Sinopsis Lengkap My Only One Episode 26

Diposting pada

Soo-il tiba di depan rumah dan
terkejut dengan Dae-ryook menantinya yang memintanya untuk minum bersama.
Dae-ryook kemudian meminta bantuan Soo-il untuk dapat membuat Do-ran jatuh hati
terhadap Dae-ryook. Soo-il berusaha untuk menolak dan meminta maaf kepada
Dae-ryook.


Keesokan harinya, Dae-ryook
menunggu Do-ran di depan rumah. Setelah bertemu Dae-ryook mengatakan dia akan
mencoba membuatnya yakin sebagai seorang pria dan kuharap D-ran membuka
hatinya. Do-ran kemudian meminta izin untuk pergi bekerja. Dae-ryook tidak menyerah
dengan menaiki bus menemani Do-ran.  Di
saat itu Do-ran menerima pesan bahwa dia terpilih kontes produk terbaru yang
membuatnya senang.

Setelah keluar dari galeri,
Soo-il bertemu kembali dengan Hong-joo. Hong-joo menjelaskan bahwa Soo-il mirip
dengan mendiang suaminya Freddy dan dia berusaha meminta nomor handphone Soo-il
namun Soo-il menolak dan bergegas pergi. Di rumah Hong-joo berbicara
kegalauannya mengenai Soo-il terhadap Hong-sil. Hong-sil menyarankan agar dia menikah
dengan kenalannya namun Hong-joo menolak.


Pak Wang dan Nenek Geum-byung
setelah usai ke rumah sakit mereka menuju kedai makan membicarakan permasalahan
dirinya. Malam hari, Do-ran tiba di kediaman Pak Wang dia memberikan hadiah
kepada Soo-il atas kesuksesannya memenangkan kontes.

Di dalam ruangan, Da-ya yang
telah mecat jarinya meminta Do-ran untuk membuat kopi sebab bibi Yeojoo-daek
dan Miss Jo tidak ada. Seketika Soo-il datang mengatakan agar Da-ya tetap
disana dan menjelaskan kepada Da-ya kesini bukan untuk mengerjakan tugas dan
tunggulah sebentar bibi Yeojoo-daek akan kembali sebentar lagi.


Da-ya marah kepada Soo-il
sebab dia merasa direndahkan dan meminta Soo-il keluar dari rumah ini. Hal ini
membuat Do-ran marah meminta Da-ya untuk meminta maaf. Da-ya pun semakin marah
dan marah ketika Do-ran memanggilnya Da-ya dan menyinggung permasalahan
kesetaraan. Seketika Pak Wang dan Nenek Geum-byung datang.  


Geum-byung memarahi Da-ya atas
ucapannya tersebut. Do-ran kemudian meminta izin untuk pergi. Sementara Pak
Wang meminta Da-ya untuk berbicara. Pak Wang memarahi Da-ya dengan mengatakan
meskipun dia menggaji mereka,dia tidak pernah melakukan seperti itu apalagi
Do-ran sangat berarti bagi mereka. Meminta Da-ya untuk memperlakukan pekerja
lebih baik daripada siapa pun.  Da-ya
menangis dan segera pergi meninggalkan kediaman Pak Wang.


Da-ya mengadu kepada ibunya.
Segera Hong-sil menemui Eun-young membicarakan permasalahan ini. Dimana
Eun-young menginginkan Da-ya untuk pindah. Eun-young membicarakan hal ini
kepada Pak Wang.

Pak Wang mengatakan Da-ya
sudah dianggap anaknya sendiri dan jika dia salah dia harus diperingatkan.
Dae-ryook mengetahui semuanya dan segera dia pergi menemui Do-ran. Dae-ryook
kemudian meminta maaf kepada Do-ran.

Tinggalkan Balasan