Selasa, 30 Juli 2019

Sinopsis Lengkap My Only One Episode 91



Young-Dal pergi mengatakan kepada Soo-il bahwa dia telah salah orang. Di pinggir sungai Young-dal dilemma kejadian pembunuhan ayah Da-ya. Flash back, setelah Soo-il mengambil uang, Young-dal terjatuh dan dia bangkit kemudian mengejar Soo-il yang ditahan oleh ayah Da-ya.  


Segera Young-dal berusaha menusuk Soo-il namun Soo-il didorong oleh ayah Da-ya sehingga ayah Da-ya terbunuh oleh Young-dal. Sementara Soo-il terdorong hingga ke pintu membentur kepalanya dia pun pingsan.


Soo-il menemui security pak Kim yang telah bekerja lama di sebuah gedung untuk menanyakan kasus yang terjadi pembunuhan tersebut. Soo-il menanyakan gedung rentenir di lantai 2 yang dulu milik Young-dal. Pak Kim mengingatnya mengatakan bahwa Young-dal telah bangkrut. Dia menikah dengan pegawainya dan istrinya meninggal. Untuk berjaga-jaga Pak Kim meminta nomor Soo-il.


Hong-sil menemui Soo-il di Toko Roti menemui Soo-il. Hong-sil menampar wajah Song-sil dan mendorongnya. Segera Do-ran dan Lee Tae-pong datang. Lee Tae-pong marah terhadap tindakan Hong-sil yang membuat onar. Segera dia menghubungi polisi kejadian ini. Da-ya dan Eun-young menuju kantor polisi setelah mengetahui Hong-sil berada disana.


Hong-sil menyinggung perbuatan Soo-il atas pembunuhan suaminya. Polisi mengatakan “aku kasihan dengan anda namun kami tidak bisa menghukum pria dua kali atas kejahatan yang sama.” Hong-sil akan terkena pidana atas kasus penyerangan dan pemukulan. Namun Soo-il mengatakan untuk tidak menghukumnya. Sehingga Hong-sil tidak dihukum.


Di kediaman Hong-sil, Go-rae yang kesal kepada Ibunya yang terus membahas pembunuhan tersebut, memutuskan untuk pergi membunuh Soo-il untuk membalaskan dendam ayah. Da-ya, Eun-young dan Hong-sil menahan Go-rae untuk tidak pergi. Hong-sil berjanji untuk melupakan pembunuhan tersebut.


Hong-joo mendatangi Hong-sil setelah dia dihubungi oleh Eun-young. Hong-joo memohon kepada Hong-sil untuk berhenti melakukan penyerangan terhadap Soo-il sambil berlutut. Malam hari Eun-young mengecek kamar Dae-ryook namun Dae-ryook tidak ada dikamarnya.


Di kediaman Soo-il, Soo-il makan bersama dengan Lee Tae-pung dan Do-ran usai mereka membagikan roti kepada para pengemis. Mereka kemudian dikejutkan kehadiran Dae-ryook yang datang dengan kondisi mabuk membawakan jeruk mandarin kesukaan Do-ran. Eun-young menghubungi handphone Dae-ryook yang diangkat oleh Do-ran menjelaskan bahwa Dae-ryook berada di kediamannya dalam kondisi mabuk.


Eun-young ditemani Yi-ryook menuju kediaman Soo-il. Eun-young tetap di mobil sementara Yi-ryook membawa Dae-ryook dari rumah memasukkannya ke dalam mobil. Tiba di rumah, Eun-young meminta Pak Wang memperhatikan Dae-ryook. Seketika Pak Wang dihubungi oleh pihak rumah sakit terkait nenek Geum-byung yang mengalami demensia.


Keluarga Pak Wang menuju sanotorium berusaha menenangkan Geum-byung namun Geum-byung mengamuk meminta Myung-hee/Do-ran untuk datang. Segera Dokter datang menyuntik Geum-byung dan dia pun tertidur. Pak Wang tetap tinggal di sisi Geum-byung sementara Eun-young, Da-ya dan Yi-ryook pulang. Selama perjalanan Eun-young menangis sebab dia kesal mengapa mertuanya hanya mencari Do-ran. (Baca juga: My Only One Episode 92)

Loading...