Sinopsis Lengkap Film The Fault in Our Stars (2014)

The Fault in Our Stars

Rilis
16
Mei 2014
Negara
Amerika
Serikat
Bahasa
Inggris
Sutradara
Josh
Boone
Produser
Wyck
Godfrey
Pemeran
Shailene
Woodley, Nat Wolff, Ansel Elgort, Willem Dafoe, Sam Trammell, Laura Dern
Sinematografi
Ben
Richardson
Music
Nate
Walcott, Mike Mogis
Distributor

20th
Century Fox.

Plot The Fault in Our Stars



Hazel remaja yang tinggal di Indianapolis, mempunyai kanker
tiroid terminal yang menyebar ke paru-parunya. Meyakini dia depresi, Ibunya
Frannie mendesaknya menghadiri kelompok dukungan pasien kanker mingguan. Di
sana Hazel bertemu Gus remaja menawan yang kehilangan kaki sebab pembatalan
tulang sejak itu tampaknya bebas kanker.


Gus mengundang Hazel ke rumahnya dimana mereka menyatukan
hobi mereka dan juga setuju membaca buku favorit masing-masing. Hazel
merekomendasikan “An Imperial Affliction”, novel mengenai gadis yang
menderita kanker dan Gus memberikan Hazel “Counter Insurgence”. Usai
Gus menyelesaikan buku tersebut, dia frustarasi dengan akhir yang mendadak.


Hazel menjelaskan penulis misterius novel tersebut Peter Van
Houten. Beberapa minggu selanjutnya, Gus memberi tahu Hazel, dia telah melacak
asisten Van Houten yaitu Lidewij, dan berkorespondensi terhadap Van Houten
melalui email. Dia menulis kepadanya mencari tahu lebih lanjut mengenai akhir
novel yang ambigu.


Van Houten menjawab dia hanya bersedia menjawab pertanyaan
darinya secara langsung. Hazel bertanya pada Ibunya, apakah dia bisa pergi ke
Amsterdam mengunjunginya, namun Frannie menolak sebab kendala keuangan dan
medis. Gus menyarankan dia memanfaatkan keinginan kanker yang dia terima dari
Make-A-Wish Foundation namun Hazel menjelaskan dia telah menggunakan miliknya
mengunjungi Walt Disney World.


Gus kemudian mengejutkan Hazel tiket ke Amsterdam. Gus dan
Hazel tiba di Amsterdam, mereka disajikan pemesanan restoran mahal yang dibayar
Van Houten. Selama makan, Gus mengakui cintanya pada Hazel. Selanjutnya mereka
pergi menuju rumah Van Houten, namun terkejut mengetahui dia pecandu alkohol
kejam.


Lidewij mengatur pertemuan dan juga makan malam mereka tanpa
Van Houten tahu apa-apa mengenai tersebut, menjelaskan dia tahu dia akan
melakukan apa saja menghentikannya. Marah terhadap tindakan asistennya, Van
Houten mengejek Hazel sebab mencari jawaban serius sebuah fiksi dan meremehkan
kondisi medis Hazel.


Dia pergi, merasa bingung dan Lidewij mengundang mereka pergi
jalan-jalan menebus pengalaman mereka yang hancur. Ketiganya menuju Anne Frank
House, tempat Hazel berjuang menaiki banyak tangga rumah. Keesokan hari Gus
memberi tahu Hazel, kankernya telah kembali dan menyebar seluruh tubuhnya.


Usai mereka kembali menuju Indianapolis, Kesehatan Gus
semakin memburuk. Dia dibawa menuju ICU menyadari dia hampir mati. Gus
mengundang sahabatnya Ishak yang buta dan Hazel menuju pra pemakamannya, dimana
mereka menyampaikan pujian mereka berdua persiapkan. Hazel menjelaskan kepadanya
dia tidak akan menukar waktu singkat mereka bersama terhadap apapun.


Gus meninggal 8 hari berikutnya dan Hazel heran mendapati Van
Houten di pemakaman. Van Houten menjelaskan kepadanya Gus telah menuntut dia
menghadiri pemakamannya menebus perjalanan manja. Van Houten menjelaskan kepada
Hazel bahwa novel ini didasarkan terhadap pengalaman putrinya yaitu Anna yang
meninggal sebab leukemia di usia muda.


Dia memberi Hazel selembar kertas memintanya untuk pergi.
Belakangan, berbicara terhadap Ishak, Hazel mengetahui Gus telah meminta Van
Houten membantunya menulis pidato untuknya. Dia pun mengambil kertas dan
membaca kata-katnya menerima kematiannya dan juga mengenai cintanya
terhadapnya. Dia berbaring telentang di halaman sambil memandangi bintang,
tersenyum pada saat dia mengingat Gus. 

Post Author: ismailbahri006

Tinggalkan Balasan