Jumat, 30 Agustus 2019

Sinopsis Lengkap Film The Fault in Our Stars (2014)

The Fault in Our Stars

Rilis
16 Mei 2014
Negara
Amerika Serikat
Bahasa
Inggris
Sutradara
Josh Boone
Produser
Wyck Godfrey
Pemeran
Shailene Woodley, Nat Wolff, Ansel Elgort, Willem Dafoe, Sam Trammell, Laura Dern
Sinematografi
Ben Richardson
Music
Nate Walcott, Mike Mogis
Distributor

20th Century Fox.

Plot The Fault in Our Stars


Hazel remaja yang tinggal di Indianapolis, mempunyai kanker tiroid terminal yang menyebar ke paru-parunya. Meyakini dia depresi, Ibunya Frannie mendesaknya menghadiri kelompok dukungan pasien kanker mingguan. Di sana Hazel bertemu Gus remaja menawan yang kehilangan kaki sebab pembatalan tulang sejak itu tampaknya bebas kanker.

Gus mengundang Hazel ke rumahnya dimana mereka menyatukan hobi mereka dan juga setuju membaca buku favorit masing-masing. Hazel merekomendasikan "An Imperial Affliction", novel mengenai gadis yang menderita kanker dan Gus memberikan Hazel "Counter Insurgence". Usai Gus menyelesaikan buku tersebut, dia frustarasi dengan akhir yang mendadak.

Hazel menjelaskan penulis misterius novel tersebut Peter Van Houten. Beberapa minggu selanjutnya, Gus memberi tahu Hazel, dia telah melacak asisten Van Houten yaitu Lidewij, dan berkorespondensi terhadap Van Houten melalui email. Dia menulis kepadanya mencari tahu lebih lanjut mengenai akhir novel yang ambigu.

Van Houten menjawab dia hanya bersedia menjawab pertanyaan darinya secara langsung. Hazel bertanya pada Ibunya, apakah dia bisa pergi ke Amsterdam mengunjunginya, namun Frannie menolak sebab kendala keuangan dan medis. Gus menyarankan dia memanfaatkan keinginan kanker yang dia terima dari Make-A-Wish Foundation namun Hazel menjelaskan dia telah menggunakan miliknya mengunjungi Walt Disney World.

Gus kemudian mengejutkan Hazel tiket ke Amsterdam. Gus dan Hazel tiba di Amsterdam, mereka disajikan pemesanan restoran mahal yang dibayar Van Houten. Selama makan, Gus mengakui cintanya pada Hazel. Selanjutnya mereka pergi menuju rumah Van Houten, namun terkejut mengetahui dia pecandu alkohol kejam.

Lidewij mengatur pertemuan dan juga makan malam mereka tanpa Van Houten tahu apa-apa mengenai tersebut, menjelaskan dia tahu dia akan melakukan apa saja menghentikannya. Marah terhadap tindakan asistennya, Van Houten mengejek Hazel sebab mencari jawaban serius sebuah fiksi dan meremehkan kondisi medis Hazel.

Dia pergi, merasa bingung dan Lidewij mengundang mereka pergi jalan-jalan menebus pengalaman mereka yang hancur. Ketiganya menuju Anne Frank House, tempat Hazel berjuang menaiki banyak tangga rumah. Keesokan hari Gus memberi tahu Hazel, kankernya telah kembali dan menyebar seluruh tubuhnya.

Usai mereka kembali menuju Indianapolis, Kesehatan Gus semakin memburuk. Dia dibawa menuju ICU menyadari dia hampir mati. Gus mengundang sahabatnya Ishak yang buta dan Hazel menuju pra pemakamannya, dimana mereka menyampaikan pujian mereka berdua persiapkan. Hazel menjelaskan kepadanya dia tidak akan menukar waktu singkat mereka bersama terhadap apapun.

Gus meninggal 8 hari berikutnya dan Hazel heran mendapati Van Houten di pemakaman. Van Houten menjelaskan kepadanya Gus telah menuntut dia menghadiri pemakamannya menebus perjalanan manja. Van Houten menjelaskan kepada Hazel bahwa novel ini didasarkan terhadap pengalaman putrinya yaitu Anna yang meninggal sebab leukemia di usia muda.

Dia memberi Hazel selembar kertas memintanya untuk pergi. Belakangan, berbicara terhadap Ishak, Hazel mengetahui Gus telah meminta Van Houten membantunya menulis pidato untuknya. Dia pun mengambil kertas dan membaca kata-katnya menerima kematiannya dan juga mengenai cintanya terhadapnya. Dia berbaring telentang di halaman sambil memandangi bintang, tersenyum pada saat dia mengingat Gus. 

Loading...