Kamis, 18 Juli 2019

Sinopsis Lengkap My Only One Episode 37



Da-ya menanyakan kepada Do-ran dan Dae-ryook mengapa mereka bisa bersama. Do-ran menjelaskan bahwa mereka ada pertemuan dengan karyawan lainnya dan segera Do-ran pergi menghindar dan diikuti Dae-ryook. Da-ya tiba di rumah dia memikirkan takut Da-ya mengetahui sebenarnya bahwa mereka berkencan.


Soo-il bertemu dengan Hong-sil di kafe. Dimana Hong-sil mengatakan kepada Soo-il bahwa dia kakak Hong-joo dan menanyakan niat Soo-il mendekati Hong-joo. Segera Soo-il menjadi bingung. Hong-sil melanjutkan bahwa Soo-il mengetahui Hong-joo janda kaya sehingga dia mendekatinya.


Soo-il pun membantah dia mengatakan bahwa dia tidak bertemu dengan sengaja dan dia juga diperkenalkan oleh Pendeta. Soo-il lalu mengatakan bahwa dia tidak pernah menyukai Hong-joo. Segera Soo-il bersiap pergi dan Hong-sil meminta Soo-il untuk tidak memberi tahu siapa pun pertemuan mereka.


Hong-joo di kamar tidur membayangkan dirinya dengan Soo-il seketika Hong-sil datang memarahinya merasa kesal dan menjelaskan bahwa Soo-il tidak menyukainya dan meminta Hong-joo untuk kembali ke Amerika. Hong-joo merasa kesal atas perbuatan Hong-sil. Sementara Soo-il tiba di kamarnya memikirkan dengan bingung mengapa Hong-joo berfikiran seperti itu terhadapnya.


Keesokan harinya, Hong-joo menghubungi Soo-il mengajaknya bertemu untuk meminta maaf atas tindakan kakaknya. Namun Soo-il menolak bertemu terkait dengan hal tersebut. Soo-il lalu mematikan handphone dan Hong-joo mencoba menghubunginya namun tidak aktif lagi.


Do-ran dan Dae-ryook mentraktir Sekretaris Hong dengan membayarkan makanan kesukaannya untuk membungkam Sekretaris Hong untuk tidak membongkar ke karyawan lain tentang hubungan mereka. Sekretaris Hong berjanji dia akan bungkam hingga Do-ran dan Dae-ryook sendiri yang menjelaskan kepada yang lain. Segera Sekretaris Hong pergi.


Da-ya yang mencari tahu hubungan mereka, menuju ke kantor untuk menyelidiki. Dia bertemu Sekretaris Yang dan menanyakan apakah tim mereka makan bersama semalam. Yang pun menjelaskan memang itu benar. Segera Da-ya pulang dan bertemu dengan Do-ran. Da-ya meminta kepada Do-ran untuk tidak terlalu dekat dengan Dae-ryook. Dae-ryook melihat hal ini dari jauh.


Mi-ran menunggu Go-rae untuk keluar dan ketika Go-rae keluar dia menghampirinya mengatakan terima kasih atasnya semalam dan dia mentraktir Go-rae untuk makan bersama.  Setelah makan bersama, Go-rae ingin membalasnya dengan mengajarkan Mi-ran menaiki sepeda. Segera mereka menjadi begitu dekat merasakan getaran cinta di antara mereka.


Dae-ryook dan Do-ran menikmati makan malam romantic. Dae-ryook memberikan Do-ran cincin dan memakainya di jari manisnya. Dae-ryook mengatakan kepada Do-ran bahwa dia tidak hanya ingin menjadi kekasihnya namun juga ingin menikahinya. Dae-ryook meminta kepada Do-ran untuk tidak merasa tidak enak hati terhadap Da-ya atau pun yang lainnya. Segera Do-ran dihubungi bahwa nenek Geum-byung kembali demensia.


Do-ran di antar oleh Dae-ryook dan Da-ya melihat mereka saat dia baru tiba. Dae-ryook dan Do-ran menemui nenek Geum-byung dan Pak Kang. Geum-byung mengatakan kepada Do-ran/Myung-hee mengapa terlalu lama dan menyadari mungkin karena berkencan dengan Dae-ryook. Setelah itu Do-ran/Myung-hee masuk ke kamar nenek Geum-byung.


Eun-young mengatakan kepada Dae-ryook meskipun mendesak jangan menjemput Do-ran, Eun-young menanyakan mengapa. Segera Eun-young mengatakan dia takut Dae-ryook dijodohkan oleh Do-ran oleh neneknya. Segera Pak Wang merasa kesal dengan ucapan Eun-young dan segera pergi.


Loading...