Kamis, 25 Juli 2019

Sinopsis Lengkap My Only One Episode 70



Pak Wang mengirim pesan kepad Do-ran bahwa dia akan pindah rumah dan meminta Do-ran untuk bisa melunakkan hati Eun-young. Selanjutnya saat sarapan pagi bersama, Do-ran mendapatkan pujian dari nenek Geum-byung atas makanan tersebut namun Eun-young berhenti makan dan menuju ke kamarnya. Dae-ryook menemui Ibunya meminta agar dia memaafkan Do-ran.


Ketika semua pergi, Da-ya meminta kopi namun Miss Jo sedang pergi. Da-ya kesal bertanya siapa yang mengizinkannya. Do-ran mengatakan dirinya sebab dia ada urusan penting. Da-ya mengatakan sungguh konyol. Sehingga Do-ran marah. Da-ya mengatakan kepadanya apakah kamu sok berkuasa terhadapku dan mengatakan Do-ran tidak tahu malu. Do-ran mengatakan tidak ada yang membuatku merasa bersalah dan malu. Seketika Eun-young mendengarnya dan menarik Do-ran untuk keluar. 


Eun-young mengatakan kepada Do-ran aku tidak ingin melihat orang yang tidak tahu malu.
Di kediaman Hong-sil, Da-ya membicarakan hal ini kepada Ibunya. Seketika Mi-ran mendengarnya yang mengejutkan dirinya. Mi-ran bergegas pergi dan memberi tahu ibunya dan bibinya bahwa Do-ran telah diusir. Ibunya tidak bisa menghubungi Do-ran dan dia menghubungi Soo-il bahwa Do-ran telah diusir setelah sarapan pagi. Segera Soo-il bergegas pergi namun ketika keluar pintu rumahnya dia terkejut Do-ran menghampirinya.


Soo-il segera membawa Do-ran masuk membuatkannya air hangat. Soo-il memberi tahu Ibunya dan Mi-ran bahwa Do-ran dikediamannya. Segera mereka berdua menemui Do-ran. Ibu Do-ran merasa kesal menyalahkan Soo-il atas semua ini dan dia  juga merasa marah terhadap Eun-young yang mengusir Do-ran dalam cuaca dingin seperti ini. Ibu Do-ran meminta Do-ran untuk tinggal bersamany namun Do-ran menolak sehingga membuat Ibu Do-ran marah dan pergi meninggalkan Do-ran.


Sampai di rumah, Ibu Do-ran menangis dan mempertanyakan kepada Mi-ran mengapa Do-ran lebih memilih untuk tinggal bersama Soo-il. Segera Mi-ran pulang sebab Go-rae ingin pulang bersamanya. Ibu Do-ran menangis sebab dirinya ditinggal sendiri. Ibu Do-ran berbicara dengan foto almarhum Dong-chul bahwa dia tidak memiliki harapan hidup lagi.


Do-ran tidur dan Soo-il menyelimutinya lalu pergi. Dong-hoon teman Soo-il dipenjara dulu, melihat Soo-il berjalan. Dia merasa terkejut Soo-il bisa keluar dari penjara sebab dia dipenjara seumur hidup dan dirinya berjanji akan mengunjunginya. Sementara itu Soo-il mencari pakaian untuk Do-ran.


Di kediaman Pak Wang, Nenek Geum-byung dan Pak Wang merasa terkejut mengetahui dari Eun-young, Do-ran telah diusir olehnya. Pak Wang marah terhadap Eun-young atas sikapnya tersebut. Pak Wang berbicara dengan Nenek Geum-byung. Nenek Geum-byung mengatakan untuk membiarkannya dan alangkah baiknya Do-ran berpisah sementara dengan Eun-young.


Pak Wang menghubungi Dae-ryook bahwa Do-ran telah diusir oleh ibunya. Dae-ryook marah namun ditenangkan oleh Pak Wang dan dia akan mencoba berbicara dengan ibunya. Sementara Soo-il membawakan makanan kepada Do-ran. Saat mereka makan, Soo-il dihubungi Dae-ryook dia merasa tenang mengetahui Do-ran berada disana. Dia berjanji akan berkunjung kesana setelah pulang kerja.


Dae-ryook tiba berkunjung dan mengatakan kepada Soo-il mulai saat ini dia akan memanggil Soo-il dengan sebutan “ayah”. Sementara di kediaman Pak Wang, Nenek Geum-byung mengalami demensia dia mencari Do-ran bersiap untuk pergi. Pak Wang dan nenek Geum-byung mengantarkannya ke tempat Soo-il. Segera Pak Wang pergi sementara Geum-byung merasa senang bisa bertemu dan makan bersama dengan Soo-il.


Pak Wang tiba di kediamannya menemui Eun-young. Mereka berdebat dan Eun-young ingin membuat Do-ran berpisah dengan Dae-ryook meskipun dia harus bercerai dengan Pak Wang juga. Hal ini membuat Pak Wang marah dan mengatakan kepada Eun-young marih kita bercerai.

Loading...