Sabtu, 20 Juli 2019

Sinopsis Lengkap My Only One Episode 47



Soo-il menyerahkan tangan Do-ran kepada Dae-ryook yang menunggu depan hotel. Sementara itu di kediaman Hong-joo, Hong-joo mengalami sakit perut sehingga tidak bisa hadir. Da-ya mengatakan kepada Eun-young bahwa ibunya dan Go-rae tidak bisa datang sebab dilarikan ke IGD karena penyakit batu ginjal.


Bibi Geum-ok datang bersama Yo-jin dan mereka foto bersama. Namun Geum-ok terus memikirkan ayah Do-ran. Segera Do-ran melaksungkan pernikahannya dengan Dae-ryook yang membuat semua nampak bahagia kecuali Eun-young. Sementara itu Soo-il menangis terharu. Bibi Geum-ok menangis dan dia terlihat melihat Ayah Do-ran namun dia ragu.


Soo-il menangis dan dia pergi dari ruangan diikuti oleh Hong-joo. Hong-joo menanyakan Soo-il mengapa menangis. Dia mengatakan bahwa dia kelilipan. Hong-joo menanyakan Soo-il bahwa hari ini bisakah dia datang untuk membuat makanan buat anak-anak. Soo-il dia akan datang setelah mengantarkan nenek Geum-byung.


Mereka berdua kembali masuk ke dalam aula dan Bibi Geum-ok melihat Soo-il dan menyadari dia merupakan ayah Do-ran yang hendak keluar. Geum-ok berusaha mengejarnya namun dia sesak napas saat berada di tangga dan segera dibawa pulang oleh Yo-jin. Sampai di rumah, Geum-ok yang tidak ingin diperiksa bertanya-tanya mengapa ayah Do-ran bisa berada di tempat pernikahan.


Dae-ryook dan Do-ran berbulan madu berkeliling negeri dengan menggunakan mobil van dimana Dae-ryook yang menyetir. Sementara di katedral, Hong-joo melihat Soo-il dan dia berprasangka bahwa Soo-il jatuh hati terhadapnya. Hong-joo mengatakan kepada Soo-il untuk berpacaran sebab mereka sama-sama single. Soo-il mengatakan kepada Hong-joo untuk minum kopi.


Soo-il mengatakan kepada Hong-joo bahwa dia tidak cukup baik dan dirinya memiliki  kekurangan. Hong-joo mengatakan aku mengetahuinya itulah mengapa aku menyukaimu. Memiliki seorang sepertimu membantu di asuhan suatu kehormatan. Aku tidak cukup dan aku ingin kamu menyerah.


Do-ran dan Dae-ryook menikmati bulan madu mereka. Di kediaman Pak Wang, Pak Wang pergi menemani Nenek Geum-byung berobat. Sementara Da-ya menyiapkan vas bunga di meja nenek Geum-byung namun vas bunga terjatuh dan menumpahkan air yang mengenai buku nenek Geum-byung. Da-ya terkejut saat mengibaskan buku tersebut mendapati surat perjanjian.


Da-ya yang yang suka mengadu menemui Eun-young yang sedang beristirahat. Da-ya menunjukkan kertas perjanjian tertulis nenek Geum-byung  dengan Ibu Do-ran. Eun-young terkejut saat membacanya bahwa Geum-byung memberikan uang kepada Ibu Do-ran. Da-ya lalu meminta kepada Eun-young untuk tidak memberi tahu nenek Geum-byung bahwa dirinya yang memberikannya.

Loading...