri guna memikat mereka di dalam penyergapan massal sambil berusaha untuk memastikan uang masih membuat jalan menuju Shanghai untuk menjaga gerakan perlawanan.

Loading...